CINTA YANG TAK DIINGINKAN

CINTA YANG TAK DIINGINKAN
Bila kecelakaan?


__ADS_3

"Kamu gak papa kan?ada yang luka jawab dong kok malah senyum-senyum." Tanya Kevin dengan panik.


"Hahahah...engga apa-apa,kan ada kamu." Jawab Bila dengan tersenyum.


"Cie cie...kak Bila sama kak Kevin pacaran ni yee." Sorakan anak-anak dari jauh.


"Hah?." Ucap Bila dengan tersipu malu.


Dan Kevin pun hanya tersenyum malu mendengar sorakan dari anak-anak.


"Gimana udah selesai belum bagiin nasi kotaknya?." Tanya Bila dengan berteriak.


"Udah kak.Mereka pada bilang terimakasih karna kakak udah mau nolongin mereka dari kelaparan." Ucap salah satu anak yang membuat Kevin semakin kagum dengan Bila.


"Yaudah kalo gitu kita ke taman yuk.Kakak masih punya banyak kejutan buat kalian.Hari ini adalah hari spesial untuk kalian.Apa yang kalian minta kakak beliin.Janji deh!!." Ucap Bila dengan tersenyum.


"Serius kak?." Ucap salah satu anak.


"Hmm...iya." Ucap Bila sambil menganggukkan kepalanya.


Tiba-tiba mobil Nia terjebak kemacetan dan melihat Kevin bersama Bila.Dengan wajah yang kesal Nia pun turun dari mobil dan segera melabrak Bila yang berani-beraninya mendekati calon tunangannya itu.


plak...


"Dasar wanita ga tau diri.Loe itu pe****r tau gak.Udah jelas-jelas lo tau kalo gue sama Kevin itu mau tunangan dan lo malah ganggu hubungan kita." Teriak Nia sambil menampar Bila.


"Niaa stop aku bilang...atau aku gak akan pernah mau ngelihat wajah kamu lagi." Teriak Kevin dengan wajah yang sangat marah.


"Kevin kamu kok gitu sama aku,harusnya itu aku yang kamu bela bukan wanita pl***r ini." Teriak Nia dengan keras.


plak


"Jangan berani-beraninya lagi kamu bilang kayak gitu didepan aku...atau aku bakal,.." Ucap Kevin.


"Atau apa?." Tanya Nia dengan teriak.


"Atau aku sendiri yang bakal batalin pertunangan kita." Jawab Kevin.


"Hah..kamu lupa ya kalo kamu gak tunangan sama aku,bisnis papa kamu bakal hancur.Liat aja aku bakal kaduin semuanya ke papa aku." Ucap Nia dengan mengancam.


"Udah vin...sebaiknya kalian selesain aja pembicaraan kalian.Yuk kita semua lebih baik pulang deh besok kakak bakal kasih kejutannya." Ucap Bila sambil menahan air matanya.


"Dan untuk kamu ya Nia.Kamu itu berubah, aku pikir kamu itu wanita baik-baik ternyata kamu itu...aku gak habis pikir dengan ucapanmu yang menyebutku dengan sebutan pe****r.Dan ingat ya Nia aku sama Kevin sama sekali ga ada hubungan apapun dan kamu gak berhak ancam Kevin seperti itu." Ucap Bila sambil berlari meninggalkan Nia dan Kevin.


"Bila bila bil." Panggil Kevin.


"Kevin..kevin." Ucap Nia sambil menarik tangan Kevin.


"Lepasin,lepasin gue bilang." Ucap Kevin.


Tit Tit Tit....


"Woy mbak mobilnya pinggirin dulu dong macet nih,ga liat apa ini lampu hijau." Teriak salah satu pengendara mobil.


Nia pun melepaskan genggaman tangannya dari Kevin.


Dan Kevin pun pergi mencari Bila.Tapi,Bila tidak bisa ditemukan oleh Kevin. Kevin merasa bersalah dengan ucapan Nia kepada Bila.Kevin pun memutuskan untuk pulang ke rumah mamanya yang dulu.


