CINTA YANG TAK DIINGINKAN

CINTA YANG TAK DIINGINKAN
Bila yang Perhatian dengan....


__ADS_3

Setelah Ara dan Gladys selasai ngampus mereka pun pergi apartemennya Bila.


Setelah sampai di Apartemen Bila Ara pun membuka dashboard mobil dan melihat isinya ternyata adalah sebuah buku,hanya saja Ara langsung mengambil buku itu tanpa ia baca judulnya.


"Permisi mas.Bila nya ada nggak diatas?." Tanya Gladys pada resepsionis.


"Ada mbak diatas." Jawab resepsionis.


"Yaudah mas kita keatas dulu ya." Ucap Ara sambil berjalan dengan Gladys.


"Silahkan mbak." Ucap resepsionis dengan menganggukkan kepalanya.


Sesampainya di kamar Bila.


"Hi..bil.Kita kangen banget ama lu Bil." Ucap Gladys sambil memeluk sahabatnya itu.


"Baru sehari ga ketemu lu,rasanya beda banget apalagi kalo lu ga ada selamanya." Ucap Ara yang membuat Bila kaget.


"Hah?lu nyumpahin gue mati?." Tanya Bila dengan kesal.


"Becandaa kali Bil...hahah,ini buku lo di dasboard mobil.Gue letak disini ya." Tawa Ara sambil meletakkan buku di atas meja.


"Oh iya lu tadi malam kemana?." Tanya Ara.


"Iya...Kita itu udah nyariin lo keliling-keliling rumah Ara tapi lu nya ga ada." Ucap Gladys.


"Hah?Gue kemarin ga enak badan aja ehh pas pulang hujan,basah kuyup deh gue." Jawab Bila sambil berbohong.Bila tidak ingin orang lain tau bahwa dia sudah mulai mencintai Kevin.


"Owh yaudah...ini kita bawain cake kesukaan lo. Brownies kacang almond." Ucap Gladys sambil memberikan Bila kotak yang berisi kue.


"Wiih enak banget..tumben-tumbenan lu bedua bawain gue ini." Tanya Bila sambil melahap cake tersebut dengan rakusnya.


"Hahahahah." Tawa Ara dan Gladys yang membuat beban pikiran Bila menjadi hilang. Karena hanya sahabat dan kakaknya lah yang bisa membuat Bila tersenyum bahagia.


"Ohh iya,nih Bil minggu depan gue udah harus ke Bali." Ucap Ara dengan sedih.


"Sama gue juga,harus ke luar negri buat cari bahan baju." Ucap Gladys dengan sedih.


"Yaah gue sendiri dong." Jawab Bila dengan sedih.


"Lah kan ada Kevin yang siap siaga jagain lo." Ucap Ara dan Gladys serentak sambil tertawa meledek.


"Hahahah." Tawa Bila.

__ADS_1


Setelah menghabiskan beberapa waktu.Ara dan Gladys pun pulang kerumah mereka masing-masing.


Bila pun melihat buku yang ia beli hari itu di atas meja belajarnya Bila.Bila pun membaca buku itu dengan perasaan yang sedih dan bercampur kesal.


Isi buku itu menceritakan "seorang gadis yang tidak bisa memiliki seseorang yang ia cintai karena Tuhan selalu menghalangi cinta mereka dengan berbagai permasalahan".


Bila pun membayangkan dia diposisi gadis itu karena dia tau kalau ia dan Kevin mungkin tidak bisa bersatu karena terhalangi oleh Nia tunangan Kevin.


"Hah?ngapain juga aku harus membayangkan hal itu akan terjadi.Mungkin itu sudah takdir lagi pula aku juga ga bisa ngeubah takdir." Ucap Bila dalam hati dan mulai tertidur.


**Prof Kevin.


"Bila kenapa ga ke kampus ya hari ini?." Tanya Kevin dalam hati.


Kemudian Kevin mengirim pesan kepada Bila namun,tidak dibalas oleh Bila karena Bila sudah tidur.


Kevin pun makin penasaran dibuatnya dan selalu bertanya-tanya dalam hati.Kevin pun menelfon Ara sahabat Bila.


"Hallo.Raa." Sapa Kevin.


"Hallo kak.Ada apa ya?tumben malam-malam gini telpon aku." Tanya Ara.


"Ini Raa gue mau tanya Bila kok hari ini gak kuliah ya.?" Tanya Kevin.


"Hah?sakit?kok lu ga bilang sih sama gue." Ucap Kevin.


