CINTA YANG TAK DIINGINKAN

CINTA YANG TAK DIINGINKAN
Rahasia Bila diketahui oleh Kevin...


__ADS_3

Keadaan Bila pun mulai membaik dan dipindahkan ke ruangan VIP.


Bayu hanya menatapi adiknya di atas kasur yang terbaring lemah tak berdaya.


"Kevin...Kevin...Kevin." Panggil Bila.


"Bila you have realized?." Tanya Nichole sambil memegang tangan Bila.


"Bila." Ucap Bayu segera menghampiri adiknya.


Bila pun duduk bersandar di kasurnya.


"Kak Bayu Kevin dimana?." Teriak Bila.


"Bila...hey Bila tenang." Ucap Bayu menenangkan Bila.


"Dimana kak?." Tanya Bila menarik tangan Bayu.


"Bila Kevin ga ada disini.Lagian kamu sendiri yang bilang kalau Kevin ga boleh tau soal penyakit kamu ini." Ucap Bayu menenangkan adiknya.


Bila pun hanya terdiam dan menangis dengan kuat.Tiba-tiba kepalanya terasa sangat sakit dari biasanya.


"Aww ah sakit kak." Teriak Bila kesakitan sambil memegang kepalanya.


"Nurse...Doctor..." Teriak Nichole.


Dokter Dion pun segera berlari ke ruangan Bila.Dokter Dion memeriksa Bila.


"Suster segera siapkan ruangan operasi." Ucap dokter Dion sambil setelah memeriksa Bila.


"Hah?operasi dok?." Tanya Bayu.


"Sebaiknya Bila segera dioperasi karna keadaannya semakin melemah tetapi dibalik operasi ini mungkin Bila akan selalu merasakan sakit kepala yang luar biasa dari sebelumnya." Ucap dokter Dion.


"Aww sakit kak..." Teriak Bila dengan sangat kencang.


"Ga papa dok kalo emang operasi adalah jalur yang terbaik untuk Bila saya izinkan." Ucap Bayu menatap adiknya yang kesakitan.


Dokter dan suster pun membawa Bila ke ruangan operasi.Saat Bila dibawa keruang operasi Kevin berpapasan dengan Bila.Kevin kerumah sakit karena disuruh oleh maminya Ara untuk membeli obat papinya Ara.


Kevin tidak tau bahwa pasien yang dibawa ke ruang operasi adalah Bila.Bila yang melihat Kevin pun memanggilnya namun,dikarenakan darah yang sudah mengalir dihidungnya membuat Bila semakin shock akan keadaannya itu.


Kevin pun berbalik badan karna merasa dirinya dipanggil oleh Bila.Sesaat Kevin berbalik ia hanya melihat seorang pasien yang dibawa masuk kedalam ruang operasi.


"Bila...Bila." Teriak Nichole mengejar Bila keruang operasi bersama dengan Bayu.


Kevin pun mendengar ada yang memanggil nama Bila dan berbalik badan ternyata ia melihat Bayu dan Nichole yang sedang memanggil-manggil nama Bila.


"Kak Bayu." Panggil Kevin.


"Kevin." Ucap Bayu dengan terkejut.


"Bila kenapa kak?." Tanya Kevin.


"Bila..Bil..Bila dia...harus dioperasi." Jawab Bayu.


"Hah?operasi?sebenarnya ada apa dengan Bila kak?." Tanya Kevin dengan terkejut.


"Sudah 3 minggu Bila terkena kanker otak dan dokter sudah memvonis hidupnya ga akan lama lagi." Ucap Bayu sambil memeluk Kevin.


"Apa?Bilaa?kenapa kamu ga cerita sama aku Bila." Teriak Kevin.


"Bila sengaja merahasiakan ini semua dari kamu karna dia ga mau kamu khawatir akan keadaannya." Jawab Bayu.


Kevin pun berlari kearah ruang operasi.

__ADS_1


Dan bersandar di pintu ruang operasi sambil menangis.


**Prof Ara.


"Kevin mana sih?masa disuruh beli obat aja lama banget." Ucap Ara dengan kesal sambil bolak-balik didepan teras.


**Prof Kevin.


Tring tring tring...


Ponsel Kevin berdering.


"Hallo Vin." Ucap Ara dengan kesal.


"Hal lo." Jawab Kevin sambil menangis.


"Lu kenapa nangis Vin?." Tanya Ara.


"Bila ra...Bila." Ucap Kevin.


"Iya,Bila kenapa cerita yang jelas dong?jangan buat gue panik gini." Tanya Ara.


"Bila dioperasi dan dokter bilang hidupnya gak akan lama lagi." Ucap Kevin.


"Jadi lo udah tau Vin?." Tanya Ara.


"Jadi selama ini lo juga tau Ra?kenapa selama ini lo ga cerita sama gue." Teriak Kevin.


"Sorry Vin gue ga bermaksud untuk ngebohongin lo.Ini semua permintaan Bila." Jawab Ara.


Kevin pun mematikan ponselnya dan menangis memikirkan Bila yang dioperasi dalan ruang operasi.


**Prof Ara.


"Vin...Kevin.Kok malah dimatiin sih." Panggil Ara.


