
Hari ini adalah hari ulang tahun Joko yang ke 23thn. Wulan ingin merayakan ulang tahun Joko ditaman yang waktu itu dijadikan tempat kencan Wulan dan Joko bersama keempat temannya. Wulan memegang kue tart kecil ditangannya. dan duduk dikursi taman dengan teman-teman yang berada disamping Wulan .
"Happy birthday to you, happy birthday to you... happy birth.. day happy birth... day honeyyy.." dengan suara serak dan terbata-bata karena menangis Wulan bernyanyi untuk Joko.
"Selamat ulang tahun honey, heyy ternyata kamu udah semakin tua yah honey" sahut Wulan terkekeh kecil dan hambar. Keempat temannya memperhatikan Wulan dengan simpati. Wulan menutup matanya
"Aku percaya kamu ada disurga, tapi aku terluka kau pergi selamanya. Tuhan aku mohon hadirkanlah dia ke dunia walaupun sekejap, ku ingin melepas semua rinduku yang telah terpendam selamanya." Batin Wulan dan Wulan membuka matanya dan meniup lilin.
"Selamat ulang tahun my beby honey," ucap Wulan kembali terisak dan menunduk.
"Gw kangen banget sama joko" sahut Roni yang kini airmatanya turun membasahi wajahnya
"Dia memang sahabat terbaik kita," sahut Rassya.
__ADS_1
Wulan memotong kue tartnya dan menyuapkan sedikit kemulutnya dengan memejamkan mata seakan menelan kue yang penuh duri, Wulan mulai mengunyahnya dengan terisak.
"Aku bener-bener mencintaimu honey, sangat... sangattt hikzz" Wulan kembali terisak dan Santi segera memeluknya dari samping Wulan.
"Gw gak sanggup lagi mil, sungguh gw gak sanggup tanpa joko, gw udah coba buat bertahan dan mengikhlaskannya tetapi gw gak bisa... gw gak bisaa, joko sangat berarti buat mil. Gw gak bisa hidup tanpa dia, Gw harus apa sekarang? Gw harus gi.. manaaa hikzzz hikzzz" Wulan semakin terisak dipelukan Santi dan berhasil membuat sahabatsahabatnya menangis. Dan Ria duduk disamping Wulan dan membelai rambut Wulan.
"Loe gak perlu gimana-gimana Wulan, loe gak perlu memaksakan diri untuk menerima semuanya, loe cukup menjalani hidup loe seperti biasanya jangan loe siksa diri loe sendiri" sahut Rassya dan Wulan menatap Rassya
"Loe cukup luapkan isi hati loe sama kita, loe boleh menangis dan mengeluarkan kepedihan hati loe, loe curhatin semua isi hati lo eke kita sekarang. Mungkin itu akan buat loe semakin lega" sahut Ria
Wulan mengangguk. Dan bangun dari sandarannya dipundak Santi.
"Gw gak tau harus berkata apa, yang jelas aku sangat mencintainya dan belum bisa menerima semua ini. Dia slalu membuat jiwa gw damai, dia slalu buat gw bahagia, tertawa dan diasangat menjaga hati gw, dia sangat berarti dihidup gw. Dia membawa berjuta harapan dan impian dihidup gw, gw yang belum pernah pacaran dan gak mengenal apa itu cinta. Tapi dia dengan perlahan mengenalkan apa itu cinta, apa itu ketulusan. Dia merubah kehidupan gw jadi berwarna, memang hubungan gw sama dia belum lama, tetapi perasaan ini sudah sangat besar buat dia. Dan lusa adalah hari pertunangan kita, hari dimana gw dan joko akan bahagia"sahut Wulan tersenyum pedih.
__ADS_1
"Tapi itu semua hanyalah khayalan yang gak mungkin terjadi, kini dia udah gak ada disamping gw, dia telah meninggalkanku dan
tak mungkin kembali lagi, aku rapuh, benar-benar rapuh tanpa joko, dan dengan sebuah surat darinya bener-bener membuat gw semakin sulit untuk menerimanya. Gw ngerasa tuhan gak adil, kenapa dia mengambil joko terlebih dahulu. Sekarang dia telah pergi disaat gw ingin memberikan cinta terbaik untuknya, disaat gw ingin membuatnya semakin bahagia. Ini gak adil buat gw gak adil" teriak Wulan semakin terisak dalam tangisannya
"Tuhan tidak akan memberikan cobaan seberat apapun kalau hambanya tidak mampu untuk melewatinya, tuhan memberi loe cobaan seperti ini berarti tuhan yakin loe mampu melewatinya" sahut Rassya
"Rassya benar Wulan, loe bisa melewatinya" sahut Santi meyakinkan.
"Loe seorang gadis yang kuat, loe mampu melewati semuanya" tambah Santi
"gw akan mencoba menjalani ini Semua, gw akan berusaha menerimanya dan mengikhlaskannya' sahut Wulan dalam isakannya. Membuat teman-temannya tersenyum.
...****************...
__ADS_1