Cinta Sang King Mafia

Cinta Sang King Mafia
eps 12 - bukit Vanus


__ADS_3

Valden masih penasaran seperti apa bodyguard untuk king junior the Axe itu, bahkan setaunya Axell hanya menyuruh 3D untuk menjadi bodyguard tetap Elxav untuk menjaganya.


"dimana mereka, aku masih penasaran dengan wujud mereka" ucap Valden yang menyenderkan punggungnya dipangkal sopa dan juga Valden melipatkan kedua tangannya didepan dadanya.


Elxav yang beranjak dari duduknya bahkan Elxav hendak ingin bicara namun Zico memberi kode untuk diam, walaupun Elxav masih kecil tapi ia memiliki IQ yang cukup tinggi sama seperti Axell. Elxav yang paham ia kembali duduk disampingnya Zico.


"Valden mereka sangat kuat, bahkan tubuh mereka lebih kekar darimu" ucap Zico dan Valden makin penasaran dengan kedua bodyguardnya Elxav.


3D yang baru datang ia langsung masuk dan mereka cukup kaget dengan valden yang menayakan Leo dan Tiger


"kenapa cuman kalian bertiga kemana 2 bodyguard pangeran kecil Stevano, apa kerjaan mereka hanya tidur, cepat panggilkan mereka dan suruh temui aku, huh....sangat tidak pantas untuk dikatakan bodyguard pangeran kecil Stevano" ucap Valden dan perkataan Valden membuat 3D bingung, Zico pun memberi kode pada mereka dan kini mereka paham kalau Valden sedang dikerjai oleh Zico.


"ya seperti itulah mereka, kau jangan iri dengan perawakan kekar mereka yang sempurna, bahkan king Axe hampir kalah telak, tentu saja mereka lebih kejam dan bahkan mereka dijuluki 2 kucing besar" ucap Zico dan hal itu membuat Valden makin penasaran.


"panggilkan mereka aku ingin tau sehebat apa mereka dan aku yakin mereka bukan tandinganku" ucap Valden dan Zico pun mengubungi seseorang untuk membawa Leo dan Tiger keruangan mereka

__ADS_1


"aku yakin kali ini kau akan menjerit ketakutan saat melihat Leo dan Tiger" batin Zico


"sepertinya Valden tidak tau kalau yang dimaksud Zico itu adalah 2 peliharaan king Ax" batin Darel


"huh.... seberapa besar nyali Valden saat bertemu dengan Leo dan Tiger" batin Daren


"apa yang bakal Valden lakukan pas tau kalau Leo dan Tiger itu seekor singa dan harimau hewan kesayangannya king Axe" batin David.


gak lama seseorang membuka pintu dan dari arah luar terdengar suara aungan yang cukup mengema bahkan yang mendengarnya saja sampe mengidik ngeri gimana buasnya 2 hewan itu, mendengar aungan itu Elxav langsung turun dan menghampiri mereka dan juga memeluknya tanpa rasa takut


"Valden lihat mereka bukankah mereka sangat kekar, kau bilang berani dengan mereka, mereka Leo dan Tiger hewan peliharaannya Axell dan sekarang jadi bodyguard Elxav" jelas Zico


"apa Axell gila menyuruh 2 kucing besar ini menjadi bodyguard pangeran kecil Stevano, apa dia mau lihat putranya dimakan sama binatang buas ini, huh....benar benar sudah gila" ucap Valden mendengar ucapannya Valden kedua hewan peliharaannya Axell pun tak terima dan mengaung lebih keras membuat nyali seorang Valden menciut sementara Zico dan 3D mereka malam mentertawakan Valden.


tidak lama dari itu sebuat peringatan dari Axell yang menayakan apa mereka sudah berangkat ke San Marino dan karna mereka masih didalam markas mereka, mereka langsung buru buru berangkat ke San Marino dimana mereka pergi kesebuah tempat yang paling terpencil di San Marino bahkan disana juga ada sebuah desa yang didirikan oleh Stevanuss Diesell bahkan tempat itu juga tidak ada yang mengetahuinya termasuk keberadaan Diamord Devils dan sekarang masih menjadi misteri keberadaan setelah meninggal yang ketua dari Diamord Devils bahkan tentu saja semua itu tidak lepas dari Krystal situs jaringan yang menjaga Diamord Devils agar tetap aman, dan bertahun tahun banyak yang mencari dimana keduanya tapi sayang semuanya sia sia hanya AXred yang bisa menerobos semua jaringan termasuk Krystal yang sekarang di bawah kendali Axell.

__ADS_1


Valden serta yang lain pun mereka pergi ke bukit Vanuss yanh gak lain sebuah perkampungan yang berada dibawah bukit bahkan tempat itu juga termasuk dalam kota San Marino. Valden berkali kali menyuruh kedua binatang itu untuk menjauh dari Elxav tapi tetap saja mereka selalu nempel bahkan sangat manja pada Elxav berbeda pada Valden yang terus memasang wajah sangarnya.


sesampainya disana mereka langsung disambut oleh Ciro serta yang lainya, dan Elxav yang digendong Zico ia langsung dihampiri oleh kedua anak kembar ya umur mereka hampir sekitar 11 tahunan, Elxav yang tau siapa yang menghampiri ia langsung turun dari gendongan Zico.


"Elxav...." ucap mereka barengan


"kak JA..." ucap Elxav senang, JA adalah Justine dan Austine singkatan itu diberikan oleh Axell yang sering memanggil mereka berdua dengan sebutan JA.


sementara ditempat lain tepatnya di Panama, Axell masih saja memikirkan tentang Black Mamba yang sekarang musuh utama, Axell yang sudah mendapatkan data data tentang Black mamba ia cukup tercengang dengan sebuah kenyataan itu.


"masalah mereka dengan kakek bahkan seharusnya semuanya selesai, tapi kenapa mereka malah mengusikku, daddy.... dia keturunan kakek tapi kenapa malah aku cucunya, apa ada hal lain yang belum melengkapi semua data itu " ucap Axell yang masih menatap layar laptopnya


"aku yakin ada hal lain juga, aku harus bisa lebih detail dari akarnya dan mungkin saja ada kesalahan pahaman yang terjadi dimasalalunya kakek" ucap Axell


"kalau benar mereka mengusikku karna suatu tujuan yang gak lain posisiku didewan darkness, itu artinya mereka mengincar tiket kematian mereka, bisa saja aku sekarang ini meledakan markas mereka dengan ribuan droAx, tapi aku berbaik hati mengizinkan mereka bernapas lega dulu dan merasa menang karna permainanku akan segera dimulai, setelah racun dan virus bekerja itu bekerja dengan sempurna dan disitu juga akan jadi titik kehancuran bagi Black mamba, aku tidak suka ada yang mengusikku, termasuk mengusik putraku" ucap Axell bahkan bola mata Axell kini mulai berubah, senyum misterius kini terukir diwajahnya.

__ADS_1


__ADS_2