
tanpa sepengetahun vivi aldi sengaja duduk di warung sebelah rumah vivi yang kebetulan ada temannya disana
"darimana aja vi ayah udah perhatiin kamu dari beberapa hari ini jangan kamu fikir ayah tidak mengetahui apa yg kamu lalukan selama ini kalau memang laki laki iti serius sama kamu kenapa dia selalu ambil dan nurunin kamu di jalan kalau terjadi sesuatu sama kamu siapa yg akan tanggung jawab "
vivi hanya menangis karna selama ini ayah nya tak pernah memarahi nya tapi dia juga sadar apa yg dikatakan ayah nya memang benar ayah vivi tidak henti henti nya memarahi vivi meskipun sebenarnya ia tak tega melihat anaknya menangis tapi sebagai orang tua dia harus tegas dengan anak nya apalagi dengan anak gadis
aldy yg sedari tadi duduk di warung itu pun terus memainkan telepon genggam nya dan di temani segelas kopi seolah jika orang lain melihat nya hanya akan mengira dia sibuk dengan ponselnya padahal jauh dilubuk hatinya begitu sakit mendengar wanita yg dicintainya dimarahi oleh ayahnya hanya karna ingin mempertahan kan hubungan mereka
aldy mendengar jelas semua yg dikatakan ayah vivi bahwa selama ini vivi sudah sering kena marah karena dirinya dan dia begitu merasa bersalah karna itu
__ADS_1
aldy pun memutuskan untuk pulang dan sesampainya dikamar dia terus terngiang dengan ucapan ayah nya vivi yg mengatakan bahwa vivi tidak boleh lagi menjalin hubungan dengan nya
dan ke esok kan harinya biasanya aldy akan mengirimnya pesan romantis yg akan membuat nya tersenyum di pagi hari tapi tidak dengan hari bahkan setelah kemaren dia menghantar vivi balik sama sekali tidak ada pesan masuk dari aldy vivi pun bertannya tanya karna tak biasanya adly seperti itu
vivi pun mengirim pesan ke aldy mungkin aja aldy nya ketiduran pikir vivi tapi vivi tak kunjung juga mendapat jawaban di telvon juga nggak diangkat dia menjadi khawatir dan memutuskan ke rumah aldy
aldy yg mengetahui vivi datang dia terus keluar dari jendela sengaja ingin menghindar dari vivi dan mama aldy pun kekamar aldy berniat memanggil aldy tapi aldy tidak berada dikamarnya
"hmm vi sepertinya aldy lagi keluar nanti kalau dia udah balik mama bilangin kalau tadi kamu nyari" ucap mama aldy sambil tersenyum
__ADS_1
vivi yang merasa aneh dengan sikap aldy pun masih mencoba mencari aldy karna rasa penasaran yg menyelimuti hatinya tapi di perjalanan ponsel milik nya bergetar petanda ada pesan masuk vivi menepikan motornya dan membaca pesan yg dikirimkan aldy kepadanya dan alangkah terkejut nya saat dia membaca pesan dari aldy
"'vi aku harap kamu menghargai keputusan ku aku hanya ingin mengakhiri hubungan kita sampai disini dan tolong jangan cari aku lagi karna aku lagi butuh sendiri""
vivi masih tak percaya dengan apa yg baru di bacanya bagai di sambar petir tiada angin tiada hujan tiba tiba aldy memutuskan nya tanpa alasan vivi masih tak percaya dia pun terus menelvon aldy tapi tak ada jawaban dan sejak hari itu dia tak pernah lagi bertemu adly karna memang aldy menyembunyikan dirinya dari vivi alasan nya hanya dialah yg tau walau vivi terus mencoba menghubungi nya tapi tetap tak ada jawaban
dua bulan berlalu pun vivi semakin kurus rasa sakit di hati nya membuat nya begitu tidak bersemangat ayah nya bukan tidak mengetahui bahkan membuat ayah nya terus berfikir bawha aldy memang bukan leleki yg serius terhadap putri nya
walau merasa kasihan tapi tapi dia yakin bahwa vivi akan segera melupan aldy dan dari situ lah vivi memutuskan untuk pergi kekota ditambah dengan hinaan tantenya kepada ibunya yg menambah tekat nya untuk kekota
__ADS_1