Cuek Tapi Sayang

Cuek Tapi Sayang
keinginan mama


__ADS_3

vivi pun mengiyakan perkataan Brian


setelah pembagian oleh oleh selesai mereka semua kembali ke pekerjaab masing masing begitupun dengan vivi


mama dan papa pun segera pergi untuk beristirahat begitu pun revan dan Brian Brian yang masuk ke kamarnya kembali memperhatikan vivi melalui kamera Cctvnya tapi untuk kejadian tadi sore Brian tidak sempat melihatnya karna mendapat telvon dari sang mama untuk segera di jemput


setelah jam kerja vivi seselai dia pun bersiap pulang dan seperti biasa Brian yang akan mengantarnya pulang


di perjalanan vivi memulai pembicaraan terlebih dahulu


"Hm kak Brian segitu dekatnya sama kak revan sampai manggil mamanya kak revan dengan sebutan mama dan aku liat tiap hari kak Brian juga ada di rumah itu"


sebenarnya kesalahan Brian mengenalkan revan sebagai temannya bukan sebagai sepupunya karna itulah dia sedikit kerepotan kalau vivi bertanya tentang statusnya


"hmm aku temanan sama revan udah dari kecil makanya rapat gitu sama keluarganya"

__ADS_1


vivi hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti dengan penjelasan Brian yang memang masuk akal


Ke esok kan harinya mama memanggil kedua putranya karna ada hal penting yang harus mereka bicarakan


"Revan..Brian ada hal penting yang harus mama bicarakan"


sang mama yang tidak sabar mengutarakan keinginannya


"ada apa sih mah kayaknya serius amat"


"dengarkan mama revan umur kamu itu udah masuk kepala tiga dan mama nggak mau tau pokoknya kamu harus segera menikah atau mama akan cabut semua fasilitas yg selama ini mama berikan sama kamu"


revan begitu terkejut dengan permintaan mamanya yang terkersan mendadak padahal dia sendiri juga belum berfikir untuk menikah karna merasa jika menikah akan membuat langkahnya menjadi sempit di tambah lagi dia yang tidak tau harus menikah dengan siapa meski memiliki kekasih tapi baginya itu hanya untuk kesenangan nya saja tanpa ada niat untuk menikahinya


"mama tu kenapa sih ma kok tiba tiba nyuruh revan nikah pakai di ancam segala lagi kasih waktu kali ma buat nyari jodoh nggak mungkin juga kan revan nikah nya sama boneka yang bisa di beli langsung di toko"

__ADS_1


"ya sudah mama akan kasih kamu waktu 2 bulan untuk mencari wanita yang akan kamu nikahi dan hanya ingin kamu mencari wanita baik baik tidak peduli dengan latar belakang keluarganya yang penting dia gadis yang baik"


dengan berat hati revan pun menyetujui persyaratan mamanya karna tidak akan mungkin baginya untuk menolak


dan sekarang giliran keinginan mamanya pada Brian


"dan kamu Brian sudah cukup menjadi karyawan biasa selama ini sekarang mama mau kamu yang mengurus bisnis papa yang ada di sini dan mama akan segera mengirim kamu ke luar negeri selama dua bulan untuk mempelajari semuanya setelah itu kamu bisa kembali kesini untuk menjalankan perusahaan papa disini kalau kamu menolak maka mama akan menyuruh kamu untuk mengurus bisnis papa yang ada di luar negeri"


titah sang mama yang seperti tidak memberi pilihan pada Brian dan mengingat vivi tidak akan mungkin Brian meninggalkan nya dan menetap di luar negeri karna tidak akan mungkin brian membiarkan orang lain mengambil vivi darinya meski vivi sekarang pun belum jadi hak miliknya


baginya tidak ada hal yang lebih penting selain mendapat kan hati vivi dan akan segera melamarnya meski ragu Brian pun mengambil pilihan pertama yang di berikan mamanya yaitu belajar bisnis selama dua bulan di luar negeri dan kembali lagi ke indonesia dengan gelar direktur utama Wijaya grup atau yang biasa di panggil CEO


dengan niat begitu kembali dia akan segera melamar vivi dan yakin vivi tidak akan lagi menolaknya


sang mama pun merasa lega karna keinginannya akan segera terpenuhi meskipun dengan sedikit ancaman yang sudah lama dia pikirkan untuk mewujudkan keinginannya karna selama ini ke dua purtra nya selalu menolak dengan seribu alasan

__ADS_1


__ADS_2