Cinta Sang King Mafia

Cinta Sang King Mafia
eps 25 - membiarkan sejenak


__ADS_3

Di mansion megah milik Axell Stevano, Axell kini berjalan kearah ruang pribadinya, seperti biasa Axell memantau semua perkembangan yang terjadi disekirnya termasuk dengan musuhnya, ya... diam diam Axell mengirim mata mata pada musuh utamanya yang sekarang bahkan hampir 2 bulan ini semuanya berjalan sesuai yang diinginkan Axell.


Axell ia tersenyum misterius saat ia mengetahui rencana dari musuhnya untuk menghadapi seorang Axell Stevano.


"mereka pikir aku bodoh, Black mamba kalian bisa bermain dengan cantik tapi sayang aku tak sebodoh itu" ujar Axell sambil tersenyum devil menatap layar monitor didepannya.


"baiklah aku akan menunggu kalian bergerak lebih dulu setelah itu kalian bisa lihat bagaimana seorang Axell Stevano bertindak" ujar Axell dengan matanya yang tak lepas dari layar monitor didepannya,


dan kini atensi matanya tertuju pada sebuah kekacauan yang dilakukan oleh mafia sekutu dikawasan milik Axell,


"gak ada bosan bosannya mereka mencari keributan dikawasanku" ujar Axell, dan kini Axell hanya memperhatikan kekacauan yang dilakukan mafia sekutu itu, bahkan sebagian besar anggota the Axe ikut membereskan kekacauan itu,


tidak lama ponselnya menyala sebuah panggilan masuk dari Valden tangan kanannya, dan Axell pun meraih ponselnya dan mengaktifkan tombol hijau yang berada dilayar ponselnya


• Valden Calling.......


📞ada apa...


📞king.... aku sudah menemukan titik keberadaan professor Guino


📞dimana

__ADS_1


📞lokasinya cukup sulit dijangkau, bahkan AxRed saja tidak sulit menembusnya


📞sudahlah katakan jangan banyak bertele tela


📞*huh... baiklah, professor Guino kini berada dikawasan terpencil Bangladesh India, aku sudah menemukan titiknya lewat Crystal, dan bagaimana kapan kita akan kesana King.


📞besok kita kesana


📞astaga king! yang benar saja, kau di Amerika dan aku di Bukit Venuss, lagian itu cukup memakan waktu dan juga sebaiknya kau datang saja kesini sekalian menemui Elxav nah... setelah itu kita berangkat ke India.


📞kita tidak ada waktu lagi Valden, sekarang kau kembali Amerika aku tunggu, sampaikan salamku dan permintaan maafku pada putraku.


📞💢*


Axell dia langsung mematikan sambungan telponnya secara sepihak.


"aku harus segera menemukan keberadaan professor Guino agar semua ini cepat selesai" ujar Axell yang hendak beranjak dari duduknya dan keluar dari ruangan pribadinya itu


"Axell...." ujar seseorang dari arah belakang


"ada apa...." ujar Axell datar

__ADS_1


"apa kau sudah tau tentang mafia sekutu yang memberontak di wilayahmu Ax" ujar orang itu yang gak lain ialah Calvin yang datang bersama Zico


"ya... aku sudah tau, lalu...." ujar Axell


"apa aku tidak bertindak Ax, atau justru kau membiarkan mereka mengacaukan wilayahmu, aku sendiri tidak yakin kalau the Axe bisa mengatasinya sendirian Ax" ujar Zico yang kini ikut buka suara


"aku tidak perlu ikut turun tangan mengatasi para tikus itu, cukup diam duduk manis memperhatikan kekacauan itu, dan kalian perlu lihat ending dari kekacauan itu akan berakhir seperti apa" ujar Axell


"mereka bukan tandinganku, dan sebaiknya kalian selesaikan pekerjaan kalian, besok kalian ikut denganku ke India" ujar Axell yang langsung pergi


"Ke India mau apa Ax kita kesana" ujar Calvin


"apa kau mau mengajak kami berlibur Ax" teriak Zico karna Axell mulai menjauh dari mereka, bahkan Zico terlihat kegirangan pas tau kalau mereka akan pergi ke India.


plakkk.....


Calvin menoyor kening Zico yang menurutnya asal bicara, ya... secara mana mungkin kalau seorang king Axe mengajak berlibur dan itu cukup mustahil.


"mana mungkin, kau seperti baru mengenal Axell kemarin saja Zico... aku heran denganmu, di otakmu hanya berlibur, bersenang senang dan wanita yang kau pikirkan, cobalah gunakan otakmu sedikit lebih berguna lagi Zico" ujar Calvin yang langsung pergi, sedangkan Zico ia masih meringgis sambil mengusap keningnya.


"kau saja yang selalu menganggap serius Calvin, pantas saja tidak ada wanita yang mau dekat denganmu, huh..." gerutu Zico, dan Zico pun hendak pergi namun langkah mereka berlawanan.

__ADS_1


__ADS_2