CINTAKU JATUH DIPELUKAN PAK TENTARA

CINTAKU JATUH DIPELUKAN PAK TENTARA
Kisah Kasih Di SMA


__ADS_3

Beberapa bulan Jeng Ani telah duduk di bangku SMA.Kehidupan Jeng Ani pelan-pelan sudah ada kemajuan, keluarganya menjadi lebih tentram dan bahagia .Pak Tejo mulai menekuni pekarangannya menjadi kebun sayuran dan Ibunya masih seperti dulu kembali membuat tempe untuk di jual keliling kampung tersebut.


Jeng Ani mulai tumbuh remaja menjadi gadis yang cantik jelita bak putri arab hidungnya yang mancung dan kulitnya yang putih namun tetap sederhana membuat orang banyak yang mengaguminya.


Terlebih lagi setelah duduk di bangku SMA,Jeng Ani mulai bangkit dalam kesedihannya di masa lampau.Dia mulai mengikuti organisasi yang telah di adakan oleh sekolahnya tersebut mulai dia menjadi ketua Bantara, aktif di bidang Teather dan kesenian.


Jeng Ani menjadi Primadona saat di bangku SMA tersebut.


Hingga suatu hari ada guru keseniannya yang diam-diam jatuh hati kepadanya.


Pagi itu suasana Desa Saren begitu cerah,pemandangan di pedesaan begitu indah dan sejuk.Keluarga kecil itu seperti biasa sibuk dengan urusannya masing-masing.


Sebelum berangkat ke kebun sayur miliknya,Pak Tejo tidak pernah absen dari kebiasaannya minum kopi hitam dan gula jawa di depan tungku tuanya tersebut.Ibu Parni menyiapkan sarapan pagi suami dan anaknya sebelum menjual dagangan tempenya keliling kampung,dan seperti biasanya Jeng Ani dengan rutinitasnya berangkat ke sekolah dengan menaiki angkot milik tetangganya.


"nak mari sarapan dulu ,ibu sudah bikinkan sarapan telur dadar buat kamu dan bapakmu"ajak Bu Parni.


"Ya bu tunggu Ani masih menyiapkan buku-buku yang akan di bawa nanti ini lho bu"ucap Jeng Ani .


"Bapak sarapan dulu sana Pak,Ani nanti sebentar nyusul"imbuh Jeng Ani.


"Bapak belum lapar,tapi Bapak sudah makan tempe goreng sisa tadi malam itu,uang jajan masih nak"?tanya Pak Tejo.


"Masih Pak kemarin kan Ibu kasih lebih"balas Jeng Ani.


"Oh ya Pak ada SPP yang belum di bayar lho pak ,kapan Bapak mau melunasi"tanya Jeng Ani.


Waduh nak kan sayurnya belum panen nak nanti Bapak pinjam dulu di Juragan Wiwik baru Bapak lunasi ya"imbuh Pak Tejo .


Pukul 06.30 Jeng Ani bergegas pergi ke sekolah dengan naik angkot bersama penumpang warga lain yang biasa berdagang dipasar.Di mobil itu ada-ada saja nyinyiran para Ibu-ibu rempong ,yang membuat Jeng Ani terpojokan.

__ADS_1


"Ibu....ibu hati-hati lo ya di desa kita ini yaaa begitu orangnya kan biasa-biasa saja gitu lho tapi ada sih bibit unggulnya ada satu ,jaga suaminya masing-masing lo ya jangan sampai tergoda sama primadona desa kita nanti"ejek salah satu penumpang angkot tersebut.


"Siapa to bu primadonanya "tanya teman sebelahnya.


Itu depan mu "lirihnya sambil mencibirkan bibir.


"Ya kan tidak beda jauh sama ibunya dulu to bu,pengoda suami orang"ejek mereka.


#Ha.....ha...haaaaaaa


Candaan itu seperti mengarah ke kehidupan Jeng Ani.Dengan santainya dia hanya tersenyum manis walaupun hatinya masih ada sisa perih yang dirasakan dulu. Dia mempunyai tekad yang kuat untuk terus mengejar cita-citanya sampai impiannya tercapai nanti tanpa harus mendengarkan hinaan mereka.


setibanya di sekolah Jeng Ani memasuki ruangan kelas.Kebetulan jam pelajaran kesenian akan dimulai.


