Cinta Sang King Mafia

Cinta Sang King Mafia
eps 23 - Axell yang berbeda


__ADS_3

2 bulan sudah Axell tak bertemu dengan putra kesayangannya, bahkan kini Axell hanya bisa menatap dalam photo sang putra,


"maafkan daddy El, daddy janji setelah semuanya selesai daddy akan menjemputmu" ujar Axell sendu


tidak lama seseorang masuk kedalam ruangan itu, ya kini Axell sudah berada dimansion miliknya.


"Ax....kita berangkat sekarang" ujar Calvin pada Axell dan Axell hanya menganggukkan kepalanya.


Axell pun melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu, dan Axell pun disambut oleh beberapa anggota the Axe yang menunggunya dan juga pelayan mansion, namun Axell hanya bersikap dingin dan hal itu biasa bagi para anggota the Axe tapi untuk para pelayan mansion mereka paham pasti Axell merindukan putranya, bocah laki laki yang mengemaskan bahkan siapa saja yang melihatnya pasti jatuh cinta dengan ketampanannya dan juga keimutan putra dari Axell apalagi kalau sudah menunjukan tingkah mengemaskannya


Axell pun pergi menuju mobilnya, kini yang ikut bukan hanya Calvin dan Thommy atau bahkan 3D saja tapi anggota dari 3D yang juga ikut bersama Axell, ya semua itu karna Valden yang menyuruh anggota the Axe untuk memperketat keamanan mansion, markas dan tentu juga dengan Axell yang kemana mana harus dengan para anggota the Axe yang harus ikut menjaga Axell.


kini mobil yang dikendarai mereka menghentikan lajunya. tepat disebuah gedung mewah bahkan tempat itu terlihat privat dan juga banyak para pengawal yang berjaga disana.


Axell pun langsung masuk kedalam ruangan itu, bahkan orang orang disitu terlihat angkuh, Axell hanya berjalan santai kearah mereka dan tak lupa, aura dingin dan mencengkram Axell pancarkan.

__ADS_1


"Axell Stevano Timofey bisakan kau tidak terlambat datang kesini, kau selalu saja terlambat dan itu membuang waktuku saja" ujar Jhon Walker,


"jika ini membuang waktumu, sebaiknya kau beranjak dari dudukmu, dan kau tidak lupa bukan pintu keluar dimana, dan juga pintu keluar belum berpindah ataupun lari kau bisa menghampirinya lalu pergi selesaikan" ujar Axell dengan santainya, sementara orang orang disana hanya menahan tawa tawa, dan untuk Jhon Walker ia terlihat kesal


"kau....." ujar Jhon Walker kesal bahkan ia beranjak dari duduknya dan berdiri sambil menunjuk Axell apalagi tatapannya tajam


"ckk... kau kira aku takut denganmu, hey... apa kau sudah lupa siapa Axell Stevano, dan turunkan tanganmu jika kau tidak mau bermasalah denganku, aku bisa saja menyingkirkanmu dengan mudah dari dewan darkness bahkan memberimu tiket kematian lebih cepat Jhon Walker" ujar Axell dengan nada dinginnya, bahkan mood Axell yang kini terlihat kurang baik, apalagi sejak tadi aura Axell yang tak biasa saat masuk ruangan itu.


"Axell berhenti bersikap seperti itu, dan tenangkan dirimu" ujar Antonius Timofey memperingati Axell putranya


"Jhon Walker anda tidak bisa memperingatiku soal mendidik putraku, kau tidak tau apapun tentangku dan keluargaku sebaiknya kau diam Jhon Walker" ujar Antonius Timofey dengan tatapan tajamnya


"ckk... bisa berbicara seperti itu justru dirimu sendiri yang perlu diperbaiki sebelum kau berbicara tuan" ujar Axell sambil tersenyum simik yang terukir diwajahnya


"Axell, Antonius, Jhon kalian bisakah tidak berdebat dengan masalah yang tidak penting" ujar komandan Jero dengan nada tegasnya

__ADS_1


"ya... sebaiknya kau langsung bicara komandan jangan menunda lagi, aku tidak memiliki banyak waktu hanya untuk berbasa basi dengan hal yang tak penting bagiku" ujar Axell datar


"Axell bisakah kau diam sedikit, kau sejak tadi banyak bicara" ujar Elizabeth Hopper pada Axell dan Axell hanya meliriknya sekilas


"ya... baiklah kalian teruskan pembicaraan bodoh itu, aku hanya akan jadi pendengarnya saja" ujar Axell yang menyenderkan punggungnya dipangkal kursi dan juga menyilangkan tangannya dan sesekali meneguk minuman Alkohol di gelas kecil itu.


"Axell Stevano...." ujar tegas komandan Jero, Caesar Thomas, Antonius Timofey, serta nyonya Rane barengan


"Axall... aku rasa sikapmu yang sekarang jauh lebih gila dari bisanya, apa kau sedang ada masalah, aku tau siapa Axell Stevano ini seperti bukan yang aku kenal" ujar Andreas Aston


"bukan urusanmu!" ujar Axell dingin,


"aku seperti bukan melihat putraku, dia bukan Axell yang aku kenal, dia lebih banyak berubah apa dia sedang ada masalah, sehingga dia seperti itu, sebenarnya apa yang terjadi dengan Axell, bahkan aku saja tidak pernah tau apa yang dilakukan putraku bertahun tahun ini, Glavi aku gagal mendidiknya seperti yang kau minta dan sekarang dia tumbuh jadi remaja ambisius bahkan aku seperti tak mengenal Axell Stevano Timofey yang dulu dia berubah, apa kehidupan sekeras itu" batin Antonius Timofey dengan menatap dalam Axell putranya.


Axell yang sadar Antonius terus menatapnya seperti itu ia hanya memalingkan pandangannya dan seolah baik baik saja, bukan hanya Antonius yang menatap seperti itu tapi Eric, dan Thommy yang sudah dianggap saudaranya juga melakukan hal yang sama termasuk ibu angkatnya nyonya Rane yang menatap Axell dengan penuh arti.

__ADS_1


__ADS_2