Dark Hero : God Of Martial Arts

Dark Hero : God Of Martial Arts
Ch.3-Keluar Pulau


__ADS_3

"Huuhhhh capeknya!" Keluh seorang penambang.


Tok! Tok! Tok!


Disisi lain Yu Zen terus menambang tanpa henti hingga akhirnya salah satu Penambang bertanya kepada Yu Zen.


"Oi Bocah kecil Kenapa kau terlihat bahagia?" Tanya Penambang tersebut sambil terduduk malas.


"Fufufufu....aku hanya menikmatinya Paman, karena jika aku tidak menikmatinya aku tidak akan bahagia" kata Yu Zen sambil terus menambang.


Mereka yang berada di tempat pertambangan Mineral Sihir kebanyakan adalah mantan pencuri dan para bandit-bandit gunung yang telah tertangkap.


Disisi lain ada juga yang mengajukan diri karena ingin mendapatkan gaji dari pekerjaan tersebut namun kenyataannya mereka hanya menjadi budak seperti orang-orang lainnya.


Teng! Teng! Teng!


Suara lonceng berbunyi hal itu menandakan sebuah alarm untuk beristirahat, namun seperti biasa mereka harus berbaris terlebih dahulu untuk pengecekan rutin agar tidak ada yang membawa atau pun menyembunyikan Mineral Sihir yang di dapatkannya.


Setelah pengecekan selsai barulah kepala Penjaga pertambangan berpidato.


"Seperti biasa, siapa yang hanya mendapatkan sedikit batu mineral sihir maka tidak akan mendapatkan makanan selama sehari"

__ADS_1


Begitulah kondisi para penambang di pulau itu, Yu Zen yang juga merasa tidak ada pilihan lain selain hanya terdiam dengan perasaan meluap-luap mengingat setiap 2 hari sekali akan ada para penambang yang mati kelaparan, Yu Zen juga mencoba memberikan makanan miliknya namun hal itu malahan membuat mereka bergantung pada makanan pemberian Yu Zen.


"Besok, aku akan mengirim 12 penambang terbaik di tempat ini untuk pergi ke wilayah Bukit Bintang" kata Kepala Penjaga tersebut sebelum akhirnya menyebutkan nama-nama penambang tersebut.


Hingga akhirnya nama Yu Zen juga di sebutkan oleh kepala penjaga itu.


Yu Zen mencoba menahan air matanya mengingat ia seolah-olah sudah terbebas dari buruknya neraka tersebut selama dua Tahun.


Di hari berikutnya Yuzen dan ke sebelas penambang lainya berjalan berbaris dengan tangan dan kakinya terikat oleh rantai besi yang sangat kuat.


Mereka terduduk di salah satu kapal sambil menunggu keberangkatan.


Beberapa anggota mulai melakukan ritual yang aneh sebelum mereka memasuki area pertambangan tersebut.


"Apa yang dia lakukan?" Kata Yuzen dengan nada lirih.


Seorang penambang yang mendengar perkataan Yu Zen mulai menjelaskan.


"Mereka sedang menghancurkan Jalur Kultivasi milik penambang baru itu agar mereka tidak dapat mengunakan mineral sihir untuk mereka sendiri" kata Penambang tersebut.


Saat itu juga kapal mulai berlayar selama 7 hari.

__ADS_1


Huekkkkkk! Huekkkkkk!


Beberapa penambang mulai mabuk laut namun beberapa lagi mencoba menahannya.


Huekkkkkk!


"Sial padahal aku sudah menahannya tapi tetap saja aku tidak mampu menahannya" Batin Yu Zen sambil memuntahkan beberapa makanan yang sudah ia cerna sebelumnya.


"Cepat turun!" Kata Pengawal Penambang.


Ke dua belas penambang itu mulai menaiki kereta kuda, selama lima hari mereka berjalan menyusuri pedesaan dan hutan hingga akhirnya mereka melewati suatu jurang.


Yu Zen yang saat itu melihat sebuah jurang saat itu juga mulai berfikir untuk melompat.


"Padahal sudah sedekat ini, tapi kenapa tubuh ku tidak mau bergerak sedikitpun. Tidak, hanya ada dua pilihan, selamat atau mati" Batin Yu Zen sambil mengumpulkan tenaganya.


"Ehh apa yang kau lakukan?" Kata Penambang yang lain setelah melihat tingkah Yu Zen tidak biasa.


Saat itu juga Yu Zen mulai melompat mundur kearah jurang tersebut.


"Selamat tinggal Dunia!" Kata Yu Zen dengan ekspresi lega.

__ADS_1


__ADS_2