Cinta Sang King Mafia

Cinta Sang King Mafia
eps 9 - kekacauan


__ADS_3

Axell yang harus pergi lebih awal dari Rusia karna mendengar salah satu bisnisnya mendapat masalah, bahkan Axell mendapatkan kerugian yang cukup besar, Axell pun memerintahkan beberapa anggota The Axe untuk memeriksa bisnis miliknya yang berada di Colombia, Axell dan Calvin mendapat kabar itu dari Jefrey dan Rezan, Axell pun langsung menugaskan Candra dan Alexso ucap menyelidikinya dan bukan cuma itu Axel juga menyuruh Javier dan Valden untuk menyelidiki hal yang sama terkait siapa yang mengusiknya.


Jefrey dan Rezan ia pergi lebih dulu ke Colombia dan untuk Axell dan Calvin ia menyusul.


"Ax... menurutmu siapa dibalik itu semua" ucap Calvin yang masih sibuk menyusun beberapa peluru


"black mamba, aku yakin mereka dibalik semua itu, apalagi mereka hampir menyelakai Elxav" ucap Axell yang berbicara dengan pandangan lurus tanpa melirik kearah Calvin yang tengah mengajaknya berbicara.


"Black Mamba bukannya pusat mereka berada di Afrika bahkan kita saja tidak pernah mengusiknya kenapa mereka mengusik kita king" ucap Calvin


"aku yakin ini ada hubungannya dengan dewan darkness, kau tau bukan semenjak aku ditetapkan sebagai penganti Stevanus, dan juga kedua kakekku mereka sangat gencar ingin menyingkirkanku dari kedudukan itu" ucap Axell


"kalau aku sendiri tidak masalah jika mereka benar benar menarketkanku saja, tapi bagaimana jika mereka juga menargetkan keluargaku termasuk Elxav, Black mamba memang tidak ada apa apanya dibandingkan five devils tapi tindakan mereka yang sangat agresif bahkan kakek saja mati ditangan ketua Black mamba tapi sayang mereka mati bersamaan karna saling membunuh, ya aku yakin mereka ingin balas dendam untuk itu bertahun tahun mereka diam dan sekarang mereka muncul dan aku sangat yakin tindakan mereka lebih agresif, sama halnya seperti ular Black mamba" ucap Axell dan Calvin yang sejak tadi pokus dengan peluru ditangannya kini ia pun menghentikan aktifitasnya dan mendengarkan pembicaraan Axell.


"terus bagaimana rencana mu king apa kita aja diam aja dengan Black mamba" ucap Calvin


"kita bermain perlahan sembari menunggu senjata baru dan juga racikkan racun dari Candra, setelah semuanya sempurna kita melakukan penyerangan dibeberapa tempat milik Black mamba, dan kau suruh Zico dan 3 D buat menjaga dan lindungi Elxav aku yakin mereka sudah tau keberadaan Elxav dan bisa saja akan jadi target mereka" ucap Axell dan Calvin pun beranjak dari duduknya dan mengambil ponselnya lalu menghubungi Zico dan setelah menghubungi Zico, Calvin pun langsung menghampiri Axell

__ADS_1


"king kenapa kita gak kasih tau tuan Antonius saja soal Elxav, ya mungkin aja kalau tuan Antonius tau, ia bakal melindungi cucunya, ya menurut ku kita punya bantuan lebih untuk melindungi Elxav putramu, aku yakin bukan hanya Black mamba yang mengincarmu tapi musuhmu yang lain juga " ucap Calvin dan Axell hanya diam


"kalau aku kasih tau daddy, ada yang aku takutkan, nyawa Elxav yang akan terancam sebagai keturunanku, dan aku gak mau seperti Stevanus terjadi padaku Cal" ucap Axell


"tapi kau punya segalanya Ax, The Axe, Axe Shadow Army, dan juga Diamond Devils, kurang apa lagi ketiga perkumpulan ditakuti dunia Ax, belum dari dewan darkness, Dan juga dari daddymu banyak yang akan melindungi putramu, dan sekarang pikirkan baik baik ucapanku Ax" ucap Calvin yang mengambil pistol miliknya lalu Calvin pun menaronya dibelakang punggungnya.


"untuk sementara aku akan bawa Elxav ke San Marino, mungkin disana akan lebih aman, sebelum aku memutuskan tentang ucapanmu" ucap Axell yang langsung pergi meninggalkan Calvin


"terserahmu, yang jelaskan pikirkan baik baik ucapanku, sebelum mereka benar benar menargetkan Elxav King" ucap Calvin


"ya aku akan pikirkan, sebaiknya kau diam" ucap Axell yang mulai pokus dengan layar laptopnya


"Aku mendengarnya Calvin..." teriak Axell


"aku tidak bicara apa apa....mungkin telingamu saja yang salah pendengaran" ucap Calvin yang benar benar mulai menjauh dari Axell


"makin lama Calvin lebih mirip Zico, huh... dasar gunung es" ucap Axell, Axell tanpa sadar kalau dirinya juga sama seperti Calvin yang sering bersikap dingin, bahkan terkadang juga Axell lebih dingin dari Calvin.

__ADS_1


sementara ditempat lain tepatnya di Colombia bisnis Axell kini yang berada di negara itu benar benar hancur, bahkan banyak mayat dari pegawai disana yang tewas mengenaskan.


Rezan, Jefrey, Nicko serta anggotanya mereka datang dan melihat langsung, bahkan mereka cukup terkejut dengan apa yang terjadi


"mereka benar benar menghancurkan bisnis king Axe" ucap Rezan namun matanya masih pokus melihat kesekitar tepat itu


"Jeff.... menurutmu siapa yang melakukan itu" ucap Nicko yang cukup penasaran dengan siapa yang mengusik king Axe mereka


"aku tidak tau pasti, yang jelas king Axe pasti sudah mengetahui" ucap Jefrey dan ia pun menghampiri salah satu mayat yang terlihat masih utuh


"aku yakin mereka mengunakan asap beracun, sebelum meledakan tempat ini" ucap Jefrey yang memeriksa mayat itu.


"kalau kita datang lebih awal dia masih bisa diselamatkan karna racun dari asap itu gak hebat milik the Axe, dan mungkin saja kita masih bisa dapat info dari dia" ucap Jefrey


mereka pun langsung maju ketempat lain, bahkan sebagian tempat itu sudah hancur


"aku yakin mereka juga memasang jebakan disini, dan mungkin saja mereka juga mengetahui kedatangan kita" ucap Rezan dengan mata yang masih mengamati setiap sudut

__ADS_1


"kalian berhati hati dan jaga jaga, aku yakin mereka juga memasang jebakan" ucap Rezan pada anggota The Axe dan mereka hanya mengangguk mengerti.


mereka pun meneruskan perjalana mereka, bahkan mereka cukup kesusahan menyelusuri tempat itu apalagi banyak mayat yang bergeletakan ditambah lagi puing puing bangunan yang rusak, dari atas terdengar suara helikoper dan pas mereka melihat keatas ternyata helikoper itu bukan dari kubu mereka, mereka pun langsung menghindar dan mencari tempat aman untuk sementara dan meminta bantuan dari king Axe mereka dan mereka yakin kalau mereka sudah masuk dalam perangkap dari kubu musuh.


__ADS_2