
Joko sudah dimakamkan di daerah bandung disamping makam kedua orangtuanya, terlihat kakak Joko yang bernama dika dan istri serta anak-anaknya juga tak kalah syok dan derai tangis yang tak henti, papa dan mama wulan serta om Arya dan tante rena hadir, ria , roni, rassya, santi dan teman-teman kampus lainnya yang juga hadir dipemakaman joko. Setelah selesai teman-teman kampus pamit pulang.
"Joko beruntung bertemu gadis sebaik kamu lan" sahut dika yang kini dihadapan wulan yang sedang terduduk didekat batu nisan joko, wulan menatap dika
"Joko sering cerita padaku tentang kamu, dan dia begitu antusias setiap kali bercerita tentangmu. Dia seakan-akan menemukan kasih sayang dan cinta yang telah lama hilang darinya saat orangtua kami meninggal, dia begitu menyayangi dan mencintai kamu, tapi sayang tuhan berkata lain hingga dia harus menyusul orangtua kami secepat ini" tangisan dika kembali pecah dibalik kaca mata hitamnya.
"Terima kasih wulan karena kamu sudah memberikan cinta dan kebahagiaan kepada joko" tambah dika
__ADS_1
Wulan mengangguk dan kembali menatap dan mengelus batu nisan bertuliskan nama joko. Dika dan kedua orangtua Roni pun berpamitan pada wulan dan semua yang ada disana sambil menguatkan wulan yang masih terlihat syok. Dan akhirnya papa dan mama wulan pun pamit sambil memeluk wulan dan menguatkan anak semata wayangnya itu, setelah sepeninggalan orangtua wulan ,roni, santi, ria, dan rassya menunggu wulan agak jauh dari wulan memberi waktu buat wulan sendiri.
"Honey,, aku masih gak bisa percaya ini. gak pernah terpikir ataupun terbayangkan kamu akan ninggalin aku sendiri secepat ini. Aku harus apa dan harus bagaimana sekarang tanpa kamu my beby honey?" menatap dan mengusap batu nisan joko dengan airmata yang terus mengalir tanpa henti.
"Begitu sulit dan sangat sakit rasanya menerima kau telah meninggalkanku sendiri disini, hikzzz.... Aku benar-benar gak sanggup honey tanpa kamu disini,, aku benar-benar gak bisa. Apalagi semua ini gara-gara aku, aku gak akan pernah bisa maafin diri aku sendiri yang telah membuat kamu pergi dari aku untuk selamanya, ini salah aku,, hikzzzz" tangisan wulan semakin pecah.
" Aku gak mungkin bisa melupakanmu sampai kapanpun juga, gak ada yang bisa gantiin kamu dihati aku" sahut wulan
__ADS_1
"Aku pulang dulu yah honey, aku akan sering-sering kesini biar kamu gak merasa kesepian" sahut wulan dan mencium batu nisan joko dan beranjak pergi dibantu santi.
Wulan menaiki mobil Roni dan Santi , sedangkan rassya dengan ria dengan mobil yang berbeda. selamadiperjalanan terdengar hening didalam mobil roni. Roni dan santi sesekali menengok kebelakang lewat kaca depan dan terlihat wulan terus terisak sambil menatap keluar jendela terlihat betapa perihnya hati wulan saat ini. Hingga tanpa terasa mobil ronisudah terparkir didepan rumah wulan.
"Thanks yah ron, san" sahut wulan menghapus airmatanya dan hendakberanjak tetapi Roni menahan wulan
"Wulan , tunggu" membuat wulan terhenti dan melihat kearah Kevin.
__ADS_1
"Ini ada titipan dari joko sebelum dia pergi" sahut Roniseraya memberikan kotak kecil dan surat, wulan pun mengambil nya.
"Thanks, gw masuk yah" sahut wulan dan langsung berlalu memasuki rumahnya. Roni pun melajukan mobilnya.