
Ruangan ballrom hotel Mandalika penuh sesak dengan lautan manusia. Diatas panggung sudah ada seorang lelaki mengenakan jas merah tua beserta seorang perempuan memakai blouse putih
"Selamat pagi semua"Teriak pria itu
"Selamat Pagiiii" teriak audiens.
"Kurang keras mana suaranya" kata pembawa acara sambil melemparkan microphone.
"Selamat pagiiii"
"Nah seperti itu baru semangat"
Pembawa acara perempuan mendekat dan berkata.
"Bang, emang hari ini ada acara apaan sih bang, kok kayaknya abang ni semangat banget"
"Ya jelaslah sayang, hari ini abang itu akan memberikan gaji tujuh puluh juta bagi seorang pria yang cuman lulusan sekolah dasar"
Mata wanita itu membulat.
"Tujuh puluh juta bagi pria yang cuman lulusan SD, kok bisa, kasih tahu dong bang rahasia pria itu "
"Mau tahu rahasianya,kita sambut inilah dia mang Pepeng"
seorang pria berkaos hitam maju ke atas panggung. Layar panggung menampilkan pria itu beserta penjelasan singkat.
Pria yang akrab dipanggil Pepeng ini kelahiran di Lahat Bukittinggi. Sehari hari ia bekerja sebagai buruh tani. Sejak bergabung dengan MLM XYZ ini beliau sudah mengantongi keuntungan tujuh puluh juta.
Layar video menampilkan seorang pria memakai capil dan kaos pendek berwarna putih,disampingnya ada sebuah rumah megah ala ala kastil raja raja Eropa lengkap dengan kolam renang dan mobil mewah berwarna orange.
"Perkenalkan nama saya Pepeng Masduki. Sehari hari saya berprofesi sebagai buruh tani. Alhamdulilah sejak bergabung dengan mlm XYZ saya memperoleh penghasilan hingga tujuh puluh juta dalam kurun waktu tiga bulan saja"
__ADS_1
Pria berkemeja merah itu berjalan ke arah Pepeng.
"Mas Pepeng kok bisa dapat tujuh puluh juta dalam waktu tiga bulan saja itu bagaimana ceritanya sih mas"
"Ini semua berkat business plann MLM XYZ yang luar biasa"
Presenter wanita mendekat dan berkata
"Luar biasanya itu dimana mas, ceritakan dong "
Layar di atas panggung menampilkan bagan dua orang laki laki perempuan, lalu dibawah terdapat dua buah garis lurus kebawah dengan bagan dua laki laki perempuan, lalu dari sana ada tiga bagan lagi yang terdiri dari pasangan laki laki perempuan.
" Jadi begini mas, persyaratan pertama untuk memiliki pendapatan tujuh puluh juta adalah, anda membeli produk seharga seratus lima puluh ribu, kemudian anda mencari dua orang yang bersedia menjual produk tersebut seharga satu juta rupiah. Setelah selang beberapa bulan kemudian ajaklah orang tadi untuk menjadi mitra kerja. Katakan kepada mereka, apabila bersedia menjadi mitra kerja dapat menjual dengan harga yang lebih murah dan mendapat komisi hingga delapan puluh persen. Apabila mereka tertarik, mereka dapat mengajak masing masing dua orang. Jadi dua orang tadi masing masing mengajak dua orang. Total yang diajak adalah empat orang. Kabar baiknya bagi anda sekalian. Setiap kali berhasil merekrut mitra kerja, anda berhak mendapatkan income sebesar lima juta rupiah belum dijumlahkan dengan penjualan. Anggap saja, laba bersih selama dua bulan sebesar satu juta. Maka sudah terbilang enam juta, belum lagi komisi sebesar satu juta rupiah untuk lima produk yang terjual. Jadi setiap lima produk yang terjual anda mendapat untung satu juta. Jadi dibisnis ini anda bebas memutuskan apa mau menjadi penjual atau menjadi business owner.
Tepuk tangan langsung bergemuruh, mengetahui hal itu pembawa acara wanita mendekati audiens laki laki.
"Tapi bang, produk yang ditawarkan perusahaan ini harganya masuk akal gak, jangan jangan kayak investasi bodong yang nawarin produk dengan harga yang gak masuk akal"
"Tentu dong sayang, kita ini kan perusahaan yang mendapat reputasi internasional. Jadi harga yang ditawarkan itu sangat masuk akal"
"Boleh tahu enggak bang, apa produknya, biar kita ini tahu qualified apa kagak"
"Mau tahu" kata lelaki itu sambil mencubit mesra hidung perempuan itu.
