
Dua tahun berlalu bagaikan badai yang menghantap keluarga Pak Tejo.Kehidupan yang semakin berkecukupan dan Ibu Parni sangat kesepian setelah kepergian pak Tejo merantau di negeri orang itu .Ibu Parni mulai merawat diri ia bergegas kepasar Pahing untuk beli krim pemutih untuk wajahnya agar menghilangkan flek-fleknya yang tiap hari kena senggatan mata hari di ladang saat mencari rumput untuk ternaknya.
"Buuuu....ada krim pemutih yang cocok buat wajah ku ini gak bu biar kinclong gitu"?ucap Bu parni sambil tersenyum kepedagang make up yang ada di pasar Pahing itu.
"Ini Lo mbak tak ksih tahu Ini bagus baget cepat banget lo mbak dua minggu sudah kinclong ,kowe tambah ayu mbak enggko(kamu tambah cantik mbak nanti)"balas tukang pedagang make up tersebut.
Di belinya krim pemutih yang ad di pedagang tersebut,setelah dua minggu perubahan wajah bu Parni sangat lah beda Bu Parni semakin hari semakin kinclong .Hari demi hari setelah hendak ke pasar Ibu Parni beli make up dan baju baru untuk menunjang penampilannya,bahkan merubah gaya rambutnya ke salon untuk melakukan curly ,dan perawatan lainnya.
Sedangkan Jeng Ani masih seperti biasa anak yang lugu ,pendiam dan apa adanya .Sampai suatu hari Jeng Ani hendak ke sekolah setibanya diruangan kelas ada anak tetangga sebelah yang mencacinya.
"Aniiiiii..Aniii."kamu kan sekarang bapakmu sudah cari uang kenapa ikat pinggangmu itu sudah robek-robek tapi tetap kamu pakai ??"itu ibumu tidak membelikan ya ???ucap Monic sambil menertawakannya.
"Yooo anaknya tidak diurus to Monic, kan ibu nya ngurus diri sendiri ,gak lihat penampilan ibunya sekarang makin cantik melebihi anaknya tuh"ketus Sugeng, anak Juragan kebun Jahe yang dari SD-SMP masih tetap satu kelas.
Ani duduk terdiam,sambil memegang ikat pinggangnya yang sudah robek ,maklum ikat pinggang itu tidak lama diganti karena takut mau minta Ibunya ,karena Ibu Parni sudah berubah 90 persen .Ibu Parni yang dulu penyayang ,kini mudah marah dan selalu memaki-maki Jeng Ani.Beberapa jam kemudian jam pelajaran telah usai Ani hendak bergegas kembali pulang kerumahnya.
Keesokan harinya tepat di hari minggu hujan angin yang menghantam pepohonan pinggir rumahnya membuat suasana hati Ani terus meratapi nasib yang sama dari kecil ,bukannya menambah bahagia namun derita cacianpun datang bertubi-tubi.Atap rumah yang mulai bocor dan dinding bambu mulai retak sudah tidak di urus lagi dengan Ibu Parni yang sibuk dengan urusannya sendiri.
__ADS_1
Tiba suatu hari ada kejadian yang sangat tidak terduga ada acara bakti sosial di Desa Saren itu .Para bapak-bapak sedang bergotong royong untuk membantu membuat jalan gragal(jalan yang disusun dengan batu-batuan)dan warga desa saren harus ikut semua meskipun yang suaminya tidak ada harus di wakili istrinya untuk membantu ,biarpun hanya membantu angkat- angkat batu.
Di tempat gotong royong itu ada perbincangan dan candaan yang menujuk pada bu Parni.
"Yuuuuuuu Parni kamu sekarang tambah cantik ya", sambil mengoda yu parni ,ucap Lek Heri seorang Bapak-bapak yang sudah beranak tiga itu tetap masih genit saja kepada istri orang .
#bapak-baapak yang lain serentak" huuuuuuuuuuuuu ...modus"awas trisno jalaran soko kulino"(Jatuh cinta berawal dari bertemu)ucap salah satu bapak-bapak yang menyendiri fokus ke pekerjaannya itu.
