
Axell mengajak putranya kesuatu tempat bahkan putranya itu terlihat bahagia dan ini juga pertama kalinya Axell mengajak pergi putranya, Axell juga punya alasan kenapa ia tidak memperbolehkan putranya bebas dengan dunia luar semua itu Axell lakukan hanya ingin melindungi putranya dari musuh yang sedang mengincarnya, sepertinya daddynya dulu, dan sekarang Axell bisa merasakan apa yang pernah daddynya rasakan dulu sewaktu ia masih kecil,
"sekarang aku sadar kenapa daddy selalu melarangku untuk keluar mansion, ketakutan daddy sekarang bisa aku rasakan setelah adanya Elxav" batin Axell yang memandang kosong kearah jalanan
"dad...." ucap Elxav yang kini memeluk Axell, dan Axell pun hanya tersenyum tipis kearah putranya
"kenapa son..." ucap Axell pada Elxav
"apa daddy baik baik saja" ucap Elxav yang tau kalau kondisi daddynya itu lagi gak baik, walaupun Elxav masih sangat kecil tapi ia sudah bisa memahami bahkan pertumbuhan Elxav jauh dari anak seumurannya.
"daddy baik baik aja, apa kau bahagia son" ucap Axell
"tentu dad....tapi...kalau seandainya mommy pasti El bahagia dad" ucap Elxav yang menatap sendu kearah daddynya itu
"Elxav kenapa kau gak minta mommy baru pada daddymu" ucap Zico yang mulai angkat suara sejak tadi Zico pokus dengan menyetir mobil
"memangnya bisa uncle? terus nanti daddy beli dimana uncle..." ucap Elxav polos ia seperti belum cukup paham dengan pembicaraan orang dewasa, mungkin saja yang dimaksud Elxav seperti mainan, yang harus dibeli kalau mau yang baru
"sekali lagi kau racuni pikiran anakku, kupastikan detik ini juga kepalamu akan terpenggal di...." Axell yang ucapannya dipotong oleh Zico
"yaelah king aku cuman becanda, jangan dianggap serius dan juga ucapanku ada benarnya jugakan, iya kan El" ucap Zico
__ADS_1
"iya uncle, dad....ayo kita beli mommy baru" Elxav yang mulai merengek, sedangkan Zico ia hanya senyum kemenangan
"Elxaviero jika kau masih seperti itu kita pulang" ucap Axell dengan nada datarnya
"tapi dad El...." ucap Axell yang terpotong
"jangan bantah ucapan daddy! jika kau masih merengek seperti itu kita pulang dan daddy ingatkan sekali lagi jangan pernah minta hal mustahil atau daddy akan menghukummu mengerti" ucap Axell dengan nada dinginnya dan Elxav hanya menundukan wajahnya
"Ax... harusnya kau jangan seperti itu, El masih kecil ya wajar kalau..." ucap Zico yang terpotong
"ya karna kau yang meracuni pikirannya" ucap Axell datar
"andai saja kamu masih disini, mungkin Elxav gak akan seperti ini. kamu cepat meninggalkanku disaat aku mulai mencintaimu kamu malah pergi" batin Axell
seketika kenangan buruk saat istrinya yang baru saja melahirkan anaknya, Axell yang terlihat bahagia dengan kelahiran bayi laki laki yang akan jadi penerusnya kini rasa bahagia itu harus jadi duka, dimana istrinya menghembuskan napas terakhir setelah menyampaikan permintaan untuk menjaga anaknya
flashback
saat itu istrinya Shellena Aling yang baru saja melahirkan anak laki laki langsung disambut dengan perasaan bahagia, bahkan tak henti hentinya Axell mengecup keningnya istrinya itu, Axell yang kini mengendong putranya yang baru saja lahir
"Sayang....gimana kalau nama anak kita Axellio Elxaviero Stevano kita panggilnya Elxav" ucap Axell bahkan senyum manis terus terukir diwajahnya Axell dan Shelena Aling hanya tersenyum tipis bahkan Shelena Aling seperti sedang menahan rasa sakit
__ADS_1
"Axell...." ucap Shelena Aling lirih dan Axell pun langsung mengalihkan pandangannya dan Axell pun memberikan anaknya pada perawat
"ada apa, apa ada yang sakit" ucap Axell yang terlihat cemas dan Shelena Aling hanya mengelengkan kepalanya dan tersenyum getir
"Axell... apa kamu benaran mencintaiku, atau justru kamu masih mencintai nona Kimberly" ucap Shelena Aling dan ucapannya membuat Axell tak paham apa yang diucapkan Shelena Aling barusan, yang Axell tidak paham kenapa Shelena berbicara seperti itu bukankah Axell pernah mengatakannya bahkan Shelena nampak tidak percaya apa yang pernah Axell katakan
"aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan, Kimberly hanya masalalu dan kamu dan Elxav adalah masa depanku" ucap Axell tegas dan Shelena hanya tersenyum getir menanggapinya
"makasih karna kamu mau menerimaku dan mencintaiku, aku gak punya permintaan apapun selain aku minta jaga anakku dan lindungi anakku dia segalanya untukku aku tau kamu daddy yang baik aku percaya kalau kamu bisa melindunginya dan bisa sepertimu" ucap Shelena Aling bahkan Axell hanya menatap bingung kearah Shelena
"aku gak paham dengan ucapanmu, kamu berbicara seperti itu seakan akan kamu mau pergi jauh" ucap Axell
Shelena pun meraih tangan Axell dan ia pun langsung menatap Axell
"aku mohon lupakan aku sama seperti kamu melupakan nona Kimberly, kamu bisa mencari pengantiku wanita yang bisa mencintai kamu dan Elxav" ucap Shelena lirih
"apa yang kamu bicarakan Shelena, kamu gak akan pergi dan kita akan besarkan Elxav sama sama" ucap Axell gak lama Shelena pun seperti meringis kesakitan dan membuat Axell semakin panik
"Shelena..." ucap Axell lirih, Shelena pun menjatuhkan tangannya saat digengaman Axell bahkan matanya tertutup sempurna, Axell pun memanggilkan para medis dimansionnya dan para medis itu mengatakan kalau Shelena telah pergi, Axell yang langsung syok mendengar berita itu, ia seperti mimpi bahkan rasanya baru saja Axell mengucapkan kalau dirinya mencintai Shelena dan sekarang Shelena istrinya telah pergi meninggalkannya.
flashback off
__ADS_1