
Perjalanan hanya memakan waktu 7 hari menuju ke arah Timur, selama 7 Hari itu Yu Zen akhirnya menemukan desa pertamanya setelah sekian lama beranda di dalam hutan.
Bulan purnama mulai menyinari atap-atap bangunan penduduk desa, suasana desa terlihat sangat sepi mengingat desa itu termasuk desa terpencil.
Seperti kebiasaanya dulu, Yu Zen selalu berpatroli di sudut-sudut bangunan penduduk desa namun hanya menemukan beberapa penduduk yang masih beraktivitas walaupun sekedar makan malam dan menutup jendela rumah.
Ia mencari tempat yang nyaman untuk sekadar beristirahat mengingat perjalanannya ke Kekaisaran Xu sangatlah jauh.
Perlahan ia mulai menutup matanya karena rasa kantuknya sudah mulai terasa, tangannya ia gunakan sebagai penopang kepalanya, ia terbaring di atas atap bangunan yang paling tinggi sambil memandangi bulan purnama, hembusan angin begitu dingin, Yu Zen hanya menikmatinya hembusan angin dingin itu sebagai porsi latihan tambahan menuju Jurus Ketahanan Dewa.
Sesaat setelah Yu Zen berada di posisi yang sangat nyaman saat itulah terdengar suara teriakan gadiskecil dan seorang Wanita dewasa meminta tolong.
Kiyaaaaaaaa Tolong!
__ADS_1
Yu Zen yang saat itu mendengar teriakan yang spontan, dengan cepat ia menuju ke arah sumber suara, hanya selang beberapa detik saja ia sudah berada ditempat Wanita dewasa dan gadis kecil yang berteriak meminta tolong tersebut, alangkah terkejutnya Yu Zen dengan penuh kebingungan.
Yu Zen mendapati seorang manusia yang sudah terkena racun Iblis hingga menjadi Iblis sepenuhnya.
Tanpa basa-basi Yu Zen menyerang Iblis tersebut dengan kekuatan penuhnya hingga akhirnya Iblis itu terkapar tak berdaya karena kekuatan Iblis itu masih berada di Tingkat Neraka 1.
Kedua orang Wanita dewasa dan gadis kecil itu terkejut setelah seorang anak laki-laki berusia sekitar 9 tahun muncul dari atas bangunan kemudian mengalahkan Iblis itu dengan begitu mudahnya.
Sesaat kemudian kedua orang itu berterimakasih kepada Yu Zen, namun saat itu juga Penduduk desa mulai berdatangan secara bergerombol dengan membawa senjata perabotan dan obor.
"Siapa Anak ini?" Tanya penduduk lainnya
"Mungkin dia datang dari wilayah lain karena kekuatannya tidak masuk akal" kata penduduk lainnya.
__ADS_1
"Apakah dia dari luar Desa?" Sahut penduduk lainnya.
"Ermmmm... setidaknya aku sangat berterimakasih kepada anak ini, karena berkat dia istriku dan Putri kecilku dapat terselamatkan" kata Kepala Desa.
"Sekali lagi Terimakasih" Kepala Desa mulai menunduk hormat kepada Yu Zen, diikuti dengan istri dan Putri kecilnya itu.
"Tidak apa-apa, kumohon jangan menunduk kepada anak kecil seperti saya ini" Yu Zen mulai menahan tubuh kepala desa itu dengan memegang pundaknya agar tidak menunduk kepada Yu Zen.
Kepala desa itu terkejut, ia bahkan mengeluarkan seluruh tetangganya memaksa tubuhnya untuk terus menunduk namun semua itu percuma hingga akhirnya kepala desa itu mulai menegakkan tubuhnya kembali.
"Sungguh anak yang rendah hati" Kepala Desa itu mulai mengamati tubuh Yu Zen lebih detail mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki, ia hanya melihat seperti anak yang telah lama tinggal di dalam hutan mengingat perlengkapan yang ia kenakan semuanya terbuat dari kulit yang ia jahit dengan senar laba-laba hingga menyerupai pakaian biasa.
Beberapa penduduk desa mulai mengikat manusia yang sudah terkena racun Iblis itu kemudian dibawa menuju tempat penguburan, mata Yu Zen mulai tertuju kearah Penduduk desa yang mulai mengikat Iblis tersebut seolah-olah mereka sudah terbiasa dengan hal seperti itu.
__ADS_1
"Kemana Iblis itu akan dibawa?" Kata Yu Zen.
"Kau dapat melihatnya saat matahari pagi menunjukkan sinarnya" kata Kepala Desa tersebut.