
Axell yang mendapat kabar kalau di Colombia dimana ditempat bisnisnya yang hancur akibat ledakan serta menyerangan ditempat itu sehingga tempat cukup hancur bahkan Axell mendapat kerugian yang cukup besar.
Axell pun memerintahkan anggota the Axe untuk datang membantu Jefrey serta yang lainnya bukan cuman itu Axell menyuruh Nick Van dan Golovin untuk ikut membantu mereka namun mereka datang tidak dengan terang terangan mereka melakukan penyerangan dari belakang dan juga melakukan penyamaran agar mereka tidak mudah dikenali,
Axell bersama Calvin dan juga 4 anggota mereka sedangkan Ran bersama beberapa anggota yang lain sudah maju lebih dulu membantu Jefrey, Rezan dan Nicko yang terlihat sangat kesukitan.
"Ax... apa yang kita lakukan, kita gak bisa diam seperti ini, lihat mereka mereka sudah nampak kesukitan apalagi jumlah Black mamba cukup banyak dibandingkan pasukan yang dibawa Ran dan Jefrey serta yang lain, kalau begini ceritanya untuk apa kita kesini" ucap Calvin yang gak abis pikir dengan Axell yang masih bersikap santai
"ya... kita bermain secara perlahan tapi kalau begini aku gak ngerti dengan caramu Ax, kita akan kalah apalagi kalau mereka membawa pa...." ucap Calvin ucapannya terpotong oleh Axell, bahkan Axell terlihat kesal dengan Calvin yang terus berbicara ntah kenapa Axell sekarang ini lebih sering bertengkar dengan Calvin setelah pulang dari Rusia, biasanya mereka cuek cuek saja, bahkan jarang berbicara kalau tidak ada hal yang penting, Calvin juga lebih sering berbicara folmal berbeda dengan Zico yang banyak bicara.
"sebaiknya kau diam Calvin, dan kau lihat kearah sana" ucap Axell
"ya terus apa hubungannya, bukankah mereka pasukan tambahan dari Black mamba" ucap Calvin
"apa sekarang seorang Calvin jadi bodoh seperti ini, gunakan mata dan otaku Calvin jangan kau pikirkan Gladis saja, mereka Nick Van, Golovin dan pasukan mereka bermain dibelakang dan kau tidak lihat diatas saja" ucap Axell, yang menunjuk benda yang terbang kearah helikoper milik Black mamba
"Axell, Calvin kalian berdua bagaimana hah! kenapa malah bertengkar, apa yang kalian lihat itu acara sirkus, huh.... benar benar tidak lucu " ucap Valden dari layar monitor, mereka tidak sadar kalau mereka sejak tadi diperhatiin oleh Valden dari layar monitor.
mereka pun langsung menetralkan sikap mereka bahkan jiwa kutub utara kini kembali muncul didiri mereka, yang tadinya hampir mencair kini kembali membeku lagi
"kenapa kalian diam, apa tidak lanjutkan perdebatan yang sungguh tidak masuk akal, apa sekarang predikat seorang Zico udah kalian ambil juga" ucap Valden dari layar monitor
__ADS_1
"sudahlah kau jangan banyak bicara, cepat katakan " ucap Axell datar
"huh... baiklah, begini mereka sudah masuk posisi mereka, terus sekarang apa yang harus mereka lakukan" ucap Valden
"seperti tujuan awal, dan aku akan mantau disini, Golovin maju lebih depan, dan untuk Nick Van dia ledakan pasukan bantuan dengan droAx dan juga perlu hati hati aku takut pihak militer juga ikut mengintai kita" ucap Axell dan Valden hanya menganggukkan kepalanya.
"Valden dan sekarang monitor kau serahkan pada Baran dan Javier lalu kau pergi ke Amerika ajak beberapa anggota AxS lalu kalian bawa Elxav pergi jauh dari Amerika, dan perlu kalian ingat jangan sampai ada yang mengetahuinya dan satu lagi ajak Tiger sama Leo untuk ikut kesana" ucap Axell dan Valden seperti mengerutkan dahinya
"Tiger sama Leo siapa mereka" ucap Valden tidak tau
"mereka bodyguard baru Elxav" ucap Calvin bahkan Calvin seperti menahan tawa membayangkan ekspresi Valden kalau tau siapa Tiger dan Leo
"San Marino, diperdesaan terpencil disana kau masih ingat tempat itukan, dan aku sudah menghubungi Ciro kalian pergi sana kesana" ucap Axell dan Valden mengangguk mengerti.
dan untuk ditempat lain, ledakan serta tembakan mulai terdengar cukup jelas disekitar tempat itu
"Jeff...." teriak Rezan dari arah berlawanan
"apa king kirimkan bantuan tambahan, jumlah mereka sangat banyak" teriak Rezan
"aku tidak tau, sebaiknya kau pokus pada posisi, jangan sampai kau tertembak Rez" teriak Jefrey. Jefrey pun melihat keatas langit dan ternyata 2 helikoper dari kubu musuh akan meledak dan 1nya terlihat akan melarikan diri namun dari anggota musih yang berada dibawah mereka masih gencar dan sepertinya mereka menargetkan Jefrey, Rezan, Ran dan Nicko sebagai ketua dari anggota the Axe yang dibawa mereka.
__ADS_1
"apa yang meledakkan helikoper itu dari pasukan khusus dari king, aku yakin mereka seperti bukan bagian dari the Axe" ucap Jefrey,
"Jeff... nunduk " teriak Rezan saat melihat peluru mengarah padanya, namun tak disangka orang yang hendak menembaknya malah tumbang akibat peluru beracun dari Axell,
"king..." ucap mereka
"pergi kearah utara, mereka sudah memasang bom disekitar sini" ucap Axell,
dor....
dorr.....
dorr.....
Axell melayangkan pelurunya tepat pada sniper yang bersembunyi dibalik semak semak dan juga pepohonan, mereka juga sudah ancang ancang mau menembak mereka tapi Axell lebih dulu menembaknya.
Jefrey, Rezan, Ran, Nicko mereka terluka parah belum lagi anggota mereka hanya yang tewas
"king...." ucap Calvin
"kita pergi dari sini, masih banyak anggota Black mamba disekitar sini dan kita ledakan tempat ini, dan setelah itu kita mundur, mereka terluka parah dan kita harus mengobati mereka lebih dulu" ucap Axell yang gak mau mengambil resiko, setelah Axell dan yang lain menjauh tempat itu tiba tiba meledak dengan cukup dahsyat, dan juga ledakan diudara yang diluncurkan oleh Nick Van.
__ADS_1