Ibu Parni sedikit tersipu malu,sambil melirik Lek hari dan dalam hati Bu Parni setelah di pandang-pandang ganteng juga ya ,ahhhhhhh ngomong opo to aku iki,(ah bicara apa saya ini)"batin bu Parni .
Kerja Bakti terus berlangsung selama beberapa minggu ,Lek hari dan Bu parni saling bercanda hingga suatu hari terlihat benih-benih cinta terlarang itu mulai muncul .
"Mau kemana Lek" ??tanya bu parni kepada lek heri,mau ke hatimu to, imbuh Lek heri.candaan itu ternyata menjadi kenyataan.
Lek heri menyatakan cinta ke bu parni dan telah diterima olehnya. Tidak menghiraukan resiko yang nantinya akan terjadi, jika warga dan keluarga masing2 tahu akan menjadi gosip dari mereka.Hubungan itu sebisa mungkin di tutup rapat2 oleh kedua pasangan terlarang itu.
Hingga suatu hari kencan demi kencan pasti ada setiap harinya,ada salah satu warga yang mempergoki mereka berdua belanja di pasar dengan bergandengan tangan.Gosip terhangat itu telah menyebar di di kalangan ibu-ibu yang sedang melangsungkan acara arisan seprti biasanya satu bulan sekali dirumah Ibu markonah.
__ADS_1
"Ibuu....ibu ada gosip hangat loooo.gosip yang terhangat di kampung sini ,ucap salah satu warga yang melihat Lek Heri dan bu parni bergandengan tangan saat di pasar kemarin itu.Tanpa memikirkan perasaan Ani yang juga ikut acara arisan itu,Ibu harni yang orang nya suka julid ,langsung cepat sekali meresponnya.
"Gosip apa....gosip apa duhh segera kasih tahu sudah penasaran banget aku"imbuh Lek harni semakin penasaran.
"Itu lo yu."(mbak)...kemaren aku ketemu Ibu mu gandengan tangan sama Lek heri ,ucap salah satu warga dan juga memberi tahu Jeng Ani.
"Hahahahahahhahahhaha"....tu kan betul apa kataku ada yang tidak beres di keluarga pak tejo,Pak tejo aja kemarin kirim uang banyak aja aku tau sumber ny dari mana apalagi Ibu Parni ini hmmmm aku sudah menduga akan terjadi lo ibu-ibu"ucap lek Harni tnpa sedikit kasihan dengan perasaan Jeng Ani.
"Jadi orang itu jangan suuzon dulu to ibu-ibu mungkin kemarin apa yang dia lihat salah orang" ,ucap Ibu markonah.
"Heeeeeeeeee saya bilangin bu",jadi orang tu mbok yo seng isolutip ngono ngopo(jadi orang harus mencari sumber di berbagai media?,aku kemaren lihat Lek heri upload foto mereka berdua di facebook lewat ponselnya anakku aku ya kaget too yo ,La benarkan kejadian akhirnya ,begitu tu apa gak fakta to bu makanya punya hape jangan cuma di diemin aja nanti hape nya jadi berjamur ,"ucap Lek Harni sambil cengengesan.
"Sudah to Lek har ,itu mungkin tidak betul itu bukan ibu ku ,Ibu ku tidak akan seperti itu ,tidak mungkin "ucap Jeng Ani sambil lari pergi pulang kerumah meninggalkan ibu-ibu arisan itu.Air mata jatuh tiada henti ,tubuhnya yang kaku gemetar seakan2 tidak ada gairah untuk hidup lagi ,Jeng Ani tidak menyangka kalau Ibu nya setega itu padanya ,Jeng Ani yang butuh sesosok ibu yang mampu mendampingi dan mengasihinya namun berbalik arah telah mempermalukannya .
Tunggu episode selanjutnya ya teman-teman,mohon di maklumi saya jika ada kata,dan tulisan yang kurang lengkap.
peran tokoh yg menonjol
__ADS_1
1.monic, teman satu kelas yang sering bicara ceplas -ceplos.
2.lek Heri:laki2 genit yang masuk di kehidupan rumah tangga Ibu parni dan pak tejo