Bila yang terus berjalan sambil menangis.


Tiba-tiba...


Mobil dari jauh akan menabrak Bila.


Tin Tin Tin


"Aaaaaak." Teriak Bila.


Bruk...


Aldo pun menolong Bila dengan mendorongnya ketepi jalan.

__ADS_1


"Bil Bila lo ga papa kan Bil." Teriak Aldo.


Aldo pun melihat wajah Bila dan ternyata kepala Bila berdarah karena terbentur oleh batu.


"Mbak...Mas...tolong...tolong!!." Teriak Aldo.


Dan orang disekitar itu pun menolong Bila.


Sesampainya di rumah sakit.


"Gue dimana?Aldo?." Tanya Bila sambil memegang kepalanya yang terasa sangat sakit.


"Kamu ada di rumah sakit Bil.Kamu tadi hampir kecelakaan." Ucap Aldo sambil memegang tangan Bila.


"Hmm..mas Aldo ini keluarganya Bila?." Tanya dokter.


"Hmm bukan dok..saya temennya Bila.Ada apa ya dok?." Tanya Aldo pada dokter.


"Sebaiknya kita bicara diluar karena ada sesuatu yang penting yang harus saya bicarakan mengenai Bila." Ucap dokter dan Aldo pun menganggukkan kepalanya atas ucapan dokter.


Dan mereka pun berjalan keluar ruang UGD.


"Jadi begini mas Aldo dari hasil pemeriksaan mbak Bila menderita kanker otak akibat benturan yang terlalu keras dibagian belakang kepalanya dan mengakibatkan mbak Bila akan sering pusing dan mengalami kesakitan yang luar biasa." Ucap Dokter Dion.


"Hah?kanker otak dok?Jadi apa solusinya dok?." Tanya Aldo.


"Mbak Bila harus sering kontrol kerumah sakit dan terapi kemudian hal yang bisa membuat kanker ini semakin ganas adalah banyak pikiran atau stress.Mbak Bila tidak boleh banyak pikiran karna kanker ini akan menghabiskan sistem kekebalan mbak Bila." Ucap Dokter.


"Oh baik Dokter saya akan ingat pesan dokter." Ucap Aldo.


"Kalau begitu saya pergi dulu." Ucap Dokter Dion meninggalkan Aldo dan Aldo hanya menganggukkan kepalanya.


Aldo pun berjalan masuk kedalam ruangan Bila.Disana Bila hanya termenung melihat kondisi tubuhnya.


"Do?apa yang terjadi sama aku,kenapa kepalaku rasanya sakit sekali?jawab do." Ucap Bila dengan tangis yang membasahi pipinya.


"Bil...maafin aku ya..karna aku ga bisa nolongin kamu.Harusnya aku yang berbaring disitu bukan kamu." Ucap Aldo dengan sedih.


"Jawab Do..aku kenapa." Ucap Bila dengan keras.


Kamuu...ka..muu menderita kanker otak." Ucap Aldo yang membuat Bila mengnangis semakin keras.


"Hiks hiks hiks...ga mungkin ga mungkin hiks hiks hiks." Tangis Bila dengan kencang.


"Tenang Bil kamu ga boleh nyerah sama penyakit ini kamu harus lawan penyakit ini." Ucap Aldo untuk menyemangati Bila.


"Makasih ya Do." Ucap Bila sambil memeluk Aldo.


"Ya sama-sama aku yakin kamu pasti bisa sembuh." Ucap Kevin memeluk erat Bila.


"Kamu jangan bilang penyakit aku ke Kevin ya


Aku mohon." Ucap Bila.


"Iya tenang aja Bil.Kevin?kalo boleh tau Kevin itu siapa ya bil?." Tanya Aldo.


"Oh Kevin itu pacar aku,kita baru aja putus tadi pagi." Ucap Bila.


"Hah putus?kenapa?." Ucap Aldo sedikit cemburu karena Bila sudah punya pacar.


