
"Sya, gw nebeng loe yah pulang"sahut Wulan saat berjalan keluar kelas bersama dengan Rassya, Santi, Ria, dan Roni. Karena Joko sudah pergi lebih dulu
"Tumben loe nebeng gw? Loe gak bawa mobil?"Tanya Rassya
“Nggak," sahut Wulan
"Gw juga ikut loe yah Sya , Roni ada keperluan katanya"sahut Santi
"Kita barengan aja yukk,, kita ngobrol-ngobrol ke mall kan udah lama gak nongkrong"sahut Ria
"Bener juga,, ayo dech !! gpp yah rob sekarang giliran gw yang akan jadi cover boy ditemenin 3cwe sekaligus"sahut Rassya bangga sambil memegang kerahnya dan berhasil mendapat toyoran dari Ria ,Santi dan Wulan membuat Rassya memegang kepalanya dan Roni hanya tertawa
"Gw titip santi yah, sayang nanti aku nyusul kamu kesana yah"sahut Roni
"oke sayang, "Santi tersenyum
Akhirnya mereka berpisah menaiki mobil rassya dan Roni menaikin mobilnya sendiri.
******
Ria, Santi , Wulan dan Rassya duduk dicafe tempat biasa mereka nongkrong setelah berjalan-jalan mengelilingi mall, pelayan pun datang dan mereka berempat segera memesan. Setelah selesai menulis menu yang dipesan, sang pelayanpun pamit dengan sopan.
"Oke mulai ceritanya Lan" sahut Santi antusias
"Cerita apa?"sahut Wulan pura-pura tidak mengerti
"Aghh loe pura pura gak ngerti, ya masalah loe sama musuh bebuyutan loe itu lah"sahut Rassya tak kalah penasaran
Wulan nyengir kuda sebelum bercerita, terlihat ketiga temannya itu memperhatikan wulan penuh penasaran dan tak sabar, wulan menarik nafas dan mengeluarkannya lalu mulai bercerita semuanya dari awal sampai akhir tak ada yang dia sembunyikan, dan saat bercerita sesekali teman-temannya tertawa, menatap serius lagi dan berbinar kagum dan tak menyangka.
"Gak nyangka gw, ternyata dibalik sikap coolnya digo dia menyimpan banyak luka dan kesedihan"sahut Santi
"iya loe bener, gw juga ampe merasa menyesal selama ini udah hina dia, setelah tau dia gimana orangnya malah bikin gw jatuh cinta sama dia"sahut wulan
"Cie yang udah mulai jatuh cinta"sahut Rassya
"Gw seneng akhirnya kalian bisa bersatu"sahut Santi
"Emang, rasanya plong banget tanpa harus memendam perasaan kita sendiri"sahut wulan dan membuat ria memikirkan sesuatu
"Bener apa kata wulan , apa gw harus ungkapin ke rassya tentang perasaan gw ini?"batin Ria sambil menatap wajah rassya
"first kiss yang romantic sekali"sahut Santi tersenyum lebar dan membuat wulan merona mengingatnya. Pesananpun datang dan mereka langsung menyantap makanan masing-masing, dan tak lama roni datang bersama joko.
"Hai guys"sahut Roni seraya duduk disamping mila
"Hai sayang,"sahut joko tersenyum mengusap kepala wulan seraya duduk disamping
"Hai honey"prilly tersenyum dan serentak membuat keempat temannya tertawa dan membuat wulan dan joko menautkan alisnya heran.
__ADS_1
"Hei, kalian kenapa sich?" Tanya wulan heran
"Hai honey"ejek Rassya menirukan suara cwe, dan tertawa
"ikhhh Rassyaaaaaaaa"saut wulan dengan suara 8oktafnya
"Pelankan suara lor Lan, orang orang melihat kearah kita"sahut Roni
Wulan menutup mulutnya karena malu
"Sepertinya ada yang udah gak risih lagi denger suara 8 oktaf loe pril,"sahut Ria sambil melihat kearah joko
"Kuping gw udah mulai kebal sama suaranya Wulan "sahut Joko cuek
"Kamu udah makan?"Tanya wulan , dan joko hanya menggelengkan kepalanya.
"Yaudah kamu mau pesen apa biar aku pesenin?"Tanya wulan
"Gak usah sayang, aku gak terlalu laper ko"jawab joko
"ikh kamu, susah banget disuruh makan."sahut wulan mengambil makanan dengan sendoknya dan menyodorkannya kemulut joko.
"aaaa...."tambah wulaj, joko tersenyum dan membuka mulutnya memakan dan mengunyahnya.
"ogah yahh,, amit amit tujuh turunan kalau gw harus suka sama c playboy kampung cap buaya busuk itu, mending jomblo seumur hidup dechh"ejek Rassya menyerupai suara prilly
"ikhh Rassya ,, aaahhh honey liat tuch c rassya ngeledekin aku terus"sahut wulan manja sambil menarik narik lengan joko
"Ikh honey mah malah ikutan ngeledekin aku"sahut wulan dan berhasil membuat semuanya tertawa.
Mereka asyik berbincang-bincang sambil bercanda.
