
tanpa rasa ragu dan tidak ingin memberi harapan palsu vivi menolak dengan halus cinta Brian
"kak Brian makasi karna selama ini kak Brian udah baik banget sama vivi dan vivi juga nyaman menjadi teman nya kak Brian...maaf kak vivi belum bisa membuka hati untuk siapapun dan vivi hanya berharap pertemanan kita tidak akan rusak karena cinta"
hanya alasan itu yang dimiliki vivi saat ini karna sebelum nya vivi sudah berjanji pada nisa agar tidak mengatakan tentang perasaan nisa pada Brian
Brian terlihat sedikit kecewa dengan jawaban vivi namun dia masih bisa tersenyum karna vivi tak akan mungkin membuka hati nya untuk orang lain
Setelah mengantar vivi Brian pun kembali kerumah tempat vivi akan bekerja nanti karna sekarang dia akan sangat sering berkunjung kesana hanya untuk melihat vivi
__ADS_1
setelah menaiki tangga pertama tiba tiba suara berat revan mengagetkan nya
"yan siapa cewek tadi kayak nya lu dekat banget sama dia karna setau gue lu nggak pernah bawa cewek ke rumah dengan alasan apapun apalagi cuma alasan kerja tambahan"
revan yang sedikit kepo tentang Brian karna selama yang dia tau Brian tidak pernah dekat dengan perempuan manapun tapi untuk kali ini bahkan Brian membantu mencarikan perempuan itu kerja tambahan dan yang lebih jelas kenapa dia harus membawa ke rumah utama bukan kerestoran atau ke tempat lain yang masih miliknya
"itu teman gue tadikan gue udah kenalin sama lu gue kasihan aja ngeliat dia yang lagi butuh uang makanya gua bantuin"
"gue cuma nanya nggak usah sewot gitu kali...hmm cantik juga gimana kalau entar gua naksir sama dia apa lu nggak khawatir gitu"
__ADS_1
Revan sengaja menguji Brian karna dia masih merasa aneh dengan gadis itu
"hahaha gue tau lu bang itu bukan tipe lu secara kan lu suka nya sama yang selevel sama lu kan nggak lucu kalau sekarang judulnya jadi Revan jatuh cinta sama pembantu nya sendiri"
Brian masih menertawakan revan karna dia tau revan hanya sedang menguji nya
Revan sedikit kesal mendengar jawaban Brian karna dia tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan atas rasa penasaran nya kemudian dia berlalu meninggalkan Brian
dan seperti biasa Revan akan berkumpul dengan teman teman nya yang selalu ditemani seorang perempuan cantik yang sejak setahun ini dekat nya perempuan itu bernama sherly yang merasa bangga karna yg paling lama memiliki revan dia merasa bahwa revan benar benar jatuh cinta karna kecantikan nya padahal revan hanya menjadikan nya alat supaya dia tidak di kejar kejar lagi oleh perempuan perempuan liar di luar sana yang tegila gila dengan ketampanan dan kekayaannya karna menurutnya sherly sepadan dengan nya
__ADS_1
lain halnya dengan Brian setelah sampai di kamar yang sudah lama ia tinggalkan karna memilih hidup menyendiri di apartemen itu lebih membuatnya nyaman karna di rumah yang super mewah dan besar itu terlau sepi untuk ia tinggali
Brian melangkah masuk kedalam dan menjatuhkan diri di kasur empuk yang masih terjaga dengan baik karna meski sudah lama di tinggal akan ada orang setiap hari datang untuk membersihkannya walau pun tidak ada kotor sedikitpun