"Ya karna kita bedua ga cocok aja." Ucap Bila dengan berbohong.


"Yaudah kalo gitu kamu tidur ya.Kamu itu harus banyak istirahat." Ucap Aldo tersenyum sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh Bila.


"Makasih ya Do." Ucap Bila dengan tersenyum.


"Iya sama-sama." Ucap Aldo dengan tersenyum sambil berjalan meniggalkan ruangan Bila.


"Gimana ya?gimana pun keluarga Bila harus tau dengan keadaan Bila sekarang." Ucap Aldo dalam hati.


Aldo pun mengirim pesan pada Ara.Isi pesannya:

__ADS_1


Aldo:Raa gue minta wa kakaknya Bila dong.


Ara:Untuk apa?


Aldo:Ya untuk kenalan aja. (Ucap Aldo sedikit berbohong.


Ara:Ya udah ini.Bila baik-baik aja kan?


Aldo:Hah?iyaaa baik kok,ini dia lagi sama gue. (sambil berbohong).


Ara:Owh yaudah kalo gitu.Bye.


Aldo:Makasih Ra.Bye.


Aldo pun segera menelpon Bayu.Dan Aldo pun memberitahu semua tentang keadaan Bila sekarang.


Bayu yang mendengar hal itu segera memberi tahu Nichole untuk menyiapkan barang-barang pulang ke Indonesia.


Setelah 4 jam perjalanan berlalu.Bayu dan Nichole tiba di Indonesia.


Bayu pun segera memesan taksi dan pergi kerumah sakit dimana Bila adiknya dirawat.


"Mbak ada pasien yang bernama Bila mbak. Yang baru aja kecelakaan tadi siang?." Tanya Bayu.


"Iya sus." Ucap Bayu dengan menganggukkan kepalanya.


"Tunggu sebentar ya mas,saya cek dulu.Ada mas diruangan UGD." Ucap Suster.


"Owh makasih ya sus." Ucap Bayu sambil berlari mencari UGD.


"Ya sama-sama pak." Ucap Suster.


Sesampaimya di depan UGD.


"Kamu Aldo?." Tanya Bayu dengan panik.


"Iya kak.Kakak,kakaknya Bila." Tanya Aldo.


"Iya.Bila sekarang dimana?." Tanya Bayu.


"Itu kak Bila ada didalam lagi istirahat.Tenang aja kak Bila udah membaik kok." Ucap Aldo menunjuk ke ruangan dimana Bila dirawat.


"Makasih ya udah nolongin Bila." Ucap Bayu.


"Iya sama-sama kak." Jawab Aldo.


"Oh iya kenalin ini calon istri kakak.Orang Australi kita bakal nikah dua minggu lagi." Ucap Bayu.


"Sayang,kenalin dia Aldo yang udah nolongin Bila." Ucap Bayu.


"Oh I'm Nichole.Future wife Bayu." Ucap Nichole.


"Owh iya,saya Aldo kak.Senang bertemu dengan kakak." Jawab Kevin.


"Owh nice to meet you to Aldo.Thank's already helped Bila my favorite sister." Ucap Nichole dengan tersenyum.


"Sebaiknya kamu pulang Aldo.Soal Bila biar kakak yang urus." Ucap Bayu.


"Owh yaudah kak.Kalo gitu aku pulang dulu ya." Ucap Aldo sambil berjalan meninggalkan Bayu dan Nichole.


Malam harinya.


Bayu pun masuk ke ruangan Bila.


"Kak Bayu?kak Nichole?kalian kok bisa disini?." Tanya Bila.


"Aldo udah cerita semuanya ke kakak tentang kamu.Sebenarnya kamu itu kenapa Bila?kenapa kamu bisa begini." Tanya Bayu.


Tring Tring Tring...


Telpon dari Kevin.

__ADS_1


"That' your phone is ringing Bila." Ucap Nichole.


"Udah ga papa kak.Ga penting juga." Jawab Bila sambil menyembunyikan ponselnya dibawah bantal.


__ADS_2