
Keadaan semakin rumit, perasaan yang selama ini yang di tunggu oleh Risha, semua sudah hilang. Rasa cinta yang pernah ada antara mereka berdua sekarang sudah hilang.
Jude yang melihat keadaan Risha dengan semakin senang ingin terus membalas semua perbuatan ayahnya, dari sebuah pengkhianatan juga sebuah penipuan atas saham yang di berikan. Jude yang tidak mau terlihat kurang dengan uang yang di miliki, apalagi untuk Ella suatu saat dia nikah nanti karena tidak mau menjadi bahan malu di depan semua orang.
Di kantor Ella sangat terkejut dengan reaksi James yang semakin melumatkan ciuman tersebut. Sebenarnya James ingin muntah dengan reaksinya ciuman itu, tapi ia harus tahan semua demi mencari bukti 15 tahun lalu.
Ella mendorong James dan James jatuh tergeletak di lantai. Membuat semua orang melihat ke arah mereka, hal itu membuat Mario semakin senang dengan rencana yang di buat.
Jahat sekali aku demi mendapatkan hati Risha maka aku melakukan ini. Aku tidak bisa, tidak mungkin aku jahat pada adik aku sendiri. Begitu bertahun-tahun tidak menemukan keberadaan Jamea, ia tidak tega membiarkan James berpisah dengan Risha.
Mario menginginkan James dan Risha berpisah, dengan begitu Mario bisa menikahi Risha. Hati Mario sudah terobsesi dengan percintaan antara James dan Risha.
Dia tidak ingin cinta mereka bersama, dulu saat meraka selalu bermain bersama sejakr kecil. Cuma James yang di pedulikan oleh Risha tidak dengan dia.
"Apa yang kamu lakukan padaku!. Kamu". Ucap Ella dengan wajah yang memerah.
"Maaf, aku tidak sengaja" kata James yang pura-pura bersalah atas perbuatan yang di lakukan.
James meninggalkan Ella sendirian disana, keadaan wajah Ella sangat malu. Tidak tahu harus berbuat apalagi, Ella memanggil James yang ingin pergi dari tempat itu.
"Pria brengsek kamu, setelah kamu berbuat seperti ini, kamu pergi begitu saja" teriak Ella yang membuat para karyawan memperhatikan mereka berdua.
"Jadi, apa yang harus saya lakukan?." Tanya James semakin berakting di depan Ella.
"Jadikan aku kekasihmu, atau aku akan melaporkan ini pada polisi atas pelecehan yang kamu lakukan" ancaman Ella pada James yang berusaha tenang.
"Baik, akan saya tanggung jawab" ucap James dengan menahan emosi.
Perempuan yang aneh, segitunya dia tertarik pada 'ku. Aku akan manfaatkan kamu sebagai kambing hitam untuk ayah kamu Ella. Ucap batin James dengan senyuman yang aneh aneh
"Benarkah, apa kamu tidak berbohong?" tanya Ella.
"Yah, aku tidak berbohong. Untuk apa aku berbohong, aku juga mencintaimu!'m" ujar James berusaha menahan muntah tersebut.
**
Empat tahun lalu, terjadi sebuah kecelakaan di depan gedung kantor James. Risha dengan Ratih baru saja keluar dari kantor, menyalakan mobil lalu melaju dengan kecepatan tinggi.
Seorang disana telah melakukan sesuatu, memutuskan tali rem mobil Risha. Semua itu di lakukan oleh sosok wanita, dia melakukan itu karena ingin memisahkan antara Risha dan James.
"Apa rencana kalian sudah berhasil?." tanya seorang seberang sana.
__ADS_1
"Sudah aman bos, semua sudah terkendali bos." Jawab mereka pengawal.
"Bagus, lakukan sebaik mungkin. Karena aku tidak ingin mereka bersatu".
Jejak mereka di hilangkan, para polisi berusaha mencari barang bukti. Alhasil tidak di temukan sama sekali, Mario seorang Mafia juga tidak bisa menemukan jejak.
Mereka sangat pintar dalam mengakses dalam pembunuhan di perbuat. Semua barang bukti di arahkan pada Jude, tanpa basa basi Jude menerima semua itu.
"Apa kamu yakin nak, Jude bisa mengatasi semua ini" tanya ayahnya.
