
setelah dari German Axell datang menemui keluarganya yang berada di Rusia, saat pertemuan kemarin dewan darkness Axell diminta oleh daddynya untuk datang ke Rusia apalagi beberapa tahun ini Axell tidak pernah menemui keluarganya, Axell sering beralasan karna dirinya sibuk dan pasti Axell harus menginap disana untuk berminggu minggu, dan Axell tidak bisa seperti itu apalagi sekarang ada Elxav putra kesayangannya yang masih Axell rahasiakan keberadaannya dan tentu saja tentang identitasnya sebagai anak dari Axell. Axell yang pergi kerusia bersama Calvin sementara Valden ia harus kembali kemarkasnya Ax's Shadow Army,
sesampainya diRusia Axell langsung masuk kedalam mansion mewah milik Antonius Timofey, bahkan kedatangan Axell cukup disambut oleh orang orang dalam jajaran Timofey dan saat Axell hendak masuk kedalam mansion ia langsung disambut oleh kedua anak kembar dan bahkan terdengar suara orang yang memanggilnya.
"kak Ax...." teriak kedua anak kembar itu yang langsung memeluk Axell dan Axell hanya tersenyum tipis, dan gak lama seorang anak perempuan menghampiri Axell
"Kak Axell...." ucap anak perempuan itu ya umurnya udah hampir sepuluh tahun siapa lagi kalau bukan Cyla,
"Hai...." ucap Axell
"Hallo twins...." ucap Axell pada adik kembarnya itu
"haii kak...." ucap mereka barengan
"hallo kak Cal..." ucap mereka bertiga barengan, dan Calvin hanya tersenyum tipis
mereka pun langsung masuk kedalam mansion
"Axell...." ucap Antonius dan Axell pun langsung menghampiri daddynya itu.
"dad..." ucap Axell
"kamu tinggal lama disinikan" ucap Antonius yang berharap Axell bisa berkumpul lagi dengannya bukan Axell yang sekarang ia lebih sibuk dengan pekerjaan dan Antonius hanya bisa memahami posisi putranya itu,
__ADS_1
"cukup sulit jika aku harus berada disini, dan bagaimana dengan Elxav, sekarang semuanya berbeda dad, aku tidak bisa meninggalkan Elxav putraku" batin Axell.
"jika aku memperkenalkan Elxav sekarang pada daddy, banyak yang aku takutkan Elxav masih kecil untuk menghadapi semuanya, jika waktu udah tepat aku akan memperkenalkannya pada kalian" batin Axell, Axell yang terlihat bengong Antonius pun langsung membuyarkan lamunannya.
"Axell....." ucap Antonius
"Akh.... iya dad kenapa..." ucap Axell yang mulai sadar dari lamunannya
"daddy tanya kamu sama Calvin bisa tinggal lama disinikan, dan kemana Zico kenapa dia tidak ikut, biasanya sering sepaket dengan Calvin" ucap Antonius yang langsung duduk, sedangkan Calvin dia sudah diajak bermain oleh si Kembar.
Axell pun langsung ikut duduk disamping daddynya
"Zico lagi kerjaan yang gak bisa dia tinggalkan jadi tidak ikut dad, dan untuk tinggal lama kayanya aku tidak bisa, besok aku akan kembali ke Amerika, ada pekerjaan yang harus aku kerjakan dad" ucap Axell dan Antonius hanya mengangguk mengerti
Theresa istri dari Antonius pun menghampiri Axell dan yang lain sambil
"kabarku baik myh..." ucap Axell dan Axell pun langsung kembali duduk.
sementara ditempat lain seorang wanita yang hendak mengambil barang dari dalam atas lemari kamarnya bahkan orang wanita itu nampak kesusahan mengambil kotak yang berada diatas lemarinya, dan saat kotak itu berhasil ia ambil dengan susah payah sebuah kotak berwarna silver jatuh tergeletak diatas lantai.
"astaga....." ucap wanita itu yang hendak mengambil kembali dan hendak membereskan isi kotak itu yang tadi terjatuh
sebuah bingkai photo yang penuh kenangan, bahkan photo itu mengingatkan wanita itu pada kenangan dimasalalunya. wanita itu pun langsung mengambil bingkai photo itu bahkan air matanya terus membanjiri pelupuk matanya
__ADS_1
"Axell...." ucapnya lirih, beberapa flashback dimasalalunya terus menghampiri pikirannya
"Axell......." teriaknya sambil memeluk bingkai photo itu
tidak berselang lama pintu itu terbuka dan menampakan seorang pria yang berparas tampan yang membuka pintu itu dan pria itu juga cukup kaget melihat adiknya yang seperti histeris sambil memeluk bingkai photo
"Lily...." ucap pria itu yang langsung memeluk adiknya, yapss... wanita itu ialah Kimberly, dan pria yang menghampirinya adalah Eric atau Juna kakaknya.
"kak....Axell...kak" ucapnya yang terus memeluk bingkai photo itu
"apa ingatan Kimberly kembali tentang Axell, ya tuhan aku harus bagaimana disini lain aku kasihan dengan keadaan Lily yang sangat mencintai Axell tapi disisi lain aku juga memahami tentang Axell, perbuatan Lily yang membuat Axell kecewa, dan sekarang apa yang harus aku lakukan" batin Eric yang menatap sendu kearah adiknya. Kimberly ia mengalami amesia akibat kecelakaan 4 tahun yang lalu tepat saat Kimberly ingin menemui Axell 4 tahun lalu.
"Lily dengerin kakak lupain Axell" ucap Eric dengan nada lembut
"ngak, aku gak mau jauh dari Axell kak, aku mau ketemu Axell, Axell pasti menungguku" ucap Kimberly yang begitu yakin dengan ucapannya seseorang pun langsung masuk kedalam ruangan itu, seorang wanita paruh baya yang menghampiri Eric dan Kimberly dan langsung memeluk bahkan wanita itu terlihat sangat sedih
"Lily....sudah ya, lupain semuanya sekarang sudah berbeda" ucap wanita paruh baya itu yang gak lain adalah nyonya Rane
"tidak, aku tidak mau bu..." ucap Kimberly, Eric yang kasihan pada adiknya ia langsung pergi dan menemui dokter pribadinya Kimberly, Eric dan dokter pribadi Kimberly pun menghampiri Kimberly dan menyutikan sesuatu ditanganya Kimberly dan hal itu membuat Kimberly langsung terkulai lemas dan jauh dipelukan nyonya Rane.
"apa yang terjadi" ucap dokter itu sebut saja namanya Adrian Gatra dokter sekaligus bodyguard Kimberly dan juga Adrian Gatra sangat dekat dengan putri dari Kimberly sendiri.
"ingatan Lily tentang Axell kembali, apa yang aku takutkan kini terjadi" ucap Eric yang kini menatap sendu kearah wajah tenang sang adik
__ADS_1
"kenapa kau tidak coba mempertemukan mereka" ucap Adrian yang memberi saran
"kau gila, aku tau bagaimana king Axe, dia sudah terlalu kecewa dengan apa yang Lily lakukan, Axell itu seorang psychopath bahkan dia bisa membunuh siapun tanpa melihat bulu" ucap Eric yang tau betul bagaimana seorang Axell, dan mereka pun hanya bisa berdiam dan apa yang diucapkan Eric memang ada benarnya.