
"oh iya acara organisasi bantu-bantu untuk anak yang membutuhkan minggu depan ya." Ucap Bila.
"Oh iya ya...ga kerasa bentar lagi libur akhir semester." Jawab Kevin.
"Oh iya sebenernya lu itu kenapa peduli banget sama mereka?." Tanya Kevin.
"Mereka itu menginspirasi gue buat semangat menjadi dokter dan mereka udah gue anggap adik sendiri.Dan rencananya kalau gue udah lulus jadi dokter gue bakal nyekolahin mereka setinggi mungkin biar jadi orang yang sukses." Jawab Bila dengan tersenyum
"Itu yang buat gue itu suka sama lo Bil.Kamu mau ga jadi pacar aku?." Tanya Kevin yang membuat Bila terkejut.
"Hah?pacar?kayanya.." belum sempat Bila melanjutkan ucapannya dan dipotong oleh Kevin.
"Syut...kita jalanin dulu aja.Aku itu cinta dan sayang banget sama kamu.Seumur hidup, baru kali ini aku ngejar-ngejar cewek,biasanya cewek yang ngejer-ngejer aku." Ucap Kevin sambil menutup mulut Bila dengan telunjuknya.
"Hahahah emangnya kamu artis." Ucap Bila dengan tersenyum.
"Iya aku serius.Please kasih aku kesempatan aja Bil,aku janji ga bakal ngecawain kamu dan selalu jadi malaikat pelindung kamu." Ucap Kevin.
"Hmmm sebenarnya aku juga cinta sama aku tapi malu lah kalo cewek yang ungkapin duluan." Ucap Bila dengan tersenyum sedikit kesal.
"Hahahah jadi?." Tanya Kevin dengan jantung berdebar-debar.
"Ya iya." Jawab Bila yang membuat Kevin senang.
"Ya apaan?kita jadian?." Tanya Kevin dengan semangat.
"Iya,kurang jelas ya.Kevin I love You forever." Teriak Bila dengan bahagia kearah sungai.
"I love you tou Bila." Teriak Kevin sambil tersenyum.
Setelah itu mereka berpelukan di bawah pohon ditepi sungai.Mereka menghabiskan waktu berdua hingga sore.
Sesampainya Bila di apartemen dia sangat bahagia karena baru pertama kalinya ia berpacaran.Bila memandang kearah luar jendela dan melihat buku yang ia beli hari itu di meja.
"Hah..ternyata gue lebih beruntung dari lo gadis yang ada dibuku.Gue belajar banyak dari lo dan gue ga akan sia-siain cinta gue. Karna gue ga mau senasib dengan lo." Ucap Bila dengan tersenyum.
Tring Tring Tring.
"Hallo sayang." Sapa Kevin dengan semangat.
"Hallo.Idiih ga usah panggil sayang-sayang kali geli dengernya." Ucap Bila sedikit geli karena maklum saja Bila baru pertama kali pacaran.
""Ga apa kali kita kan udah sah." Ucap Kevin sedikit menggoda Bila.
"Hah?sah?emangnya kita udah nikah apa." Jawab Bila dengan tertawa.
"Amiin doain aja." Ucap Kevin dengan tersenyum dan membuat Bila tersipu malu.
"Vin.." Panggil Bila.
"Iya." Jawab Kevin.
"Jangan bilang ke siapa-siapa ya soal hubungan kita.Takutnya kita bakal diomongin satu kampus.Kamu kan tau anak-anak dikampus orangnya gimana." Ucap Bila.
"Ohh iya Bil." Jawab Kevin.
"Kamu udah makan?." Tanya Kevin.
"Udah." Jawab Bila.
__ADS_1
"Minum?" Tanya Kevin.
"Udah." Jawab Bila.
"Mandi?." Tanya Kevin.
"Udah." Jawab Bila.
"Udah rindu belum sama aku?." Tanya Kevin.
"Udah,ehh keceplosan heheh." Jawab Bila sambil menepuk-neput mulutnya.
"Hahah...kalo gitu aku juga." Ucap Kevin dengan tertawa.
"Vin.." Panggil Bila.
"Iya Bila sayang." Ucap Kevin dengan tersenyum.
"Vin...kamu janjikan gak bakal ninggalin aku dan memilih Nia?." Tanya Bila.
"Hah?Nia?enggaklah Bil.Aku itu cuma cinta sama aku.Aku ga mungkin suka sama Nia." Jawab Kevin dengan jelas.
"Tapi kenapa kamu kemarin kasih nafas buatan untuk Nia." Tanya Bila.
"Oh itu,Nia itu ga bisa berenang makanya aku tolongin dia.Jadi kamu ga usah salah paham ya tentang hal itu." Jawab Kevin.
"Owh gitu.Kamu ga ada perasaan sama sekali kan?." Tanya Bila lagi.
"Iya sayang.Aku itu cuma cinta sama kamu ga ada yang lain." Jawab Kevin.
