
"Kita kesana lagi yuk." Ucap Bila menarik tangan Kevin.
"Hmmm." Jawab Kevin.
Mereka berdua bermain lempar-lempar kaleng menggunakan bola.Jika tumpukan kaleng jatuh maka mereka dapat hadiah.
"Sayang aku mau yang itu." Ucap Bila menunjuk boneka paling besar.
"Untuk kamu apa sih yang enggak." Ucap Kevin tersenyum manis menatap Bila dan Bila hanya tersenyum manis dengan tatapan Kevin.
"Bang,1 bang." Ucap Kevin sambil mengambil bola dari tangan abang-abang itu.
Brug..
"Yah ga kenak lagi." Ucap Bila.
"Itu tuuh yang itu lempar." Ucap Bila menunjuk kearah kaleng dan Kevin pun melempar bola itu kearah yang ditunjuk oleh Bila.
"Yeess." Ucap Kevin.
"Yesss kenaak." Ucap Bila.
"Ini hadiahnya mas." Ucap abang-abang yang punya permainan sambil memberikan boneka yang paling besar.
"Yeee...makasih ya bang." Teriak Bila dengan bahagia pada abang-abang itu.
Mereka berdua pun duduk ditempat abang-abang yang jualan permen kapas.
"Hahah maniiss banget." Ucap Bila pada permen kapas itu.
"Hahah kaya kamu manis." Ucap Kevin dengan senyuman yang manis.
"Hah?hahah emang manis kalik." Ucap Bila dengan tawa manisnya.
Kevin pun menyuapi permen kapas kepada Bila dan Bila pun tersenyum.Kemudian mereka berdua menghabiskan satu permen kapas itu satu berdua.
Bila hanya tersenyum dan menatap Kevin. Padahal Kevin bilang tidak menyukai permen kapas.Tapi,dia yang paling rakus dalam memakan permen kapas.
"Kenapa kamu liatin aku?Ganteng ya kaya Iqbal Ramadhan?." Tanya Kevin sambil menatap mata Bila yang indah itu.
"Hah?ganteng?kayak Iqbal Ramadhan?ya kalah lah..." Jawab Bila dengan tertawa manis.
"Siapa yang kalah?." Tanya Kevin menatap Bila.
"Iqbal Ramadhan.Hahah." Tawa manis Bila.
"Hahah." Tawa manis Kevin.
"Gimana kamu bahagia hari ini?." Tanya Kevin sambil melihat Bila melahap permen kapas yang ia pesan lagi.
"Bahaaagiaaa banget." Jawab Bila sambil memakan permen kapas.
"Hahah." Tawa manis Kevin.
Setelah beberapa menit Bila pun kepikiran bahwa besok pagi dia harus pergi ke australia.
"Sayang." Panggil Bila.
"Hmmm." Jawab Kevin.
"Ak...aku..akuu mau bilang kalau,aku besok pagi harus pergi ke australi,karna ka Bayu mau nikah 3 hari lagi dan aku ga tau kapan pulang ke Indonesia." Ucap Bila dengan sedih.
"Hah?besok pagi?." Ucap Kevin dengan sedikit sedih.
"Hmmm." Jawab Bila.
Mereka berdua pun pulang.
Sesampainya di apartemen.
__ADS_1
Kevin memeluk Bila dengan sangat erat dan mencium kening Bila dengan sedih.
"Hati-hati ya sayang.Jangan lupa kabarin aku. Kalo kamu udah sampai." Ucap Kevin menatap mata Bila.
"Iyaa sayang." Jawab Bila mencium pipi Kevin.
"Cuma yang ini doang nih?sebelahnya engga nih. Ga adil dong ntar mereka berantem lagi." Ucap Kevin menghibur suasana.
"Hahah,yaudah." Ucap Bila mencium pipi Kevin sebelahnya.
Pegawai dan Karyawan Bila hanya melihat kemesraan mereka berdua dengan tersenyum sambil menahan tawa.
"Tuh mbak Bila aja udah punya,masak kamu belum dek ratih." Ucap Dede karyawan Bila sambil berbicara kepada Ratih.
"Iya mas dede.Tapi jodohnya kan belum ada toh." Jawab Ratih
"Loh ngapain jauh-jauh cari yang lain kalo ada yang ini ni..inii." Ucap Dede menarik kerah bajunya dan merapikan bajunya.
"Hah?mboh aku mas ra sudi." Sambil meninggalkan Dede.
"Ratih..dek ratih.." Ucap Dede mengejar Ratih.
Kevin pun melepaskan pelukannya dari Bila.
"Sekarang kamu masuk ya." Ucap Kevin dengan tersenyum.
"Ehm ehm eh kakak ganggu ga nih cabe-cabean nongkrong depan apart." Ucap Bayu yang membuat Kevin dan Bila terkejut.
"Hah..kak Bayu!!." Teriak Bila.
"Hahhah." Tawa Bayu dengan malu.
"Kalo gitu saya pulang dulu ya kak,Bil." Ucap Kevin sambil berjalan meninggalkan Bayu dan Bila.
