Cuek Tapi Sayang

Cuek Tapi Sayang
Brian memaksa


__ADS_3

"ya udah tidur sana" vivi berjalan dan hendak membuka pintu namun suara revan menghentikan langkah nya


"mau kemana lho ini udah malam waktunya tidur bukan keluyuran"


"tidur itu buat yang udah ngantuk dan sayangnya aku belum ngantuk jadi mau...belum sempat vivi melanjutkan kata katanya keburu di potong oleh revan


"mau apa..bilang aja lho mau ketemu Brian kan"


"cemburu bilang aja pakai sewot segala"


vivi tak lagi menghirau kan celotehan revan meskipun hari sudah menunjukan pukul sepuluh namun dirinya belum mengantuk sama sekali dia berniat turun untuk mengambil minum di dapur


dan disaat yang sama Brian pun berniat mengambil air dingin di dapur karna dia sama sekali tidak bisa tidur memikirkan vivi meskipun badan nya sangat lelah dan butuh istirahat namun hati nya lebih resah karna ingin mendapatkan jawaban dari vivi


di saat vivi hendak kembali dia berpas pasan dengan Brian yang memang sedari tadi memperhatikan nya namun tidak bersuara sama sekali


vivi begitu terperanjat karna Brian tiba tiba ada di hadapan nya saat ini namun dia tidak ingin semua ini terlihat seperti drama dan dia akan mencoba bersikap sebiasa mungkin dengan Brian

__ADS_1


namun tidak dengan Brian dia menarik kasar tangan vivi dan membawanya ketaman vivi tidak memaksa untuk Brian melepaskan tangan nya dia hanya mengikuti arah Brian karna semakin dia memaksa pasti akan menimbukan kebisingan yang akan membangun semua orang yang ada di rumah itu


revan terlihat gelisah karna vivi yang tidak kunjung kembali kekamar sejak kepulangan Brian tadi membuat revan semakin tak tenang tapi entah kenapa dia sendiri pun tidak tau alasan dari kegundahan nya


"kok nggak balik balik ya nyusahin aja sih ni anak"


revan bangun dan berniat mencari vivi padahal bukan vivi yang menyusahkan nya namun dirinya lah yang ingin susah sendiri


sementara brian masih setia menunggu jawaban vivi yang saat ini sudah berada di taman dan sedikit jauh dari rumah dan tidak akan mungkin membangunkan orang orang jika dia berbicara sedikit kuat nantinya


"vi apa yang sebenarnya terjadi selama aku pergi dan apa maksudnya kamu udah nikah aja sama revan jelasin sama aku vi ini semua nggak benar kan aku tau kamu pasti di paksa kan sama revan atau nggak sama mama"


"nggak ada yang maksa kak ini memang kemauan aku kok jadi aku harap kak brian bisa ngerti dan jangan berharap apapun lagi dari aku karna sekarang aku sudah jadi istrinya kak revan yang artinya sekarang kamu adalah adik ipar aku"


vivi menekankan kata adik ipar karna selama ini brian telah berbohong tentang status nya sebagai adik revan


"ini nggak mungkin kamu pasti bohong vi kamu udah janji sama aku nggak bakalan buka hati kamu buat siapapun tapi apa sekarang kamu malah nikah sama revan kakak aku sendiri apa seperti ini cara kamu nolak aku...apa nggak pernah sedikitpun kamu mikirin perasaan aku apa kamu nggak pernah ngerasain tulusnya aku sama kamu"

__ADS_1


secara tidak langsung brian mengakui bahwa revan adalah kakaknya bukan temannya seperti yang pernah dia katakan pada vivi dulu


vivi masih saja diam Brian yang tidak mendapatkan jawaban pun mengguncang kuat bahu vivi yang membuat vivi terpaksa menatapnya


menatap mata yang sekarang penuh dengan amarah yang terus menerus menuntut penjelasan darinya


" jelasin sama aku vi apa kurang nya aku buat kamu bahkan aku juga punya apa yang revan punya aku juga bisa kasih apapun yang kamu mau tapi kenapa kamu malah nikah sama revan bukan sama aku apa kamu nggak bisa ngehargain perasaan aku sama kamu selama ini aku benar banar cinta sama kamu vi dan aku pasti akan membuat kamu segera bercerai dari revan setelah itu kita akan menikah dan aku akan membawa kamu jauh dari sini"


vivi pun terpaku mendengar perkataan brian dia tidak menyangka cinta telah membutakan hati seorang brian lelaki yang selama ini dikenalnya begitu lembut namun berubah ganas hanya karna cinta


tidak jauh dari sana ternyata revan mendengarkan semua pernyataan brian untuk vivi dan itu benar benar membuat revan ingin meledak dia begitu panas mendengar revan yang ingin membawa vivi dan akan menikahinya


awalnya dia tidak pernah berfikir bahwa brian mencintai vivi sedalam itu


di saat vivi ingin membalas perkataan Brian ada tangan kekar yang menarik tangan nya dan itu adalah revan


revan menarik vivi dan membawa nya pergi meninggalkan brian yang masih diliputi amarah apalagi di saat ia melihat revan menggenggam tangan vivi ingin rasanya dia menghajar revan karna telah merebuat vivi darinya

__ADS_1


__ADS_2