*****
Seminggu telah berlalu, wulan dan joko semakin mesra dan sudah tidak canggung lagi memamerkan kemesraannya dikampus meskipun banyak yang mencibirnya, mereka adalah para fans joko yang merasa kalah saing, dan terkadang berhasil membuat wulan cemburu dan membuat joko harus ekstra membujuk dan menjelaskan kepada wulan , dalam seminggu ini joko masih terlihat sibuk dengan pekerjaannya. Sekarang saja dihari sabtu disaat weekend joko masih sibuk dengan urusannya dan membuat wulan cemberut dan akhirnya hanya bersantai saja dirumah, saat pukul 4 sore terdengar ada line masuk ternyata pesan dari joko.
pesan joko:
Dandanlah yang cantik my princess,, aku tunggu kamu ditaman jam 7. Jangan sampai terlambat yah sayang.
Isi pesan joko berhasil membuat wulan loncat loncat kegirangan, dan berhenti saat mamah berdehem dan secepat kilat wulan melesat ke kamarnya untuk bersiap-siap.
Hingga kini jam dindin dikamar wulan sudah menunjukkan pukul 18. 40 dan wulan masih asyik menatap dirinya didepan cermin.
"Omg hello gw cantik banget, my beby honey pasti terpesona dech liat kecantikan gw"sahut wulan tersenyum.
"Sebenarnya ada apa yah ko joko ngedadak banget ngajakin ketemu ditaman malam mini, apa dia nyiapin kejutan buat gw? Aduhhh gw bisa-bisa pingsan dapet kejutan lagi dari jojo, aghh astaga dia romantic sekali"sahut wulan berbinar-binar bahagia.
"Gw harus segera kesana takut my beby honey nunggu"sahut wulan beranjak, kini wulan mengenakan dress selutut berwarna biru muda dengan tatanan rambut yang ditata rapih memperlihatkan leher jenjangnya dan kulit putih mulusnya, dengan memakai highheels warna senada.
__ADS_1
Setelah berpamitan pada mamahnya, wulan berjalan keluar Karena taman yang dimaksud tak jauh dari rumah wulan , membuat wulan hanya berjalan kaki menuju kesana. Setelah sampai ditaman terlihat sangat sepi dan mencekam, membuat prilly heran dan bingung melihat sekeliling yang gelap.
"Joko kamu dimana?"sahut wulan sambil mencoba menghubungi joko tetapi nomornya tidak aktif.
"Digo kemana sich? Ko sepi banget ngajak ketemu tapi nomornya gak aktif."sahut wulan cemberut
Dan saat melihat kedepan tiba-tiba lampu menyala terlihat indah dengan ukiran kata | Love You wulan membuat wulan menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena kaget, didepan tulisan lampu itu terdapat 2 kursi dan satu meja dengan hiasan dan tenda yang indah dan terkesan sangat romantic lebih indan dibanding direstauran restaurant dan dari balik lampu yang diukir itu keluar joko dengan jas berwarna abu dengan celana jeans berwarna senada dan tatanan rambutnya yang ditata rampih membuat dia terlihat begitu mempesona dan tampan, joko berjalan menghampiri wulan sambil memainkan gitarnya dan bernyanyi.
Kau terindah..
Membuatku terpanah Kau sempurna
Tebarkan pesona
Kau terindah
membuatku menggila
Kau sempurna
Tebarkan asmara.....
"Ilove you princess wulan ku" sahut joko tersenyum yang kini sudah berada dihadapan wulan , wulan masih belum berkutik. wulan masih kaget dan tanpa terasa airmatanya tumpah membasahi pipi karena terharu.
"Jangan nangis dong sayang"sahut joko menghapus air mata wulan
"My beby honey ini romantic banget,"sahut wulan senang dan berbinar joko tersenyum dan menghapus airmata prilly, lalu menarik tangan wulan untuk duduk di kursi yang sudah disiapkan
"Maaf yah sayang aku buat kamu takut, aku hanya ingin memberi kamu kejutan aja, lagian kita kan belum pernah kencan"sahut joko
"Ini kencan pertama kita,"sahut wulan tersenyum senang
"Ayo kita makan"sahut joko
Keduanya tengah menyantap makanan mereka masing-masing dengan keheningan dan sesekali saling menyuapi. Hingga mereka menghabiskan makanannya
"Gimana enak?"Tanya joko
"iya enak, kamu ko nyiapin ini semua? bukannya kamu sibuk?"Tanya wulan
"Iya aku memang sibuk tapi itu juga demi aku mendapatkan uang buat nyiapin ini buat kamu,"sahut joko
"Kamu... omg hello honey kamu segininya mentingin aku?"sahut wulan bener-bener terharu
"aku hanya ingin kamu bahagia sayang"sahut joko memegang tangan wulan
"Padahal kamu gak perlu segininya honey, kita makan ditempat sederhana aja asalkan sama kamu, aku gak keberatan honey, kamu terus menerus memperlakukanku seistimewa ini." Sahut wulan
"Terima kasih untuk pengertianmu sayang, tapi ini memang keinginanku juga,"sahhut joko tersenyum manis menatap wulan hingga membuat wulan terpesona.
__ADS_1
Bersambung.......