Dark Hero : God Of Martial Arts

Dark Hero : God Of Martial Arts
Ch.17-Battle Royale


__ADS_3

"Yu Zen, sebenarnya aku ingin berbicara sesuatu kepada mu"


Saat itu juga Yu Zen mulai memotong perkataan Lin Lin.


"Tenang saja aku akan memenangkan turnamen itu" kata Yu Zen hingga membuat Lin Lin kebingungan.


"Apakah kau mendengar bisikan Putra Mahkota Lin Tian saat itu?" Tanya Lin Lin dengan penuh kekhawatiran.


"Fufufufu...maafkan aku, Putri Lin Lin karena saat itu aku tidak sengaja mendengarnya" kaya Yu Zen sambil memegang paha ayam dengan tangan mungilnya.


Putri Lin Lin menghela nafas panjang hingga akhirnya makan malam itu telah usai, para dayang mulai mengantarkan Putri Lin Lin menuju kamarnya, disisi lain Yu Zen juga menuju kamar yang sudah disediakan khusus untuknya.


Ia berjalan seperti anak kecil pada umumnya, disamping itu Dong Deng terus ngikuti Yu Zen dari belakang.


"Anak itu membuatku muak" kata Roh Xi Fang Zhe melalui telepati Yu Zen.


Roh Xi Fang Zhe dapat menyembunyikan kekuatan Spiritual miliknya dengan sangat sempurna mengingat Roh Xi Fang Zhe adalah roh tingkat tinggi.

__ADS_1


"Bukankah kau sedang sibuk bermeditasi?" Tanya Yu Zen kepada Roh Xi Fang Zhe melalui pikirannya.


"Ya, terkadang aku sibuk dan terkadang tidak" kata Roh Xi Fang Zhe melalui telepati Yu Zen.


Saat itu juga Dong Deng mulai berbicara dengan Yu Zen.


"Nak, kenapa jalur Kultivasimu dihancurkan?" Tanya Dong Deng.


Yu Zen tidak memilih menjawab pertanyaan Dong Deng, walaupun tidak sopan, tetap saja ia tidak ingin melibatkan masalah pribadinya kepada orang lain.


"Maaf tuan Dong Deng, hal itu adalah rahasia saya, saat ini saya hanya ingin beristirahat sejenak" Kata Yu Zen sambil menutup pintu Paviliun.


Sebenarnya Yu Zen ingin melakukan patroli di ibu kota kerajaan Lin, namun saat ini ia hanya ingin fokus pada turnamen pemula yang sebentar lagi akan diadakan di Kerajaan Lin.


7 hari telah berlalu hari ini adalah hari dimana dia akan berpartisipasi dalam turnamen itu, sebanyak 400 peserta mulai mengikuti babak kualifikasi.


Yu Zen hanya terdiam di salah satu ruangann tunggu Grup D, yang berisi 100 orang peserta dengan batas usia 15 tahun dari perguruan yang berbeda-beda.

__ADS_1


Yu Zen tidak menyangka babak kualifikasi ini melibatkan 100 Pendekar muda dengan menggunakan metode Battle Royale.


Sebanyak 100 Peserta akan di tempatkan di arena yang sama, mereka akan beradu satu sama lain hingga menyisakan satu orang, yang nantinya akan dapat melanjutkan ke babak berikutnya.


Disebuah ruang tunggu Grup D, seorang Putri Kaisar Lin Lin berjalan dengan diikuti para dayang  mendekati seorang anak berusia 9 tahun, yang tidak lain adalah Yu Zen dengan mengenakan sebuah Topeng.


Beberapa peserta mulai memandangi Putri Kaisar dengan kain penutup wajah tersebut, tidak melainkan Semua peserta mulai memandangi Putri Kaisar Lin Lin dengan penuh kekaguman, tidak lepas dari itu Putri Kaisar Lin Lin seolah sedang berbicara dengan anak kecil mengenakan sebuah Topeng.


"Yu Zen, tolong menanglah" kata Lin Lin, semalaman ia tidak dapat tidur dengan nyenyak karena begitu khawatir kepada Yu Zen jika kalah di babak penyisihan ini, mengingat harga dirinya dipercayakan kepada seorang anak ingusan yang mengenakan topeng berusia 9 tahun.


"Tenang saja aku pasti akan menang" kata Yu Zen.


Beberapa peserta mungkin bertanya-tanya siapa anak kecil yang mengenakan topeng itu, ia terlihat begitu akrab dengan Putri Lin Lin hingga membuat mereka sangat iri terhadapnya, Putri Lin Lin tidak menyadari bahwa kehadirannya membuat Yu Zen jadi incaran pertama para peserta.


Sebuah lonceng mulai di bunyikan.


Yu Zen memasuki arena pertarungan, 100 peserta mulai berbaris rapi menghadap Kaisar Lin yang terduduk di tempat khusus, beberapa sorakan manusia dengan cepat memenuhi seisi arena.

__ADS_1


Ke 100 peserta berbaris dengan menjaga jaraknya masing-masing.


Hingga akhirnya sang Kaisar Lin mulai membunyikan isyarat dimulainya pertarungan.


__ADS_2