"Iya bang"
"Audiens juga mau tahu" kata pria itu sambil melempar microphone.
"Mauuuuu"
"Kalau begitu yuk kita simak materi berikut ini"
__ADS_1
Mereka berduapun undur diri. Layar proyektor kemudian menampilkan tasbih berwarna hitam lengkap dengan wadah penutupnya.
"Perusahaan Networking XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan batu giok Gi Sam Seng. Batu giok ini memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit berat seperti cancer, katarak, tumor, dan masih banyak lagi. Caranya mudah, cukup celupkan batu giok tersebut kedalam air minum, tunggu lima belas menit, lalu rasakan khasiatnya"
Tak lama kemudian layar proyektor menampilkan sosok seorang muslimah berjilbab merah muda. Ia tersenyum.
"Perkenalkan nama saya Ibu Ina, sehari hari saya bekerja sebagai pedagang sayur di pasar tradisional sedangkan suami saya bekerja sebagai seorang kondektur, kehidupan berjalan semestinya hingga suatu hari suami saya menderita batuk. Sudah diobati dengan obh combi batuk berdahak tapi tak ada kemajuan. Puncaknya, saat beliau batuk disertai muntah darah, saya langsung membawanya ke rumah sakit kasih bunda untuk dirontgent, dari sana diketahui bapak menderita cancer tenggorokan. Semua harta benda saya sudah saya jual untuk pengobatan bapak, sampai sampai yang tersisa hanyalah baju yang melekat dibadan. Puji tuhan, disaat itu muncul kakak ipar saya yang memberikan batu giok Gi Sam Seng, lima kali minum batu giok Gi Sam Seng kesehatan suami saya berangsur angsur membaik. Saat dirontgent kembali cancer tersebut telah hilang, kejadian itu membuat dokter heran dan membeli batu tersebut"
Layar kemudian menampilkan sosok wanita berusia empat puluh tahunan berjilbab putih.
"Perkenalkan nama saya Indri, saya seorang mahasiswi, batu giok Gi Sam Seng tidak hanya menyembuhkan ibu saya dari stroke, lebih dari itu dengan menjual produk tersebut, saya bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat magister"
Layar proyektor menampillkan batu giok Gi Sam Seng dalam bentuk tasbih hitam.
"Batu giok Gi Sam Seng, telah teruji klinis di BPOM, selain itu radiasi batu giok tersebut telah mendapat penghargaan excelent brand award sebagai produk inovatif dibidang kesehatan, the most trusted brand oleh Asian Globe. Aneka penghargaan itu membuktikan batu giok Gi Sam Seng sebagai produk yang dapat diterima masyarakat"
Tak perlu kau pertanyakan bagaimana rasanya menjadi distributor MLM seperti itu, dilecehkan, dihina,tak dianggap seakan menjadi santapan setiap hari. Sementara saat kelopak mata perempuan itu terbuka yang ia saksikan hanyalah senyum ceria pak Sunandar dengan mahasiswi itu. Semakin lama restaurant yang mereka dirikan semakin besar,sementara ia sendiri terperangkap disini, memilin milin penolakan yang tak tahu ujung pangkal kesalahannya.
Tuhan kenapa kau tidak adil begini"
"Nduk bagaimana kalau kamu ikut seminar lagi" ujar ibu Astuti.
Wanita berusia empat puluh tahun itu menatap tajam perempuan berambut pirang yang tengah menyesap teh hangat.
"Ini seminar yang istimewa nak, kau akan berubah menjadi wanita muslimah yang sholihah dan profesional setelah mengikuti seminar ini"
Perempuan itu mendesah, jikalau mau jujur, sebetulnya ia sudah lelah. Lelah dengan semua hal yang terjadi. Hidup seakan bersikap tak adil padanya. Tetapi apakah ia akan diam saja melihat biduk rumah tangganya yang hampir karam.
Tidak....tidak.... Demi Allah... meskipun ia seorang istri yang didik di barat, tetapi ia tak melupakan adat istiadat ketimuran.
Dengan menutup mata sambil menikmati pahitnya kopi hitam yang tersesap di bibir ia menjawab.
__ADS_1
"Baik ma, kapan"