Cinta Sang King Mafia

Cinta Sang King Mafia
eps 19 - menemui ayah Harlen 1


__ADS_3

setelah pergi dari mansion keluarga Calandra Axell kini melanjutkan perjalanannya ke Kamboja dan Axell tidak mau menunggu lama lagi dan untuk menemui seseorang dan kini Axell kembali ke Singapore menjemput temannya dan setelah itu Axell melajukan mobilnya kesalah satu apartment milik temannya itu.


"apa kau sudah siap" ucap Axell tanpa basa basi


"tentu saja...." ucap Harlen percaya diri.


mereka pun langsung masuk kedalam mobilnya Axell dan kini Axell melajukan mobilnya menuju mobilnya menuju bandara nasional. tadinya Axell ingin mengunakan helicopternya tapi karna tidak mau mengundang perhatian warga disana, dan tentu saja pastinya akan menghambat misi mereka dan juga bisa saja ada musuh dari Axell yang berada disana mengingkinkan kematiannya kalau kedatangannya secara terang terangan jadi Axell datang ke negara itu mengunakan pesawat umum.


setelah sampai dinegara kamboja mereka hendak melakukan perjalan lagi yang cukup jauh,


"Stev bisakah kita berjalan sedikit pelan, dan kita menikmati udara disini" ucap Harlen yang masih mengikuti langkahnya Axell


Axell pun menghentikan langkahnya dan berbalik badan "tidak ada waktu untuk bersenang senang, jika kau ingin bersenang senang nanti setelah aku bertemu dengan ayahmu" ucap Axell yang terlihat cukup kesal dengan tingkah temannya itu.


Harlen hanya bisa membuang napas dan menuruti ucapan Axell dari pada ia harus ditinggikan dinegara orang.


mereka pun berjalan keluar bandara dan seseorang telah menyiapkan mobil untuk Axell serta Harlen


"apa benar anda tuan Stevano" ucap seorang pria itu


"ya...." ucap Axell datar


"baiklah ini kunci mobilnya tuan Stevano" ucap orang itu dan Axell pun meraih kunci mobil itu

__ADS_1


"terima kasih dan ini tip untukmu" ucap Axell.


"terima kasih banyak tuan Stevano, " ucap orang itu


Axell pun masuk kedalam mobilnya dan sementara Harlen ia hanya terlihat bengong


"Harlen.... sampai kapan kau tetap seperti itu, ayo masuk aku tidak banyak waktu" ucap Axell


"aku tidak mengerti denganmu Stev, setiap negara kau pasti banyak mengenal orang ya bisa dibilang banyak yang tunduk denganmu Stev" ucap Harlen


"jika kau ingin tau sebaiknya kau diam, bisakan" ucap Axell dan Harlen yang terlihat kesal ia pun mengikuti ucapannya Axell untuk diam.


mereka yang sudah sampai salah satu rumah cukup tua, mereka pun berhenti dan sebelum mereka turun mereka melihat keadaan sekitar dan Axell mengunakan AxRed untuk mengetahui keadaan sekitar apa aman atau justru ada yang mengikuti mereka untuk sampai dikamboja.


“*dimengerti......”


“keadaan aman, tidak ada yang mencurigakan*”


setelah mendengar itu Axell pun menganjak Harlen untuk turun menemui ayahnya Harlen


"sepertinya ayahku tidak ada di rumah Stev..." ucap Harlen yang beberapa kali memanggil ayahnya


"apa kau yakin ayahmu masih tinggal disini" ucap Axell

__ADS_1


"aku sangat yakin" ucap Harlen,


"kapan terakhir kali kau hubungi ayahmu" ucap Axell


"sekitar 2 tahun yang lalu" ucap Harlen


Axell yang mendengar itu ia hanya menghela napas kasarnya


"2 tahun yang lalu, bisa saja ayahmu sudah pindah dari tempat ini atau bisa saja....." ucap Axell yang ucapannya terpotong


"akhhh.... tidak ayahku masih hidup, mana mungkin dia sudah mati" ucap Harlen dan mereka malah diam memikirkan bagaimana caranya menemui ayahnya Harlen


"kenapa tidak gunakan AxRed untuk mencari ayahku" ucap Harlen dan Axell yang baru saja kepikiran ia pun mengambil laptopnya dari dalam mobilnya dan mereka pun langsung mencari titik keberadaan ayah dari Harlen, Harlen yang juga mempunya keahlian hacker ia ikut membantu Axell dan tidak diam saja.


mereka pun hendak masuk kedalam rumah itu yang sudah kosong tapi barang barang disana masih tersimpan dan tersusun cukup rapih namun sudah berdebu seperti susah ditinggalkan cukup lama,


mereka pun membersihkan debu yang berada diruangan itu dan setelah selesai mereka membuka laptopnya mereka dan mulai bergerak mencari tau tentang keberadaannya ayahnya Harlen, dan Axell yakin kalau ayahnya Harlen tau seseuatu tentang professor Guino yang sedang ia cari saat ini.


ya sebenarnya cukup mudah bagi Axell mencari tau soal professor Guino itu dengan mengunakan AxRed tapi karna semuanya masih abu abu dan teka teki Axell pun hendak menemui ayahnya Harlen yang mungkin bisa jadi kunci dari semua teka tekinya.


"aku mendapatkannya, ayahmu masih disekitar negara Kamboja, ayo kita pergi sekarang" ucap Axell dan mereka pun membereskan laptopnya mereka dan langsung masuk kedalam mobilnya Axell.


perjalanan yang mereka tempuh cukup jauh untuk sampai di Siem Reap dan saat diperjalanan mereka berhenti untuk makan sebelum melanjutkan perjalanan mereka.

__ADS_1


__ADS_2