"Ehh kak Kevin kan ga nanya.Ohh iya kak kayaknya Bila itu mulai suka deh sama kakak. Soalnya waktu kakak kasih nafas buatan untuk kak Nia di party aku tadi malam Bila langsung pergi dari party." Ucap Ara.


"Hah?serius?bagus dong kalo gitu rumus cinta gue berhasil buat dapetin Bila." Jawab Kevin.


"Rumus cinta?Matematika kali ah." Ucap Ara dengan tertawa meledek.


"Bay the way.Aku heran deh,kakak kok bisa ya suka sama Bila?secara kan dia anak yang cuek soal cowok,apalagi soal pacaran." Tanya Ara.


"Ya iyalah...gue suka sama Bila itu karna kepribadian Bila yang berbeda dari semua cewek yang pernah gue kenal.Seumur hidup gue baru kali ini ketemu sama cewek yang care banget sama karier dan impiannya untuk ngebantu orang lain." Jawab Kevin dengan jelas.


"Owh gitu..Sebenarnya Bila itu anak yang baik kok kak Kevin,cuma dia anaknya emang gitu, cuek tapi hatinya lembut banget." Jelas Ara.


"Gue mau nanya semua tentang Bila dong Raa." Ucap Kevin dan Ara pun menjelaskan semuanya tanpa ada yang terlewatkan yang membuat Kevin tersenyum dengan cerita Ara.


"Oh gitu,bantuin gue dong jadian sama Bila." Mohon Kevin pada Ara.


"Malas ah...kalo mau gue bantuin tapi,ada syaratnya." Ucap Ara sedikit tersenyum.

__ADS_1


"Idiih lu itu sepupu gue,itung-itungan amat sih jadi orang." Ucap Kevin dengan kesal.


Kevin tidak mau kalau orang lain tau bahwa dirinya sepupuan dengan Ara Karena Kevin orang yang cuek tentang saudara-saudaranya.


"Gimana?mau enggak?." Tanya Ara.


"Yaudah deh...apa syaratnya?." Jawab Kevin.


"Oke bantuin gue jadian sama Ali." Syarat Ara.


"Owh Rian.Oke...itu mah gampang serahin aja semuanya sama gue tapi,lu janjinya ya bantuin gue." Ucap Kevin.


"Iya iya siip sepupuku.Yaudah kalo gitu aku mau tidur goodnight sepupuku terbawel." Ucap Ara sedikit meledek Kevin sambil tertawa.


"Ehh..bawel-bawel sembarangan lu kalo ngomong Ara..Araa gue belum selesai ngomong Araaa malah dimatiin lagi sama ni bocah." Ucap Kevin dengan kesal.


**Kembali ke prof Bila.


Pagi harinya.Sudah menunjukkan pukul 6 pagi. Bila bangun dari tempat tidur dan Bila pun memandang kearah jendela kamarnya dan merasa keadaannya sudah membaik.Bila pun melihat pemandangan kota Jakarta dari atas.


Kemuadian Bila bersiap-siap untuk pergi jogging ke taman.Setelah Bila selesai bersiap-siap ia pun pergi ke taman menggunakan mobil.


Sesampainya di taman.


Bila pun turun dari mobil. Bila mulai pemanasan dan berjalan kecil setelah itu ia berlari.


Tiba-tiba disamping Bila sudah ada Kevin yang ikut jogging dengannya dan sontak membuat Bila terkejut.


"Hah?elu vin?gue pikir siapa?." Ucap Bila dengan kaget.


"Kenapa?kangen ya?." Jawab Kevin sedikit menggoda dan membuat Bila tersipu malu.


"Hah?kangen?idih...males banget." Ucap Bila dengan salah tingkah.


"Hahahahah...kemarin lu sakit ya?." Tanya Kevin dengan sedikit tertawa.


"Hah..iya cuma deman biasa aja kok karna basah kuyup kemarin." Jawab Bila sedikit beralasan.


Mereka berdua pun berlari mengelilingi taman. Kemudian mereka istirahat sejenak di bawah pohon besar.Bila melihat wajah tampan Kevin sudah basah diguyur keringatnya dan Bila pun mengelap keringat di wajah Kevin.


Dan sontak membuat Kevin terkejut dan tersenyum melihat perhatian Bila padanya.


"Ehh sorry ya...gue ngelap keringat lo." Ucap Bila dengan malu dan salah tingkah.

__ADS_1


"Ya enggak apa-apa Bil makasih ya." Ucap Kevin dengan tersenyum manis ke Bila dan membuat Bila menjadi lebih salah tingkah.


__ADS_2