Cinta Yang Hilang Telah Kembali

Cinta Yang Hilang Telah Kembali
Bab 13


__ADS_3

Setelah selesai makan buah kelapa dan pisang yang tadi diambil Joko, kini mereka berdua menikmati waktu mereka dengan menyusuri tepian pantai, bermain air saling ciprat cipratan, bermain pasir, saling kejar-kejaran dengan canda tawa bahagia dan kini mereka berdua beristirahat ditepian pantai.


"Cape banget dari tadi lari-larian" ujar Wulan manja sambilmemanyunkan bibirnya


"Manja banget sich pacarku ini, sebelah mana yang pegalnya biar aku pijitin"sahut Joko sambil menyentuh betis Wulan dan memijitnya dengan lembut membuat Wulan tersenyum bahagia


"Kamu gak cape emang?"Tanya Wulan dan joko hanya menggelengkan kepalanya


"Tunggu sebentar yah, aku mau ngambil sesuatu" ujar Joko menghentikan gerakannya


"Mau kemana?" Tanya Wulan heran


"Sebentar saja"sahut Joko lagi dan berlalu meninggalkan Wulan . wulan trus menatap punggung Joko yang kini sudah menjauh darinya


"Mau kemana dia yah?" Tanya Wulan sambil mengangkat kedua bahunya


Sudah 20menit digo tidak juga kembali membuat Wulan khawatir dan kesal


"Kemana sich Joko? ko ninggalin aku sendiri disini sich"jawab wuwlan kesal, dan akhirnya memutuskan untuk untuk beranjak dari duduknya dan berjalan menyusuri bibir pantai dan terhenti saat melihat sesuatu dibawahnya.


"Wah ada kerang, indah banget bentuk kerang ini gak kayak kerang-kerang biasanya."sahut Wulan berjongkok dan mengambil kerang itu dan memperhatikannya


"kamu sedang apa?"sahut seseorang yang suara khasnya tak asing buat Wulan dan membuat wulan segera menengok kearah Joko


"Kamu dari mana aja sich lama banget"Tanya Wulan manja sambil manyun dan membuat Joko tersenyum

__ADS_1


"Kamu sedang apa disini Lan?"Tanya Joko tanpa menjawab pertanyaan Wulan


"Ini aku tadi nemuin kerang disini, liat dech bagus banget yah, warnanya putih susu bersih lagi"sahut Wulan


"Kamu mau yang lebih banyak?" Tanya Joko dan membuat Wulan mengernyitkan dahinya bingung


Saat hendak akan menjawab Joko sudah ada dihadapan Wulan dan jaraknya hanya tinggal beberapa centi lagi membuat Wulan gugup dan jantungnya seperti habis lari marathon. Dengan senyuman manisnya yang terukir dibibir Joko, Joko mengeluarkan sesuatu dari kantung celananya dan memperlihatkan sebuah kalung kerang yang indah dengan berbagai macam kerang, membuat wulan melotot dan kagum sekaligus senang.


"Ini buat aku?"Tanya Wulan


"Iya buat kamu lah, dasar bodoh"sahut Joko. sambil mengacak-ngacak rambut wulan lembut membuat Wulan tersenyum


"Bagus banget Joko, kamu dapat dari mana?" Tanya Wulan lagi


"Sini aku pakaikan"sahut Joko tanpa menjawab pertanyaan Wulan, Joko memasangkan kalu kerang itu keleher Wulan dibantu Wulan dengan mengangkat rambutnya keatas.


"kamu sendiri yang membuatnya?"Tanya Wulan tak percaya sambil melihat dan memegang kalung dilehernya yang terlihat indah meskipun sangat sederhana.


Joko hanya mengangguk dan tersenyum menatap Wulan Hari sudah mulai petang matahariakan tenggelam. Wulan dan joko duduk ditepi pantai sambil bersandar kebatang pohon yang tumbang. Wulan menyandarkan kepalanya kepundak Joko sambil memandangi sanset yang indah.


"Indah banget yah sansetnya" sahut Wulan


"Iya indah banget, sayang"sahut Joko


"Apa???? Sayang" mendongakkan kepalanya menatap Joko kaget

__ADS_1


"Kenapa? Ada yang salah sama ucapanku?" Tanya Joko heran


"Lucu aja, dari loe gw, mulut mercon, cwe manja dan berakhir jadi sayang, hhhee" ucap Wulan tertawa kecil


"Gpp dong, kan dari benci jadi cinta" jawab Joko menundukkan kepalanya menatap wulan sambil tersenyum


"Iya playboy kampungku cayangg, "ucap Wulan seperti anak kecil


Joko menatap Wulan dan menempelkan keningnya ke kening wulan dan menyatukan hidung mereka, membuat wulan merasakan hembusan nafas Joko.


"Apa yang mau dia lakuin ke gw? Jantung gw kayak mau loncat dari tempatnya, moga aja dia gak denger detak jantung gw yang kayak abis lari marathon"Batin Wulan sambil terus menatap joko heran.


Perlahan Joko mendekatkan bibirnya ke bibir Wulan membuat wulan menutup matanya dan kini bibir Joko menyentuh bibir Wulan . mengecup bibir Wulan dengan lembut seiringan dengan tenggelamnya matahari. Joko melepaskan ciumannya dan menatap Wulan sambil tersenyum, Wulan membuka mata dan merona karena malu Wulan langsung membenahi duduknya dan menegakkan kepalanya.


"Joko ini first kiss aku"


"Kamu laper gak?"


"Iya laper joko, tadi Cuma mkn pisang aja kan" sahut Wulan


"Yaudah kamu tunggu disini yah, aku bikin api unggun dulu dan nyari sesuatu yang bisa dimakan"sahut Joko beranjak


"Jangan lama-lama"sahut Wulan dengan nada manja


"iya sayang, sebentar yah" sahut Joko

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2