Ara pun menelpon Gladys.


"Hallo dys,sekarang lo kerumah sakit ya Bila di operasi di rumah sakit seperti biasa!!." Perintah Ara.


"Hah?operasi?iya iya gue kesana sekarang juga." Jawab Gladys.


Ara pun bersiap-siap ke rumah sakit karena jarak rumah sakit Bila sangat jauh dari apartemennya.Karena Ara sedang tinggal di apartemen di Bandung butuh sekitar 2 jam sampai disana.


**Kembali ke prof Bila.


Setelah beberapa jam di operasi dokter Dion pun keluar dari ruang operasi.


"Dokter...Dokter gimana keadaan Bila?." Tanya Kevin dengan panik.


"Gimana keadaan Bila dok?." Tanya Bayu.


"Alhamdulillah operasi Bila berjalan lancar tetapi ya itu konsekuensi yang harus dijalani Bila." Jawab dokter Dion dan Bayu, Nichole, Kevin yang mendengar kabar itu pun bahagia.


"Alhamdulillah,baik dok." Jawab Bayu.


"Kalau begitu saya permisi dulu ya." Ucap dokter Dion meninggalman mereka.


Hari sudah menunjukkan pukul 7 pagi.


Bila sudah dipindahkan ke ruangan VIP nya. Bila masih belum sadarkan diri.Sementara Kevin meneteskan air mata melihat keadaan Bila.


Kevin hanya mengingat momen-momen mereka berdua dimana mereka berdua ditaman,pasar malam,dan tempat lainnya.


"Bil aku mohon bangun Bil harusnya kamu cerita soal penyakit kamu.Kalau aku bisa memilih aku lebih baik menggantikan posisi kamu dibandingkan harus melihat kamu terbaring lemah disana." Ucap Kevin bersedih sambil mencium tangan Bila.

__ADS_1


Bila pun memberikan respon pada Kevin dengan menggerakkan jari tangannya.


"Bil...Bila kamu udah sadar." Ucap Kevin mencium tangan Bila dan menatapnya dengan terkejut.


"Kev...vin" Ucap Bila dengan tersendat-sendat.


"Iya sayang aku disini." Ucap Kevin mencium kening Bila.


"Aku baik-baik aja kan?." Tanya Bila.


"Baik-baik aja kok Bila,kamu jangan mikirin apa pun ya." Jawab Kevin.


Diluar sudah ada Bayu dan Nichole yang menunggu.


"Kak Bayu." Panggil Ara berjalan kearah Bayu


"Bila nya mana kak?." Tanya Gladys.


"Ara?Gladys?kalian kok ada disini?." Tanya Bayu.


"Oh iya tadi malam Kevin bilang kalo Bila dioperasi." Jawab Ara.


"Owhh,Bila lagi ada di dalam lagi ditemenin Kevin." Ucap Bayu.


"Sebenarnya kak Bayu,Ara itu sepupuan sama Kevin,cuma ya itu orang-orang dikampus ga ada yang tau tentang hubungannya mereka." Ucap Gladys.


"Bener Raa?." Tanya Bayu.


"Heheh iya kak.Kita ga mau kalo orang lain tau hubungan tentang kita.Habisnya Kevin itu jutek banget sama aku ya wajar aja aku ga mau orang tau banyak tentang kita." Jawab Ara dengan panjang lebar.


Didalam ruangan Bila.


Bila pun ingin duduk bersandar dikasur namun,Kevin melarangnya.


"Bil Bila kamu mau ngapain?." Tanya Kevin sambil memegang Bila.


"Aku mau duduk aku ga boleh terus terus tidur disini." Jawab Bila berusaha untuk duduk namun,kepala Bila terasa sakit.


"Aww sakit,sakit Kevin ahk." Teriak Bila memegang kepalanya.


"Suster,dokter." Teriak Levin membantu Bila untuk tidur kembali.


Bayu beserta dengan lainnya terkejut mendengar teriakan dari Kevin.Mereka pun masuk kedalam ruangan Bila.


Dokter Dion pun segera memeriksa Bila dan menyuruh suster untuk memberi obat penenang pada Bila.


"Aww sakit...kak Bayu kak Nichole." Teriak Bila sambil menangis.


Setelah Bila diberi obat penenang Bila pun tertidur.


"Gimana dokter?." Tanya Bayu.


"Jadi ini adalah konsekuensi dari operasi yang dijalankan Bila.Kita semua hanya bisa berdoa dan pasrahkan semuanya kepada yang diatas." Jawab dokter Dion.


"Baik dok." Ucap Bayu dengan sedih.


"Kalau begitu saya permisi dulu pak Bayu, semuanya." Ucap dokter Dion sambil menepuk bahu Bayu.


Dan Bayu hanya menganggukkan kepalanya.


Bayu pun segera memberi tau kabar mengenai penyakit Bila.


"Hallo pa." Sapa Bayu.


"Hallo ada apa Bayu?kenapa kamu sedih gitu?." Tanya papa Bila.

__ADS_1


"Bila pa Bila..." Ucap Bayu terputus-terputus.


__ADS_2