
Saat Bila melihat keatas ternyata laki-laki yang ia tabrak tak lain adalah Kevin.
"Ehhh sorry sorry gue ga sengaja." Ucap Kevin sambil membantu Bila berdiri.
"Ehh iya gue juga minta maaf ya karna ga liat-liat jalan tadi." Jawab Bila sambil berdiri.
"Sebagai permintaan maaf gue,gimana kalo habis dari ngampus kita jalan-jalan ke taman." Ajakan Bila.
"Hmmm gimana ya?." Jawab Kevin.
"Kenapa ga bisa ya,yaudah ga apa-apa deh kalo ga bisa.Gue juga ga maksa kok." Ucap Bila.
"Iya nih,udah ada janji ntar malem.Sorry ya." Jawab Kevin pada Bila.
"Kalau gitu gue duluan ya,ada kelas soalnya." Ucap Kevin sambil meninggalkan Bila.
"Ehh iya iya.. hati-hati ya." Jawab Bila sambil menatap Kevin.
Setelah selesai jam kampus.
Bila pun berjalan menuju taman ke tempat ia dan sahabatnya bertemu kalau sudah selesai jam ngampus.
"Ehh Raa,Gladys mana?." Tanya Bila sambil duduk.
"Ga tau palingan bentar lagi tu anak dateng." Jawab Ara.
Setelah beberapa menit kemudian datanglah Gladys dengan raut wajah yang cemberut.
"Ihh sebel deh gue!!." Jawab Gladys sambil duduk disamping Bila.
"Kenapa Dys?." Tanya Ara dan Bila.
"Gini kalian tau ga?gue kesal banget sama Mia yang satu kelas sama gue.Masa dia bandingin rancangan gue sama yang lain sih, dia bilang kalo desain baju gue itu kayak baju emak-emak kondangan.Kan sebel jadinya mana diketawain lagi sama anak-anak satu ruangan." Ucap Gladys dengan kesalnya.
"Ahh masaa coba liat desain lu.." Ucap Bila.
"Ini." Ucap Gladys sambil memberikan kertas yang ada rancangan desainer.
Semua pun tertawa melihat desain yang digambar oleh Gladys.Karena memang gambarnya Gladys itu sama seperti yang dibilang oleh Mia teman satu ruangannya.
"Hahahhh." Tawa Bila dan Ara yang membuat Gladys semakin kesal.
"Pantesan aja lu diketawain apa yang dibilang Mia bener kalee,kalo desain lu begini.Gimana mau jadi perancang desainer terkenal yang punya butik sampai ke luar negeri,Selena gomesh juga ga mau buat baju nikahan sama lo." Ucap Ara sambil tertawa meledek.
"Udah-udah gimana kalau kita ke mall." Ajak Bila.
"Ngapain?." Tanya Gladys.
"Shopping!!!." Ucap Bila dan Ara serentak yang membuat Gladys tidak menolak akan ajakan itu.
__ADS_1
Mereka bertiga pun ke parkiran dan pergi ke mall menggunakan mobil sport nya Gladys.
Sambil menikmati jalanan dengan atap mobil yang terbuka.Bila pun berteriak sangking senangnya begitu juga Ara.
Setelah sampai di mall.Mereka mendatangi satu per satu toko di mall dan memilih apa pun yang mereka mau.
"Ehh gue kesana bentar ya,tunggu disini." Ucap Ara sambil menggalkan sahabatnya.
"Iya jangan lama-lama,ntar kita tinggal loh." Ucap Bila sambil tertawa.
Setelah bebarapa menit mereka berbelanja Ara pun datang dan membawa 3 tiket dan beberapa makanan untuk menonton film romantis dibioskop.
Karena film kesukaan mereka bertiga adalah horror dan romantis.
"Taraaa tebak gue bawa apa cobak." Ucap Ara sambil memperlihatkan tiket dan makanan.
"Waah tiket bioskop film romantis." Jawab Bila sambil tersenyum.
"Kalau gitu let's go barangnya nitip di penitipan barang aja." Ucap Gladys.
Sesampainya di bioskop..
Ara terjatuh karna tersandung kaki seorang perempuan yang tak lain adalah Nia calon tunangannya Kevin.Kevin memang belum sempat bercerita tentang calon tunangannya ke Bila.Apalagi tentang data pribadi dirinya.
Saat Nia marapikan popcornnya Ara.Kevin melihat ke arah belakang dan Bila yang daritadi sedang memperhatikan Kevin pun bertanya-tanya.
