CINTA YANG TAK DIINGINKAN

CINTA YANG TAK DIINGINKAN
Kevin pergi dari Rumah...


__ADS_3

"Bila cerita sama kakak,kamu kenapa?." Tanya Bayu.


Bila pun akhirnya bercerita tentang hubungannya dengan Kevin.


"Kakak kan sudah bilang dari awal bahwa seharusnya kamu itu fokus saja pada kariermu menjadi dokter." Ucap Bayu menasehati adiknya.


"Yes Bila.You must strong don't drop like this. I hope you not sad again.Because Kevin very love with you." Ucap Nichole.


"Hmmm...makasi ya kak." Ucap Bila sambil memeluk Nichole.


"Sekarang kamu telpon Kevin.Dan ungkapkan semua yang ingin kamu mau ungkapkan ke dia." Ucap Bayu.


"Ok..then let's go out first,so we want to find dinner for you.Bye." Ucap Nichole meninggalkan Bila.


Bila pun memberanikan diri untuk berbicara melalui telepon.


"Hal hal halo." Ucap Bila dengan berkeringat.


"Hallo kamu kenapa?kok suara kamu beda?." Tanya Kevin.


"Hmmm engga ga papa kok.Ada yang mau aku bilang ke kamu soal hubungan kita." Ucap Bila sambil menahan air mata.


"Bil maafin aku soal tadi pagi aku juga ga habis pikir dengan ucapan Nia tadi.Please, maafin aku Bil." Ucap Kevin.


"Hah?Nia?iya aku udah maafin kok.Aku mau bilang kalo hubungan kita kayaknya sampai disini aja ya karna aku ga mau kalo Nia sakit hati,lebih baik aku mengalah.Jadi,aku harap kamu mengerti dengan apa yang aku ucapkan. Semoga kalian berdua bahagia." Ucap Bila sambil mematikan teleponnya.


"Bil...Bilaa Bilaa aku ga mau putus dari kamu." Teriak Kevin dan ucapan Kevin membuat Bila semakin sedih.


**Prof Kevin.


"ahhhhhh aku cinta sama kamu Bilaaaa." Teriak Kevin di balkon.


"Aaahh aku ga mau kamu jadi milik orang lain cuma aku yang harus memiliki kamu." Teriak Kevin dengan sangat emosinya.


Tiba-tiba pembantu Kevin masuk dia adalah bi Surtik.Dari umur 10 tahun bi Surtik selalu menjaga dan menyayangi Kevin.Oleh sebab itu,Kevin sudah menganggap bi Surtik sebagai ibu angkatnya.


"Den ini minumannya.Kenapa den?." Ucap bi Surti sambil meletakkan minuman di meja.


"Bi...aku putus dari pacarku." Ucap Kevin sambil memeluk bi Surtik.


"Bagus kalo gitu den.Aden putus dari non Nia. Dari awal bibik ga suka sama dia.Non Nia aja pernah nyelinap masuk ke dalam kamar aden dan buka-buka buku yang ada di meja belajar aden." Ucap bi Surtik dengan jelas.


"Yang bener bi..Nia ngelakuin itu?." Tanya Kevin.


"Bener den.Masa bibik bohong sama aden. Bibikan sayang sama aden." Ucap bi Surtik sambil mengelus-elus rambut Kevin.


"Tapi bukan Nia yang Kevin maksud bi.Bila pacar baru Kevin.Kita baru 1 hari pacaran udah putus." Ucap Kevin.


"Kenapa den kok bisa?." Tanya bi Surtik.


Kevin pun menjelaskan semuanya kepada bi Surtik mengenai ucapan Nia kepada Bila yang membuat hubungannya putus dengan Bila

__ADS_1


"Bener-bener itu non Nia.Emangnya aden secinta apa sama non Bila?baru kali ini loh den Kevin suka sama gadis.Berarti ini gadis hebat bisa buat den Kevin hatinya cair." Ucap bi Surtik sambil tertawa manis pada Kevin.


"Apa sih bi?emang aku segitunya ya?." Tanya Kevin dengan cemburut.


"Udah den...sekarang aden tidur jangan banyak apa itu namanya kalo kata anak jaman sekarang gulau opo gulai yo,,.." Ucap bi Surtik.


"Galau bi..ada-ada aja sih bibi nih gulai emang mau masak apa?hahaahh." Tawa Kevin.


"Maklum toh den,bibi ga ngerti sama omongan anak jaman sekarang suka aneh-aneh bahasanya lah kan bibi orang kampung toh den." Ucap bi Surtik.


"Hahah...Haa gimana kalo bibi bantuin aku balikan lagi sama Bila?." Teriak Kevin yang membuat bi Surti kaget.


"Eh ayam eh ayam haduh keceplosan mulut bibi.Abis den Kevin ngagetin." Teriak bi Surti.


"Hahah...Gimana bi?." Tanya Kevin.


"Boleh den tapi caranya gimana toh den?." Tanya bi Surtik.


