Cinta Sang King Mafia

Cinta Sang King Mafia
eps 22 - Incaran


__ADS_3

Axell yang ikut dengan AXS ke Madrid tepatnya kemarkas mereka, disana Axell langsung disambut dan Valden serta yang anggota yang lain.


"Axell.... kau gila kenapa kau bertindak sendiriaan, dan juga kenapa kau gak minta sebagai anggota the Axe untuk ikut denganmu malah kau pergi sendirian, untuk apa kau banyak anggota the Axe tapi kau sendiri tak memanfaatkan tenaga mereka" ujar Valden yang langsung mengomel tanpa jeda. dan Axell ia hanya menatap malas kearah Valden


"mending kau diam saja Valden jangan bikin aku tambah pusing" ujar Axell yang langsung pergi


"Axell aku belum selesai bicara hey.... dengerin dulu pembicaraanku" ujar Valden


"simpan buat besok, aku mau istirahat" ujar Axell dan Valden ia hanya menghela napas panjang


"yasudahlah besok aku akan bicara Axell" ucap Valden, Valden pun langsung menghampiri Javier


"apa yang terjadi" ujar Valden


"pihak militer serta Black mamba mengejar king, tapi...." Javier yang menghentikan ucapannya


"tapi apa...." Valden yang penasaran


"King meledakkan mereka yang mengejar king dan juga mobil yang dibawa oleh king diledakan dijurang hutan itu" ujar Javier dan Valden hanya terdiam


"ckk.... benar benar gila, apa dia gak bisa berpikir yang apa yang ia lakukan huh.... sesertinya akan menambah pekerjaanku saja untuk menghandlenya" ujar Valden yang mulai frustasi


"itu resikomu Valden" ujar Javier sambil terkekeh


"huh.... sebaiknya kau pergi dari sini, sepertinya aku perlu menjernihkan otakku yang hampir kusut" ujar Valden

__ADS_1


"baiklah aku keluar" ujar Javier yang beranjak dari duduk nya dan pergi dari tempat itu


sementara ditempat lain Axell yang membaringkan tubuhnya diatas kasurnya dan matanya masih tertuju pada Elxav putranya.


"apa aku bisa melindunginya? mereka mengincar kematianku dan bagaimana aku melindungi Elxav aku saja tidak tau bagaimana akhirnya nanti" ujar Axell dengan tatapan kosong


"Ling.... apa kamu benaran mempercayakan aku untuk bisa melindungi putra kita, aku takut tidak bisa melindunginya" ujar Axell


"ngak!... bagaimana pun caranya aku harus bisa lindungi Elxav, dia segalanya bagiku dan aku gak akan biarin siapapun bisa menyentuh putraku" ujarnya lagi, Axell pun beranjak dari tempat tidurnya dan keluar dari kamarnya


"Wander, Igo.... " ucap Axell dan mereka pun langsung menghampiri Axell


"ada king" ujar mereka barengan


"ikut denganku keruangan bawah tanah" ucap Axell


"ada yang bisa kami bantu king" ujar Wander


"bantu aku menciptakan sebuah racun yang memicu serangan jantung seperti halnya racun dari ular Black mamba" ujar Axell dan mereka menangguk paham


"kita juga buat beberapa racun varian lainnya" ujar Axell lagi


"baik king kita paham" ujar Igo


mereka pun langsung memulai membuat apa yang diperintahkan Axell, bahkan Axell sendiri yang turun tangan membantu mereka membuat racun itu.

__ADS_1


butuh waktu lama Axell menyempurnakan semua itu, apalagi belum melakukan uji coba apa racun yang mereka buat benar benar sempurna atau justru malah gagal, bahkan pembuatan racun itu butuh waktu 1 minggu sampe benar benar selesai.


Axell yang baru saja keluar dari ruangan itu, dan untuk Wander dan Igo mereka masih ditempat itu. baru beberapa langkah Axell keluar dari tempat itu langsung dikagetkan dengan Valden bahkan ntah sejak kapan Valden berada ditempat itu.


"Axell...." ujar Valden,


Axell pun langsung mengalihkan pandangannya kearah sumber suara itu,


"Astaga Valden, sejak kapan kau ada disitu apa sekarang kau sudah tidak punya pekerjaan Valden" ujar Axell kesal


"justru itu pekerjaanku semakin hari semakin banyak, dan kau pergi keruangan itu tanpa mengajakku" ujar Valden


"ya aku sengaja tidak mengajakmu, dan kau bilang pekerjaanmu semakin hari semakin banyak bukan? jadi kerjakan pekerjaanmu dengan baik" ucap Axell yang langsung pergi


"Axell tunggu, aku belum selesai bicara" ujar Valden yang hendak mengejar Axell


"mau bicara apa lagi sih Val" ujar Axell yang kini menatap malas kearah Valden


"huh!.... ini soal Elxav, Ciro bilang beberapa hari ini Elxav selalu murung dan Ciro bilang dia pengen ketemu denganmu daddynya, Elxav selalu berharap kau datang kesana menemuinya" ujar Valden dan Axell hanya diam


"aku gak bisa menemuinya dalam waktu dekat ini Valden" ujar Axell


"kenapa...." ujar Valden


"black mamba, kini mereka benar benar menargetkanku, bahkan kemarin aja aku diserang di Roma waktu ingin menemui Elxav di San Marino" ujar Axell sedih

__ADS_1


"aku tau gimana perasaanmu Axe, tapi sebaiknya kau hubungi Ciro atau disiapa dan hubungkan pada Elxav dan kau beri pengertian sama Elxav, mungkin Elxav sangat merindukanmu Ax" ujar Valden


"ya.... aku akan mencobanya, kalau gitu aku pergi duluan Val" ujar Axell dan Valden hanya menganggukan kepalanya, Axell pun langsung pergi ke kamar pribadinya.


__ADS_2