
Pertama dan terakhir.
Kebodohan dan kepolosan nya membawanya dalam kehancuran.
"Aku benar benar bodoh! Kenapa aku tidak menyadari nya dari awal!hiks"
"Aku berjanji,ini adalah kali pertama dan terakhir aku jatuh cinta dan hancur!"
Kirana sangat sangat kecewa dan marah.
Dia tidak pernah menduga,Kalau seorang Candra yang dia kenal begitu baik,telah tega bersikap seperti ini.
"Aku membencimu Candra! Aku berjanji tidak akan memaafkanmu!"
[ Oh Tuhan, bantu aku melupakan orang sejahat dia! ]
Hari hari Kirana kembali seperti dulu.
Dia kembali menjadi gadis tomboy yang pendiam.
Dia bahkan kembali membenci wanita yang centil.
Hari hari nya kini lebih ia habiskan di luar bersama teman teman kerja nya.
Dia tidak ingin terlalu sering di rumah.
Karena akan semakin membuatnya kembali mengingat Candra.
Kirana berusaha menghindari apapun yang berhubungan dengan Candra.
Dia bahkan menghindari jalan yang dulu pernah ia lewati bersama Candra.
Kirana lebih memilih memutar jauh,dari pada harus kembali mengingat Candra.
"Na, malam nanti kau ada acara tidak?" Tanya teman kerja Kirana.
"Tidak,aku tidak ada acara" Jawab Kirana.
"Kita jalan ya,nanti aku kenalin kamu pada temanku,yakin deh!dia pasti bisa membuatmu moveon" Kata teman Kirana.
__ADS_1
"Oke" Jawab Kirana.
Mungkin dengan selalu sibuk Kirana bisa melupakan semua kenangan tentang Candra.
Sepulang kerja,Kirana langsung pergi bersama teman nya.
"Kau pasti sangat senang bertemu teman temanku!" Kata teman Kirana.
Kirana hanya tersenyum.
Dia tak perduli, karena Kirana hanya menganggap ini sebagai pelarian saja.
Setelah beberapa menit perjalanan.
Akhirnya mereka sampai di suatu tempat.
Tapi Kirana merasa aneh dengan tempat itu.
Sebuah gedung kosong?
"Kau tidak salah tempat kan?" Tanya Kirana ragu.
"Tidak lah! Teman temanku ada di dalam,ayo!" Kata temannya sambil menarik tangan Kirana.
Sebuah pemandangan yang menyeramkan di lihatnya.
Banyak para cewek dan cowok di situ.
Di samping mereka banyak sekali minuman keras.
"Ya ampun! Apa ini?" Gumam Kirana ketakutan.
"Di sini kamu bisa melupakan semua masalah mu!" Kata teman nya.
Tiba tiba salah seorang mereka berdiri dan menghampiri Kirana.
Dia menarik tangan Kirana seakan ingin memeluk Kirana.
"Eh! Lepaskan! Kau mau apa?" Pekik Kirana.
__ADS_1
Kirana mendorong tubung orang itu,dan pergi menjauh.
"Hei Na! Kau mau kemana ?" Teriak teman Kirana.
Kirana berusaha lari semampunya menjauh dari tempat itu.
Nafas nya terengah engah kelelahan.
"Dasara gila! Tempat apa itu? Kenapa dia menyebutnya tempat yang mengasyikan? Bahkan terlihat sangat seram!" Gumam Kirana sambil terengah engah kelelahan berlari.
Ya Tuhan tolong aku!
Setelah di rasa sudah aman,Kirana pun berhenti sejenak dan beristirahat.
Dia duduk di pinggir jalan dengan nafas yang masih terengah engah dan tubuh yang gemetar.
Bodohnya aku! Kenapa bisa tertipu lagi?
Kirana terperanjak dengan kata katanya sendiri.
"Lagi?"
Ya,untuk kedua kalinya dia tertipu oleh seseorang yang dia anggap baik.
"Dasar kalian penipu semua!hiks" Pekik Kirana.
"Aku benci kalian!" Geram Kirana merasa sangat marah.
Dengan sisa tenaganya,dia berusaha mencari angkot untuk pulang.
Tenaga dan pikirannya terkuras habis.
Dia merasa sangat lelah.
Saat sampai di rumah, Kirana langsung mandi dan beristirahat.
"Kalau aku bisa meminta,aku ingin kau mencabut ingatanku ya Tuhan!hiks"
Malam ini Kirana larut dalam tangisnya.
__ADS_1
Dia merasa tidak ada lagi seseorang yang dapat dia percaya.
"Tidurlah wahai raga yang tersakiti! Dan esok bangunlah dengan bahagia dan melupakan semua"