
hari ini vivi telah resmi menyandang gelar sebagai istri sahnya revan meskipun hanya mereka dan keluarga yang tau tapi tetap sah dimata hukum dan agama
tidak seperti pasangan lain nya yang menantikan malam pertama..vivi dan revan nampak sedikit canggung karna mereka memang menikah bukan karna dasar cinta melainkan karna ancaman
"lho pasti nggak mau kan tidur sama gue so lu tidur di bawah aja karna nggak mungkin banget kalau gue yang harus tidur di bawah"
"bilang aja kamu tu yang nggak bisa tidur sama aku takut tergoda iya kan pake alasan segala...kita kan udah nikah ya tidur nya di tempat yang sama dong"
"emang kalau iya gimana..gue laki laki normal wajar dong kalau gue tergoda lagian itu kan memang udah jadi tanggung jawab lho"
revan pun mendekatkan bibir nya ketelinga vivi seakan sedang menggoda vivi namun yang di goda terlihat santai dan tidak menghiraukan godaan suaminya
dia memutuskan untuk memjamkan matanya karna memang merasa sangat lelah dengan acara hari ini
sementara revan terlihat kesal dengan vivi yang tidak menghiraukan nya sedikitpun
__ADS_1
"kok malah tidur sih lho trus gue ngapain coba ini kan baru jam sepuluh kan nggak lucu malam pertama malah di tinggal tidur sama istri"
vivi pun membuka mata karena merasa berisik dengan ocehan revan
"katanya nggak cinta katanya nggak tertarik sama cewek kampung kayak aku kok sekarang bicara soal malam pertama segala atau mungkin sebenarnya"...
belum sempat vivi melanjutkan kata katanya terlebih dahulu di potong oleh revan
"lho nggak usah GR siapa juga yang nafsu sama lho sekalian lho nggak pakai baju depan gue nggak bakalan gue tergoda"
rasa kantuk vivi pun hilang seketika karna niatnya untuk menggoda revan
vivi semakin mendekatkan dirinya pada revan dengan gaya seseksi mungkin karna dia ingin tau gimana reaksi revan namun tanpa dia pikir caranya bisa saja benar benar membuat revan terpancing
"ehem bener nih nggak kegoda kalau aku buka baju kalau benar jadi kak revan nggak normal dong ihh masa aku nikahnya sama cowok tampan tapi nggak jantan"
__ADS_1
vivi semakin menjadi membuat revan benar benar merasa terpancing tanpa di duga revan malah melayani setiap perkataan vivi dari awal nya mereka main api dan hampir saja mereka terbakar
"hmm kayak nya lho benar deh kalau gue nggak tunjukin kejantanan gue ke lho pasti lho nggak bakalan percaya kalau gitu ya udah kita mulai"
dengan cepat revan mulai menindih badan vivi namun vivi masih terlihat tenang karna dia yakin revan hanya sedang menggodanya namun semakin lama tatapan mereka semakin dalam hingga revan mendaratkan ciuman di bibir mungil vivi
tak ada penolakan vivi revan mengecup lembut bibir manis itu semakin lama dia semakin terbuai hingga vivi juga membalas ciuman nya
membuat revan semakin lupa diri ketika tangan revan mulai merayap kemana mana vivi kemudian teflek mendorong revan dan membuat revan menyudahi ciuman nya
keningnya sedikit berkerut karna merasa seperti vivi sedang menolak dan menghentikan permainannya sebelah pihak
entah apa yang ada dipikiran revan saat ini...dia memang belum mengakui tentang perasaan nya pada vivi namun dia begitu ingin untuk menyentuh wanita yang sudah sah menjadi istrinya itu bahkan sedari tadi vivi terus menggoda nya dia mencoba sebisa mungkin untuk menahan diri.. namun karna vivi terus menggoda nya dia memanfaatkan keadaan karna yakin jika vivi pasti akan terbawa suasana dan mengikuti permainannya
selama ini revan memang banyak dekat dengan wanita namun tak seorang pun yang mampu membuat revan tertarik meskipun mereka memakai pakaian yang mengundang nafsu para lelaki tapi sejak ciuman nya bersama vivi waktu itu membuat vivi terus bermain di pikiran nya dan membuat revan terus berkhayal tentang dirinya dan vivi
__ADS_1