Cinta Sang King Mafia

Cinta Sang King Mafia
eps 13 - Singapore


__ADS_3

Axell serta yang lain mereka menginap di Panama sudah hampir 3 hari dan kini Axell beranjak dari duduknya dan hendak menemui yang lain.


"Calvin bagaimana yang lain" ucap Axell, Calvin yang sejak tadi pokus dengan layar ponselnya ia melirik kearah Axell


"lebih mendingan dari kemaren" ucap Calvin datar


"huh.... sebaiknya kau pulang ke Amerika dan temui Gladis" ucap Axell yang langsung pergi


"apa maksudnya" ucap Calvin tidak paham


"Axell..." teriak Calvin, namun Axell lebih dulu pergi menjauh dari Calvin


Axell pun datang menemui Jefrey bahkan disana ada Nick Van serta yang lain


"bagaimana keadaannya" ucap Axell datar


"lebih baik dari sebelumnya king" ucap Nick Van


"kalau begitu pulihkan dulu kondisi kalian, aku akan pergi lebih dulu ada yang harus aku kerjakan, Calvin akan ikut bersama kalian ke Amerika tapi setelah kondisi kalian benar benar pulih, dan untuk Nick serta Golovin kalian bisa kembali ke markas kalian setelah kondisi mereka baik dan tidak perlu mengawalnya sampe markas, aku akan meminta anggota the Axe yang lain nanti untuk menjemput Calvin serta yang lain" ucap Axell dan mereka hanya mengangguk mengerti


"kau mau pergi kemana Axell" ucap Calvin secara tiba tiba,


"tidak perlu tau, aku pergi kemana dan aku harap kalian berhati hati" ucap Axell yang langsung pergi


"Axell....." ucap Calvin mengejar Axell

__ADS_1


"ada apa..." ucap Axell


"sebenarnya kau mau pergi kemana, apa ada yang menemanimu" ucap Calvin


"tidak! aku pergi sendiri" ucap Axell


"aku pergi dulu, kau bisa kembali ke Amerika setelah kondisi Jefrey serta yang lain pulih" ucap Axell dan Calvin hanya bisa mengikuti permintaannya, ya walaupun sebenarnya Calvin juga penasaran kemana perginya Axell yang sekarang ini cukup misterius.


Axell pun pergi ke bandara yang berada di Panama dan Axell mengunakan identitas baru, kali ini Axell hanya ingin terlihat seperti warga lokal, ntah apa tujuannya.


Axell melakukan penerbangan dari Panama menuju Singapore, dan setelah sampai di Singapore Axell langsung pergi kesalah satu kota dan Axell menemui seseorang disana, namun sebelum itu Axell pergi kesalah satu perusahaan miliknya


STEV Crop's perusahaan milik Axell Axell memiliki 2 perusahaan bahkan perusahaan cukup berkembang dengan cepat. saat dilobi Axell disambut oleh Jhony asistennya,


"mmm...." singkat Axell bahkan seluruh karyawan langsung tertunduk hormat saat Axell melewatinya


mereka pun langsung masuk kesalah satu ruangan pribadi milik Axell, dan Axell langsung duduk dikursi kebesarannya


"apa perusahaan baik baik aja selama aku tinggal, dan juga tentang ledakan yang pernah mengemparkan Singapore" ucap Axell pada Jhony


"selama ini perusahaan masih baik baik aja tuan, dan juga ledakan yang pernah terjadi tidak menghambat pada perusahaan" jelas Jhony


"aku disini akan tinggal beberapa hari jadi aku minta kau siapkan apartment" ucap Axell


"baik tuan, akan saya siapkan apartment yang anda minta dikawasan elit" ucap Jhony dan Axell hanya menganggukan kepalanya

__ADS_1


"aku minta semua laporan data perusahaan dan juga data data karyawan perusahaan " ucap Axell dan Jhony langsung menghubungi sekertaris untuk meminta dokumen laporan tentang perusahaan dan juga data data semua karyawan perusahaan. Axell hanya ingin mencari tau apa diperusahaan ada yang berkhianat atau justru ada orang yang hanya bekerja hanya untuk menyelidiki tentang perusahaannya apalagi perusahaan termasuk dalam kategori perusahaan terbesar di Asia.


gak lama sekertaris perusahaan mengetuk pintu ruangan Axell, dan Axell pun menyuruh orang itu untuk masuk kedalam ruangannya. seorang wanita berparas cantik masuk kedalam ruangan itu setelah Axell menyuruhnya masuk.


"tuan ini laporan perusahaan dan juga data data para karyawan" ucap sekertaris wanita itu yang menyerahkan dokumen itu pada Axell dan Axell pun langsung meraihnya


Axell kali ini tidak memakai topeng, jadi tidak ada yang tau kalau Axell itu king Axe, karna Axell memakai topeng hanya dengan the Axe untuk menutupi identitasnya, dan sementara sekarang ini Axell tidak memakainya dan jarang juga Axell memakai topeng kecuali kalau ia melakukan sesuatu seperti kekacauan, bahkan melakukan pembantaian ataupun penyerangan, jika berhubungan dengan the Axe baru Axell memakai topeng, dan kadang juga Axell menutupi identitasnya. bahkan diluaran Axell dikenal dengan nama Stevano.


sekertaris wanita itu terus menatap kagum sosok bos besarnya bahkan bukan pertama kali Axell datang ke perusahaan itu,


"presdir memang benar benar tampan bak dewa yunani pantas saja dia selalu dipuja kau wanita" batin sekertaris wanita itu.


"untuk apa lagi, kau boleh keluar " ucap Axell dengan nada datarnya


"akhh....iya tuan, kalau gitu saya permisi" ucap sekertaris wanita itu dan sekertaris wanita itupun langsung pergi dari ruangan Axell.


di Jerman seorang wanita yang tengah duduk dikursi taman mansionnya, bahkan wanita itu ditemani oleh seorang anak perempuan yang sedang bermain dengan seekor kelinci.


tidak lama ponsel dari wanita itu menyala sebuah pesan singkat dari temannya, wanita itu pun langsung membaca pesan itu bahkan wanita itu terlihat sangat kaget


"a....apa Axell beneran ada disana" ucap wanita itu lirih sambil memegang erat ponselnya, bahkan air mata dari wanita itu pun hendak membasai pelupuk matanya


"mommy...." ucap anak perempuan itu tapi wanita itu langsung pergi dan menghiraukan ucapan dari putrinya.


"a....aku harus cari Axell...aku tidak mau kehilangan Axell lagi.... aku mau Axell kembali...." ucap wanita itu yang masuk kedalam kamarnya dan masih memegangi ponselnya dengan sangat erat, bahkan wanita itu terlihat sedang depresi apalagi dari ekspresi wanita itu dengan menyebut nama pria itu seakan tidak mau kehilangan.

__ADS_1


__ADS_2