Cuek Tapi Sayang

Cuek Tapi Sayang
#Diam dan nikmati


__ADS_3

Revan semakin menghimpit tubuh Vivi karna penolakan yang Vivi berikan


"gue tau pasti lho udah biasa kan disentuh seperti ini makanya lho selalu nolak gue karna takut ketahuan lho itu udah nggak per*wan,,"


Vivi pun tersulut emosi karna Revan yang belum berhenti menghinanya,,dia selalu menolak karna Revan yang tidak pernah meminta nya secara baik baik dan sebagai seorang istri dia begitu paham dengan kewajibannya namun Revan yang gensi nya begitu tinggi hanya selalu menyalah kan Vivi karna terkesan selalu menolak padahal dialah yang selalu berbuat kasar dan akhirnya terbawa suasana


"ya kamu benar aku memang udah nggak pera*wan lagi dan untuk kamu tidak perlu membuktikan nya karna itu hanya membuat mu rugi karna mendapat kan bekas orang lain"


Vivi lebih memilih mengiyakan tuduhan Revan karna dia rasa berdepat dengan Revan hanya akan membuang tenaganya,,namun tanpa dia duga ternyata Revan terlihat begitu tidak terima karna Vivi yang mengaku sudah pernah di sentuh pria lain,,rasanya kali ini dia begitu tidak rela dan itu membuat nya benar benar hilang kendali

__ADS_1


Revan kembali menyerang bibir Vivi dengan rakus dan memaksa,,,persetan dia benar benar sudah tidak peduli lagi apa yang kan terjadi esok hari yang jelas hari ini dia harus bisa melepaskan emosi yang sudah membuatnya begitu Terbakar emosi tentang Vivi yang meminta untuk berpisah dan ditambah lagi dengan Vivi yang mengakui jika dia sudah pernah di sentuh pria lain


Rasanya Revan benar benar ingin menghilang kan jejak pada tubuh Vivi yang pernah disentuh itu dia benar benar menggila membayangkan Vivi di cumbu pria lain


Rasa yang baru pertama kali dia rasakan dan dia tidak pernah semarah ini sebelumnya,,,Cinta!? apa Revan sudah mulai mencintai Vivi atau bahkan cinta itu sudah ada sejak saat pertama kali mereka bertemu tapi Revan tetap lah dengan egonya dia menolak ketika hatinya mengatakn jika dia sudah terlanjur mencintai Vivi


tanpa melepaskan ci um mannya Revan menarik paksa baju Vivi hingga kancing piyama itu berserakan di lantai,,adegan itu persis seperti seseorang yang hendak di perkosa namun ini dilakukan oleh pasangan yang sudah halal


Dia menggiring Vivi dan menghempaskan tubuh sang istri keatas ranjang yang akan menjadi saksi untuk aksinya nanti

__ADS_1


Vivi masih meronta berharap Revan melepaskan nya dan ketika Revan menindih tubuh nya tatapan mereka bertemu,,Revan merasa hati nya berdesir melihat keadaan Vivi yang begitu berantakan dengan mata yang sudah basah dan bibirnya yang bengkak karna perlakuan nya


Namun ketika mengingat apa yang Vivi katakan sebelum nya dia kembali panas dan tetap akan melanjutkan aksinya,,malam ini dia sungguh tidak berniat untuk menghentikannya Karna sebenarnya dia juga sudah bisa menahan diri lebih lama lagi ditambah dengan keadaan Vivi yang sekarang setengah telan*jang


dengan suara bergetar dan terlihat pasrah Vivi kembali menahan Revan yang kembali akan mencumbu nya namun juga tidak berniat menghentikan apa yang akan terjadi berikutnya


"tolong perlakukan aku layaknya seorang perempuan setidaknya jangan kasar dan,,"


Vivi belum sempat melanjutkan kata-kata nya karna Revan lah yang melanjutkan perkataan Vivi dan kali ini tatapan nya sudah disertai kabur gairah

__ADS_1


"untuk itu diam dan nikmatilah karna gue akan segera menghapus bagian diri lho yang udah pernah di sentuh pria lain" Revan memulai kembali aksinya dan untuk kali ini dia kembali mencium bibir Vivi dengan lembut tanpa ada lagi paksaan seperti sebelumnya


__ADS_2