"Iya." Ucap Bayu yang hanya memandangi adiknya dari tadi.
"Gimana?." Tanya Bayu sedikit menggoda adiknya itu.
"Itu tuuh yang biasa dilakuin anak jaman sekarang kalo lagi pacaran." Ucap Bayu sambil mengadu tangan kanan dan kiri.
"Hah?tauk ah." Ucap Bila tersipu malu meninggalkan Bayu.
"Hey..Bila kok gue malah ditinggalin sih hey." Panggil Bayu.
Sesampainya di kamar Bila membersihkan tubuhnya dan seperti biasa ia mengolesi wajahnya dengan berbagai skincare.
Bila memandangi pemandangan jakarta dari atas.Bila mengingat momen-momen indah bersama Kevin.
Keesokan paginya.
Bila dan Bayu turun ke lantai satu untuk sarapan dan segera menyuruh supir untuk menyiapkan mobil dan membawa barang-barang mereka ke mobil.
"Bil ini obatnya diminum ya biar kamu cepat sembuh." Ucap Bayu sambil memberikan obat Bila.
"Hmmm iya kak." Jawab Bila.
Setelah beberapa menit mereka sarapan. Mereka pun segera pergi ke bandara.
Sesampainya di bandara mereka segera mencari nomor pesawat yang akan ditempati oleh mereka berdua.
Setelah beberapa menit mencari dan ketemu. Mereka pun langsung naik mobil mini kearah pesawat.
Setelah 4 jam perjalanan dari Indonesia, mereka pun tiba di Australia.
*Australia.
"Hey Bila.How are you?." Tanya Nichole berjalan ingin memeluk Bila.
"Baik kak." Ucap Bila sambil memeluk Nichole.
__ADS_1
"Lah cuma Bila yang ditanya?." Ucap Bayu menurunkan Koper.
"Hahah.Kak Bayu orangnya mah cemburuan ama adek sendiri udah kak Nichole batalin aja nikahannya." Ucap Bila sambil tertawa.
"Sembarangan aja kamu kalo ngomong. Nichole itu wanita tercantik dan terbaik dari semua wanita di dunia ini." Jawab Bayu memuji-muji Nichole.
"Hahah." Tawa Nichole.
"Already,let's go in." Ucap Nichole.
Didalam rumah.
"Wah besar banget rumahnya kak Nichole". Ucap Bila.
"Hahah.So,this your room Bila." Ucap Nichole sambil membukakan pintu kamar dan menyalakan AC.
"Waah makasih ya kak Nichole." Ucap Bila sambil memandai tiap sudut kamarnya.
"You're welcome." Jawab Nichole.
Bila pun melakukan video call dengan Kevin.
"Hallo sayang." Sapa Bila sambil melambaikan tangannya pada Kevin.
"Hallo sayang.Gimana perjalanannya?." Tanya Kevin.
"Baik dan lancar kok sayang." Jawab Bila dengan tersenyum.
"Owh baguslah kalo gitu.Sekarang kamu istirahat ya." Ucap Kevin.
"Hmmm tapi,aku mau ditemenin sama kamu." Ucap Bila sedikit manja.
Bila pun tidur dimana ponselnya masih tetap menyala dan Kevin hanya memandangi Bila dengan tersenyum.
Keesokan paginya.
Acara pernikahan pun dilaksanakan.Bila tidak mengetahui bahwa Ara dan Gladys datang ke australia.
"Hah...Araa,Gladys." Ucap Bila.
"Bilaaa." Teriak Ara dan Gladys dengan serentak.
"Kalian berdua kok ga bilang-bilang mau datang ke nikahan kak Bayu?." Tanya Bila dengan cemburut.
"Iya tadi malam kak Bayu telpon kita berdua buat datang ke pestanya.Kita dapat undangan VIP loh." Ucap Gladys.
"Hahah emangnya tiket nonton konser." Tawa Bila.
"Oh iya Bil soal nonton konser.Tadi,aku cek-cek tentang konser BTS ternyata besok mereka mau konser disini." Ucap Ara dengan girang.
"Hah beneran?." Ucap Bila dan Gladys serentak.
"Iya." Ucap Ara.
Acara pernikahan pun dimulai dan tiba saatnya melempar bunga dari pengantin.
Semua orang berkumpul untuk mendapatkan bunga itu,konon menurut mereka "siapa yang mendapatkan bunga itu dari pengantin maka hari selanjutnya dia yang akan menikah".
"One Two Three." Teriak pengantin.
Dan...
Yang mendapatkan bunga itu adalah Ara.
Ara yang mendapat bunga itu langsung syok bahagia.
"Aaaaa gue dapet gue dapet." Ucap Ara dengan bahagia.
"Selamat ya Ra." Ucap Bila.
__ADS_1
"Beluum,kan gue belum nikah udah main sah-sah aja lu Bil." Jawab Ara sambil mendangi bunga yang ia dapatkan tadi.
"Hahahh." Tawa Gladys.