"Dari tadi kamu nanyain itu terus kamu cemburu ya?." Tanya Kevin dengan sedikit tersenyum.
"Yaudah kalo gitu kamu tidur ya,udah malem soalnya." Ucap Kevin.
"Hmm oke tapi temenin ya." Ucap Bila sedikit manja.
"Hmm yaudah kita video call aja." Ucap Kevin.
"Okay." Jawab Bila.
Kemudian Bila dan Kevin video call berdua. Bila menyandarkan hpnya dibantal kemudian Bila pun tidur dengan lelap sementara Kevin hanya memandang wajah Bila dengan tersenyum.
Seminggu kemudian
Pagi harinya.
Bila pun bersiap-siap untuk pergi ke taman dimana anak-anak kecil sudah menunggunya.
Tring Tring Tring
Video call dari Gladys dan Ara.
"Hi Bila." Ucap Ara dan Gladys dengan serentak.
"Hi.Apa kabar kalian berdua?." Tanya Bila dengan tersenyum.
"Baik dong Bil." Ucap Ara dan Gladys dengan semangat.
"Kangen." Ucap Gladys.
__ADS_1
"Sama." Ucap Bila dan Ara.
"Gimana Bil acara lo?." Tanya Ara.
"Iya nih gue mau berangkat ke taman ehh lu bedua tiba-tiba vc gue.Sebenarnya gue agak sibuk nih." Jawab Bila sambil mempersiapkan semuanya.
"Oh yaudah kalo gitu semoga sukses ya acaranya Bila." Ucap Gladys.
"Okay dah Bila..." Ucap Ara dan Gladys sambil melambaikan tangan ke Bila.
"Daah." Ucap Bila sambil melambaikan tangannya.
Setelah selesai menyelesaikan persiapan untuk ke taman.Bila pun turun ke bawah menggunakan lift.Saat Bila masuk ia tidak tau kalau Kevin ada di dalam itu sambil memegang bunga mawar yang besar.
"Hi sayang." Ucap Kevin ke telinga Bila dan membuat Bila terkejut.
"Hah...kamu,aku kirain hantu." Ucap Bila dengan kaget.
Mereka pun berpelukan di dalam lift. Sesampainya di lantai 1 Bila pun pergi ke ruangan makan.
"Kita sarapan dulu yuk.Aku lapar nih lagian acaranya jam 9 dan ini baru jam 8." Ucap Bila sambil memakan sarapan yang sudah disiali oleh pegawainya dari tadi.
"Hmmm yaudah." Ucap Kevin sambil memperhatikan Bila makan.
"Kenapa liat-liat emangnya ada yang aneh ya sama aku?." Tanya Bila.
"Kamu Cantik." Jawab Kevin sedikit menggodanya dan membuatnya tersipu malu.
Kemudian mereka berdua saling suap-suapan.Semua pegawai Bila yang melihat keromantisan dan kemesraan mereka berdua tersenyum menahan tawa.
Selesai makan mereka pun pergi ke Taman.
Sesampainya di taman.
"Kak Bila..." Teriak anak-anak sambil berlari memeluk Bila.
"Hi..." Balas Bila.
"Ini siapa kak?pacarnya kakak ya." Tanya salah satu anak disana.
"Hahah....kalian hush,masih kecil udah ngomong tentang pacar-pacaran sekolah dulu yang bener baru boleh pacaran." Ucap Kevin sedikit menghibur suasana.
"Ehh kalau gitu kita kesana yuk." Ajak Bila dan anak-anak pun semangat berlari ke arah yang ditunjuk Bila.
Kemudian mereka bercerita bersama-sama dan tertawa bersama-sama.
"Oh iya ini kakak ada bawak banyak banget makanan.Gimana kalo kita bagiin ke orang yang lebih membutuhkan?." Tanya Bila.
"Ide bagus tuh kak.Yuk temen-temen kita ke lampu merah disana banyak yang membutuhkan makanan ini." Ucap salah satu anak.
Mereka pun berlari bersama-sama.
Dan sampailah di lampu merah.Mereka membagikan makanan itu dengan bahagia. Begitu juga dengan Bila yang melihat mereka senang.
Tiba-tiba Bila hampir terserempet motor dan Kevin langsung memeluk Bila yang hampir terjatuh.Kemudian mereka bertatapan.
Buat kalian yang selalu nungguin cerita dari aku.Please🙏🙏🙏 buat Vote aku jadi penulis karya novel terbaik.Karna Vote kalian nentuin cerita aku bakal lanjut atau gak.Kalau kalian Vote mungkin aku semakin semangat nulis novelnya.Jangan lupa share ke temen".
Oh iya maaf upload ceritanya kadang jamnya beda-beda soalnya aku lagi sekolah guys.
__ADS_1
Selamat membaca cerita selanjutnya🤗🤗🤗.