CINTA YANG TAK DIINGINKAN

CINTA YANG TAK DIINGINKAN
Menghabiskan waktu berdua...


__ADS_3

"Bila kamu ga papa kan?." Tanya mereka berdua serentak sambil memegang tangan Bila.


"Hah?enggak-gak papa kok,cuma pusing aja." Jawab Bila sambil memegang kepalanya yang sakit.


"Mendingan kamu pulang istirahat Bil." Ucap Aldo.


""Yaudah kalo gitu aku antar kamu pulang ya Bil." Ucap Kevin.


"Yaudah." Ucap Bila sambil menganggukkan wajahnya.


Dan mereka berdua pun pulang ke apartemen Bila.


"Yaudah kalo gitu kita lanjutin membacanya lagi ya adek-adek." Ucap Kevin mencairkan suasana ditaman.


"Kak Aldo,ka Bila kenapa?kok pulang?." Tanya didit.


"Hah?kak Bila nya cuma kecapekan aja kok. Mending kita lanjutin pelajarannya tadi." Jawab Aldo.


Setelah Kevin dan Bila sampai di apartemen.


"Bila kamu kenapa?." Tanya Bayu panik sambil membantu Bila berjalan.


"Ga papa kok kak.Cuma pusing dikit aja." Jawab Bila.


"Yaudah kalo gitu kamu istirahat ya." Ucap Bayu sambil menutupi tubuh Bila dengan selimut.


"Kevin." Panggil Bayu.


"Iya kak.Ada yang bisa saya bantu?." Tanya Kevin duduk ditepi kasur Bila.


"Sebaiknya kamu pulang.Soal Bila,biar kakak yang urus." Jawab Bayu.


"Owh yaudah kak,saya permisi dulu ya kak." Ucap Kevin keluar dari kamar.


"Bila sayang,kamu kenapa kok bisa begini?." Tanya Bayu sambil mengelus rambut Bila.


"Hah?Kepala aku rasanya nyeri banget kak." Ucap Bila sambil memegang kepalanya.


Bayu pun dengan sigap mengambil obat-obatan Bila.


"Ini obat nya,kamu minum ya." Ucap Bayu sambil memberikan minum.


"Haduh nyeri banget kak." Rengek Bila sambil memegang kepalanya.


"Yaudah kamu istirahat dulu ya biar kakak hubungi dokter Dion dulu." Ucap Bayu sambil mengeluarkan ponselnya.


"Hallo dok." Sapa Bayu.


"Hallo.Ada apa ya pak Bayu?Ada yang bisa saya bantu?." Tanya dokter Kevin.


"Gini dok.Kepala Bila nyeri lagi.Jadi apa solusinya ya dok?." Tanya Bayu.


"Ohh kalau nyeri dibagian kepala itu wajar pak.Karna Bila kurang istirahat.Saran dari saya sebaiknya Bila mengurai kegiatannya yang berat-berat dan istirahat yang cukup." Jawab dokter Dion.


"Ohh jadi gitu ya dokter.Kalau gitu terimakasi ya dokter Dion." Ucap Bayu.

__ADS_1


"Iya sama-sama pak Bayu." Ucap dokter Dion.


Bayu pun memberi tau nasehat yang ucapkan oleh dokter Dion.Dan Bila pun hanya mendengarkan ucapan Bayu.


Malam harinya...


Kevin pulang dari apartemen Bila berjalan sambil memikirkan Bila yang terbaring lemah kesakitan.


"Sebenarnya ada apa dengan Bila?kenapa dia selalu ngeluh sakit kepala?." Tanya Kevin dalam hati.


"Kevin...keviin." Panggil Nia.


Kevin hanya berjalan sambil termenung dan tidak tau kalau Nia dari tadi memanggilnya.


"Kevin..." Panggil Nia sambil menarik tangan Kevin.


"Nia?kamu ngapain disini!!." Ucap Kevin sedikit kasar.


"Gue yang harusnya nanya sama lo.Loe ngapain jalan sendiri malam-malam gini." Jawab Nia sedikit ketus.


"Ini semua karna lo!!hubungan gue sama Bila hancur tapi untungnya gue bisa balikan sama Bila." Ucap Kevin sambil menunjuk-nunjuk Nia.


"Ya bagus kalau gitu.Berarti perempuan itu sadar." Ucap Nia.


"Asal lo tau!!Bila itu cinta sama gue dan ngalah demi lo.Dia ga mau kalo lo itu sakit hati karna dia." Ucap Kevin yang membuat Nia tersadar.