#Tok..tok..tok


Selamat pagi anak-anak, sebelum memulai pelajaran pada pagi hari ini bapak akan memperkenalkan diri nama saya Airlangga sebut saja Pak Erlang saya guru baru di kelas ini kebetulan saya baru saja lulus dari Institut Kesenian Yogyakarta,saya belum menikah dan hobi saya bermain gamelan, demikian perkenalan dari Bapak ada yang mau di tanyakan?"tanya Pak Erlang kepada murid-murid dikelas tersebut .


"O iya pelajaran pada pagi hari ini bapak akan akan menugaskan kalian untuk untuk membuat kelompok menari ,silahkan memilih tarian tradisonal yang kalian sukai ,besok Bapak akan menilai hasil tarian kalian,faham "ucap Pak Erlang.


"Siap pak"ucap murid-murid serentak.


Beberapa jam kemudian jam pelajaran seni sudah usai.Jeng Ani duduk di teras kelas dengan membaca novel kesukaannya.Tiba-tiba Pak Erlang datang menghampiri Jeng Ani,hey boleh duduk??"tanya Pak Erlang.


"Eh Bapak silahkan Pak"balas Jeng Ani dengan malu-malu.


"Nama kamu siapa"tanya Pak Erlang penasaran.


Nama saya Andriani ,orang-orang biasa memanggilku Jeng Ani dari kecil Pak"ucap Jeng Ani tersenyum.

__ADS_1


"Oh kamu lagi baca apa itu,"?tanya Pak Erlang .


"Novel Pak"jawab Jeng Ani masih malu-malu.


"Emmmmm bapak boleh ngomong sesuatu tidak"?tanya Pak Erlang.


"Kamu cantik banget sih kayak orang arab lho"puji Pak Erlang.


"Ah bapak,terlalu berlebihan"balas Jeng Ani tersipu malu.


"Ia betul,bapak lihatin kamu dari jam kelas bapak tadi kok"ucap Pak Erlang meyakinkan.


Jeng Ani yang menjadi Gadis primadona desa maupun di sekolahnya banyak rayuan lelaki yang terus mengodanya.Tetapi dia tidak pernah merespon mereka ,Prinsip Jeng Ani tidak akam bepacaran dulu sebelum membahagiakan kedua orang tuanya.


Sementara itu SPP sekolahnya Jeng Ani belum di lunasi oleh orang tuanya.Kebun yang tanami sayuran Pak Tejo belum waktunya panen.Pak Tejo berusaha untuk meminjam uang kerumah Juragan Wiwik tetangganya.


"Tok..tok.tok... Permisi Juragan"ucap Pak Tejo mengetuk pintu Juragan Wiwik.


"Krekkk...Oh Pak Tejo, silahkan masuk pak"balas Juragan wiwik mempersilahkan masuk Pak Tejo.


"Oh ya Juragan terima kasih banyak"jawab Pak Tejo.


"Ada kepentingan apa Pak kok tumben Bapak kemari ,semenjak Bapak merantau saya tidak pernah ketemu Bapak kayaknya lho"ucap Juragan Wiwik.


Ah Juragan bisa saja saya sibuk berkebun Gan, yah biasa mulai dari nol lagi mengolah lahan yang kosong untuk saya tanami sayuran ,oh ya Gan kedatangan saya kemari mau merepotkan sedikit Juragan saya mau meminjam uang 500 ribu untuk membayar SPP anak saya soalnya hasil kebun belum waktunya panen"ucap Pak Tejo.


"Oh begitu tunggu sebentar ya Pak saya ambilkan"Ucap Juragan Wiwik.


"Ini Pak,saya kasih 500 ribu dalam satu bulan jika belum bisa melunasi ,bapak bulan depannya kembalikan ke saya 550 ribu faham ya"balas Juragan Wiwik.

__ADS_1


"Siap juragan pasti akan kembali tepat waktu"ucap Pak Tejo meyakinkan.


Untuk membiayai sekolah anaknya Pak Tejo harus bekerja keras banting tulang,terkadang Pak Tejo sering meminjam uang ke tetangganya demi melunasi biaya sekolah anaknya.Pak Tejo tidak memperdulikan hinaan tetangganya yang selalu buat hatinya sakit,dia terus berusaha kerja keras demi putri kesayangnnya itu menjadi orang yang berguna bagi desanya.Biarpun dari orang yang tidak berada namun cita-cita Bapak satu anak itu sungguh luar biasa.


__ADS_2