"Gini bik." Ucap Kevin sambil berbisik.


Setelah beberapa menit.


Tiba-tiba ada klakson mobil papanya Kevin yang baru pulang dari kantor.


"Den itu kayaknya papa aden deh." Ucap bi Surtik.


"Iya bi.Gimana nih." Ucap Kevin panik.


"Keviin...Surtiik." Panggil papa Kevin berjalan kearah tangga.


Ceklek...


"Kok kamu disini?." Tanya papa Kevin.


"Iya pak tadi den Kevin minta ditemenin tidurnya." Ucap bi Surtik dengan berbohong sambil merapikan selimut dan mengelus-elus rambut Kevin.


"Yaudah kalo gitu saya keluar ya pak." Ucap bi Surtik dengan ketakutan sambil berjalan ke luar kamar.


"Keviiin...Keviiin papa tau kamu pasti masih bangun.Kevin..kalo kamu ga bangun papa bakal pecahin gitar kesayaan kamu!!." Teriak papa Kevin dengan mengancam dan Kevin pun bangun dari tempat tidur.


"Ada apa pa?." Ucap Kevin.


"Ada apa,ada apa?Dasar anak kurang ajar kamu." Ucap papa Kevin sambil menampar muka Kevin.


Plak...


"Dari kecil papa didik kamu,papa sekolahin kamu di kampus mewah dan mahal tapi apa balasan kamu ke papa!!. Ucap papa Kevin sambil berteriak.


"Apa?didik?apa papa pernah mendidik aku sampai sekarang." Ucap Kevin dengan nada tinggi.


"Jaga ucapan kamu Kevin!!." Teriak papa Kevin.

__ADS_1


"Asal papa tau ya aku juga ga sudi kalau harus punya papa seperti papa.Karna papa itu cuma bisa nyakitin hati mama sampai mama meninggal aku benci sama papa dan satu lagi aku gak butuh uang dari papa dan aku juga ga mau tunangan sama Nia." Teriak Kevin sambil mengemasi baju-bajunya.


"Jaga ucapan kamu.Pokoknya kamu harus tunangan dengan Nia minggu depan.Kalo kalian enggak tunangan jangan harap saya ini jadi papa kamu lagi." Teriak papa Kevin mau menampar Kevin.


"Apa pa tampar,tampar aku.Aku ga habis pikir papa tega jual aku demi hartaa!!." Teriak Kevin dan papanya pun menampar Kevin.


Plak!!


Kevin pun memegang pipinya yang terasa kebas kemudian dia berlari keluar rumah.


"Terserah papa!!aku mau keluar dari rumah ini aku udah ga tahan hidup selama 22 tahun dengan papa." Ucap Kevin sambil berjalan keluar rumah.


"Kevin...Kevin...Kevin kamu mau kemana?Keviin Keviin kamuu ga bakal bisa bertahan hidup diluar sana papa jamin itu Keviin." Teriak papa Kevin dengan keras.


Kevin pun berjalan keluar dari rumah.Kevin hanya terus berjalan dan sampai di depan apartemen Bila.


Namun,Kevin tidak masuk kedalam apartemen itu dia hanya menunggu di taman depan apartemen Bila.Kevin pun merasa suhu disana dingin dan mulai ketiduran.


Keesokan paginya.


"Mas mas mas." Panggil satpam Bila.


"Kenapa tidur disini?mas nya maling ya?." Ucap pak satpam.


"Hah?engga mas saya ketiduran saya mau nunggu pacar saya Bila." Ucap Kevin sambil mengucek-ucek matanya.


"Maaf mas,mbak Bila sedang tidak ada disini.Mbak Bila sedang dirumah sakit." Ucap pak satpam yang membuat Kevin terkejut.


"Hah?rumah sakit?kenapa Bila ada dirumah sakit pak?." Ucap Kevin panik.


"Maaf mas,kami dilarang untuk memberi tau karna itu berupa privacy mbak Bila.Kalo gitu saya pergi dulu ya mas." Ucap pak satpam.


**Kembali ke prof Bila.


"Gimana badannya udah enakan?." Tanya Bayu sambil menyuapi Bila.


"Hmmm...udah kok.Tapi aku bosen disini kak,


aku mau pulang ke apartemen." Ucap Bila.


"It's okay,i wan't say to nurse if you want treated at home." Ucap Nichole.


"Hmmm makasih ya kak." Jawab Bila dengan tersenyum.


Sesampainya di depan apartemen.


Kevin melihat Bila turun dari mobil menuju kedalam.


"Bil..bila." Panggil Kevin berjalan kearah Bila.


"Udah bicarain aja dulu." Bisik Bayu.Bayu dan Nichole pun masuk kedalam apartemen.

__ADS_1


"Bila,kamu kenapa?." Tanya Kevin sambil memegang wajah Bila.


Bila hanya bisa menahan tangisnya didepan Kevin.


__ADS_2