"Hah?Bila ngelakuin hal itu?." Tanya Nia.


"Iya harusnya lo itu sadar!!Dan inget satu lagi gua ga bakal mau tunangan sama lo sampai kapan pun." Jawab Kevin dengan marah.


Kevin hanya terdiam dengan ucapan Nia.


"Tuhan itu ga adil terhadap gue,gue dikampus emang dikejar-kejar cowok tapi mereka semua cuma jadiin gue alat kepuasan semata doang. Gue benciii hidup gue,gue benci sama semua orang." Ucap Nia sambil teriak dan menangis.


"Hey,Nia..Nia dengerin aku.Kamu ga boleh ngomong gitu.Tuhan cuma lagi nyariin yang pas buat kamu.Kamu itu baik,cantik.Pokoknya kamu jangan sedih lagi ya aku bakal selalu ada disamping kamu kalo kamu ngerasa sedih,kamu cerita aja sama aku.Oke" Ucap Kevin sambil memegang wajah Nia.


"Vin...makasih ya lo selalu ada disamping gue disaat gue lagi sedih." Ucap Nia sambil memeluk Kevin.


"Hmmm." Jawab Kevin dipelukan Nia.


Keesokan paginya.


"Bila semua udah paking-paking barangkan?." Tanya Bayu.


"Udah kak,tapi aku belum kasih tau Kevin kalo aku besok pagi pergi ke australi." Jawab Bila.


"Loh kok belum dikasih tau,mending sekarang kamu ketemu sama dia terus kalian berdua bersenang-senang." Ucap Bayu sambil mengelus-elus rambut Bila.


"Hmmm." Jawab Bila sambil menganggukan wajahnya.


"Hallo vin." Sapa Bila.


"Hallo sayang.Ada apa?tumben kamu nelpon aku pagi-pagi.Kangen yak?." Ucap Kevin menggombal Bila.


"Hahah...iyanih kangen." Jawab Bila dengan tertawa manis.

__ADS_1


"Hahahah." Tawa manis Kevin.


"Aku pengen jalan-jalan nih.Kita ketaman yuk aku udah lama ga kesana" Ucap Bila.


"Yaudah aku jemput kamu ya." Jawab Kevin mengambil mobil sportnya.


Kevin membeli mobil itu dengan tabungannya sendiri dan Kevin sekarang tinggal di rumah mamanya yang dulu.


Sesampainya didepan apartemen Bila.


Bila pun berjalan kearah Kevin.Dan Kevin pun turun dari mobil untuk segera membukakan pintu untuk permaisurinya itu.


"Silakan masuk non." Ucap Kevin seperti prajurit istana.


"Hahah." Tawa manis dari Bila.


Kevin pun masuk kedalam mobil dan pergi ke taman.


Sesampainya di taman Bila dan Kevin pun berjalan kearah tepi danau.


"Ingat ga disini awal kamu nyatain perasaan ke aku." Ucap Kevin tersenyum manis menatap Bila.


"Ingat!!tapi kan kamu duluan yang bilang cinta." Ucap Bila dengan cemburut.


"Hahah iya iya." Jawab Kevin tersenyum menahan tawa.


"Di danau itu kita balikan." Ucap Kevin sambil memandang Bila.


"Hmmm." Jawab Bila dengan menganggukkan wajahnya dan membayangkan masa-masa indah mereka berdua.


"Ini bunganya cantik dan harum tapi kamu yang lebih cantik dan beruntung karna mempunyai aku." Ucap Kevin sambil memasangkan bunga itu di tepi rambut Bila.


"Hahah." Tawa manis dengan senyuman.


Kevin merangkul Bila dan memandangie0mn danau sambil membayangkan momen-momen terindah mereka berdua.


Mereka duduk melihat matahari terbenam yang sangat indah.


Malamnya.


Bila dan Kevin makan bakso bakar ditaman dan Bila sangat bahagia saat itu.


Bila pun menarik tangan Kevin dan mengajaknya ke pasar malam.


Sesampainya di pasar malam.


"Kita naik itu yuk." Ucap Bila dan Kevin hanya menganggukkan Kepalanya.


Mereka berdua mengantri membeli tiket untuk naik wahana kora-kora.


"Huuuu." Teriak bahagia Bila.


"Huuuuuu." Teriak bahagia Kevin.


Turun dari wahana itu Bila tertawa lepas.

__ADS_1


"Hahahahah." Tawa Bila dan Kevin hanya menatap Bila dengan senyuman.


__ADS_2