"Owh jadi ini yang membuat kevin menolak ajakannya ku tadi siang." Ucap Bila dalam hati.
"Ehh elu Raa,kenalin ini Nia calon tunangan gue." Jawab Kevin.
"Hi aku Nia calon tunangan Kevin." Ucap Nia sambil berjabat tangan.
"Iya aku Ara." Jawab Ara.
"Iya aku Bila." Jawab Bila.
"Iya aku Gladys." Jawab Gladys.
"ehh kayaknya filmnya mau dimulai deh." Ucap Bila sambil mangalihkan perhatian.
"Hmm kita duduk duluan ya." Ucap Ara kepada Kevin dan Nia.
Kevin dan Nia pun menganggukkan kepalanya.
Kevin sudah tau pasti Bila sudah menduga hal yang macam-macam. Sebenarnya Kevin tidak menyukai Nia karna ia hanya dijodohkan oleh orang tuanya.
Bila hanya menatap Kevin dengan calon tunangannya yang mesra-mesraan menonton film bioskop sementara dua sahabatnya itu terbawa perasaan akan film di bioskop itu.
Setelah film selesai diputar.
Bila dan sahabatnya langsung pulang dari mall itu.Karena waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam.Begitu juga dengan Kevin dan tunangannya.
__ADS_1
Setelah sampai di apartemen.
Bila masih tidak percaya akan hal yang dikatakan Kevin tadi dengan raut wajah sedikit kecewa.
"Ehh lu kenape Bil?coba cerita." Tanya Bayu sambil duduk di tepi kasur.
"Gini kak,ternyata Kevin itu udah punya calon tunangan." Jawab Bila dengan raut wajah sedikit cemburu.
"Ohh gitu..terus-terus kenapa kamu kecewa gitu?emangnya kamu suka sama dia?." Tanya Bayu.
"Hah?suka?enggak lah kak,cuman hati Bila bingung aja gitu." Jawab Bila.
"Bil kamu itu udah besar seharusnya kamu fokus dengan cita-cita kamu kan kamu mau jadi dokter yang sukses.Ingat loh jodoh itu ga perlu dicari dia bakal datang kok sesuai ketentuan yang diatas.Jadi kamu gausah ngerasa kecewa gitu.Kakak kan udah pernah bilang kalau kakak gak bakal suka dengan laki-laki yang menyakiti adiknya kakak yang manjah ini." Ucap Bayu sambil mencubit pipi Bila.
"Hmmm iya kok kak,Bila bakal ingat terus pesen kakak." Ucap Bila sambil tersenyum menatap kakaknya.
"Makasih ya kak.Kakak itu dari dulu ga pernah berubah masih sama seperti kakak yang selalu ngesuport adiknya yang manjah ini." Ucap Bila sambil memeluk kemudian melepaskan pelukannya.
"Berubah?power rangers kali ahh?." Ucap Bayu yang membuat Bila tertawa.
"Iya adikku tersayang...Oh iya kakak disini cuma seminggu Bila mungkin hari rabu sudah pulang ke Australia karna mau mempersiapkan apa yang perlu disiapkan untuk acara pertunangan dengan Nichole Jordan kakak ipar kamu." Ucap Bayu sambil tersenyum.
"Iya kak." Balas Bila sambil menarik selimut dan mulai tertidur karena lelah setelah shopping tadi.
Waktu menunjukkan pukul 10 malam.
Setelah beberapa menit Bila pun tidur dan Bayu memilih untuk tidur dikamar lantai 8.
Keesokan harinya...
Bila berjalan kearah sahabatnya.
"Hi...Raa Hi.. Dys." Sapa Bila.
"Hi..." Balas mereka berdua.
Kemudian datanglah Kevin.
"Ehh Bila.." Panggil Kevin.
"Ehh kayaknya gue harus ke kelas deh soalnya ada materi sama pak Witno nih,gue duluan ya." Ucap Bila sambil meninggalkan Sahabatnya dan juga Kevin.
Beberapa hari belakangan ini Bila selalu menghindar untuk bertemu dengan Kevin.Dan membuat Kevin merasa heran dengan sikap Bila yang tiba-tiba berubah drastis.
Ia selalu menelpon Bila dan sama sekali tidak direspon oleh Bila,di whatsapp pun Bila juga tidak membaca pesannya.
Suatu hari Bila dan Kevin bertemu di gedung belakang kampus.
__ADS_1