
Yu Zen dengan mengenakan topengnya mulai berbincang-bincang dengan Putri Lin Lin di dalam kereta kuda, Putri Lin Lin adalah Puteri dari Kerajaan Liu, Kerajaan terkuat di wilayah Barat.
Ia berusia 13 tahun, 4 tahun lebih tua dari Yu Zen, dengan parasnya yang cantik dan menawan Putri Lin Lin mendapatkan Gelar Putri tercantik di wilayah Barat.
Pertemuannya dengan Yu Zen juga kebetulan, karena Lin Lin sedang mencari Pendekar Pemula yang berusia dibawah 15 tahun untuk di ikutkan Turnamen pemula.
Selama satu Minggu penuh, Putri Lin Lin mengunjungi Desa-desa terpencil dengan maksud mencari bibit-bibit Pendekar masa depan.
Namun saat ia pertama kali melihat aksi Yu Zen melawan para bandit-bandit itu dengan mudahnya, Putri Lin Lin langsung memilihnya tanpa sedikitpun pertimbangan.
"Tuan Putri, kenapa aku harus mengikuti Turnamen Beladiri Pemula wilayah Barat terlebih dahulu?" Tanya Yu Zen sambil meminum segelas susu.
Yuzen hanya memandangi wajah Putri Lin Lin yang tertutup kain tipis.
Ia tidak dapat melihat dengan jelas, namun disamping itu Putri Lin Lin seperti memandang tanpa halangan apapun mengingat kain yang menutupinya itu adalah kain sihir.
"Maaf Yu Zen, tapi aku akan sangat berterimakasih jika kamu mau bersedia menerima permintaan egoisku ini" kata Putri Lin Lin dengan dana lembut nan merdu.
__ADS_1
"Aku juga akan memberikan hadiah kepadamu selagi aku mampu memenuhinya" imbuhnya.
"Fufufufu.... Seorang laki-laki tidak akan menerima sebuah hadiah dari perempuan jika Laki-laki itu belum menunjukkan kelayakannya" Batin Yu Zen.
"Baiklah Tuan Putri, tapi aku tidak akan menerima hadiah dari mu sebelum aku membuktikan kelayakan ku padamu" Kata Yu Zen dengan nada percaya diri.
Putri Lin Lin mulai menutup mulutnya dengan kedua tangannya yang mulus, ia tidak percaya mendengar kata-kata itu dari seorang anak ingusan berusia 9 tahun.
Disamping itu.
"Terimakasih telah mengajarkan kata-kata itu Guru" Batin Yu Zen.
"Fuh, kenapa kita berhenti?" tanya Yu Zen.
Dengan cepat Pintu Kereta Kuda itu terbuka.
"Tuan Putri Lin, apakah Anda tidak apa-apa?" Tanya Dong Deng dengan penuh kekhawatiran, karena saat Putri Lin Lin disergap oleh para bandit Putri Lin Lin mengunakan lonceng sinyal pertolongan, sehingga Dong Deng dapat dengan mudah mengetahui lokasi Putri Lin Lin.
__ADS_1
Dong Deng adalah pendekar terkuat di wilayah Barat, usianya sudah menginjak 200 tahun namun berkat kekuatan Spiritualnya yang sudah mencapai tahap akhir Dong Deng dapat mengembalikan tubuhnya seperti seorang Pria berusia 25 tahun karena telah mempelajari Kitab awet muda.
Namun dibandingkan dengan Pendekar-Pendekar diwilayah lainya, Dong Deng hanyalah seorang Pendekar kelas Teri.
"Aku tidak apa-apa, karena saat itu anak ini telah menyelamatkan ku" kata Putri Lin Lin dengan nada lembut.
Seorang anak kecil mengenakan topeng membuat mata Dong Deng mulai memandangi Yu Zen dari atas sampai kebawah, ia hanya mendapati seorang anak ingusan yang berusia sekitar 9 tahun.
"Tuan Putri kenapa Anda membawa anak ingusan bertopeng ini kedalam kereta?" Kata Dong Deng hingga membuat Yu Zen tersinggung.
"Fuh, aku ingin sekali menghajar orang itu" batin Yu Zen dengan menahan diri.
Putri Lin Lin tertawa kecil Setelah mendengar perkataan Dong Deng yang terlihat polos tersebut kemudian ia berbicara.
"Walaupun dia terlihat seperti anak Ingusan kenyataanya dia sudah menyelamatkanku" kata Putri Lin Lin dengan nada lembut.
"Kenapa dia juga ikut-ikutan memanggilku anak Ingusan" batin Yu Zen sambil menghela nafas panjang.
__ADS_1
"Baiklah Putri Lin, saya akan mengawal diluar" kata Dong Deng sambil menutup pintu kereta kuda.