"Aku sangat yakin sekali, jika dia tertangkap. Kita masih posisi aman, Jude yang sangat bodoh. Dia mudah kita tipu ayah, di pikirannya hanya harta bukan lain". Jelasnya pada ayah.
"Ayah serahkan semua sama kamu sayang, ingat berhati-hatilah" memberi peringatan untuk tidak sembarangan melakukan aksi.
Hati begitu senang, tapi kesenangan itu hanya sebentar. Ternyata Risha masih hidup, ia di rawat oleh Mario. Hati ia sangat emosi, bagaimana bisa Risha selamat dalam kecelakaan itu.
Lalu Nathan dimana dia, kenapa mendadak hilang dari Paris. Keluarga Geo juga hilang, kemana mereka?. Apa yang di rencanakan Mario, aku tidak boleh lalai. Aku harus mencari info dimana mereka berada, bisa-bisa mereka datang tiba saja lalu berikan jebakan.
...----------------...
Risha sedang berada di dalam kamar, menangis melihat adegan ciuman antara James dan Ella. Masih terus menangis, Jude pun menghampirinya di dalam kamar.
Risha melihat ke arah Jude, karena Jude memegang dengan erat. Membuat Risha meringis kesakitan, ingin cegah tapi tidak bisa.
"Sakit, lepaskan!." mencoba melepaskan dari Jude, tangan Jude semakin keras memegang dagu Risha.
"Agghhh!. Sial, beraninya kamu".
Jude menampar Risha, ia meludahkan air liurnya pada Jude. Membuat Jude murka dengan kelakuan Risha, lalu menjambak rambut Risha dengan keras.
"Aduh,,,, ampun Jude. Tolong lepaskan aku, aku tidak akan ulangin lagi. Ampun hiks..." ucap Risha dengan tangisan yang keras.
"Kamu pikir saya akan lembut pada kamu, jangan bermimpi kamu" kata Jude sembari melempar Risha di atas kasur.
Mario yang masih duduk di dalam kantor, mendengarkan tangisan Risha lewat audio rekaman boxnya yang di tempel pada Risha. Hatinya sangat sakit mendengar tangisan Risha, dia tidak tahu harus berbuat apa lagi. Hanya cara itu supaya bisa mendapatkan bukti.
"Jude...... Aaaghhhh,,,,, sialan kamu!!!. Beraninya kamu melukai Risha, tunggu pembalasan aku Jude!".
Hati Mario semakin panas, setelah Jude keluar dari kamar Risha. Mario memberikan informasi pada Risha, bahwa ia harus bergerak cepat. Ikuti kemana Jude pergi.
Benar saja, Jude pergi ke ruang rahasia. Dimana dia Risha melihat semua rekaman atau juga video di dalam ruangan tersebut. Tidak mudah untuk mencuri barang bukti itu semua, karena penjaga begitu ketat.
__ADS_1
Salah satunya cara adalah, bersikap manja pada Jude. Cuma itu caranya, apa mungkin Jude akan mengetahui rencana itu. Bisa saja Risha menjadi korban dari rencana yang di buat oleh Mario.
**
Ella keluar dari kantor lalu menuju ke tempat parkiran, disana pengawal Jude sudah menunggu untuk menjemput Ella pulang. Wajah Ella sangat berseri, karena James sudah menyetujui permintaan Ella.
Status mereka sudah bisa di sebut sebagai pasangan, semua sosial media mengeluarkan berita tentang mereka. Erlina melihat berita itu, hatinya sangat shock. Bagaimana bisa, mereka pacaran?. Rasanya ini tidak bisa di percaya.
"Itu Ella, anak saya. Apa maksud berita ini?" tanya Erlina pada petugas rumah Mario.
"Itu berita, menyatakan bahwa anak ibu berpacaran dengan Tuan James" jelas petugas rumah.
"Apa akan terjadi sesuatu pada mereka nanti?." tanya Erlina lagi.
"Langsung di tanyakan pada tuan Mario saja bu" jawab petuga rumah.
Erlina sangat penasaran, apa rencana Mario kali ini. Apa ia akan mengadu rencana ini pada Jude?. Erlina tidak akan melakukan itu, Mario orang yang baik baginya jadi tidak mungkin Erlina menghilangkan kepercayaan Mario.
Suara mobil dari luar rumah, Mario dan James baru pulang dari kantor. Pelayan rumah membuka pintu untuk mereka berdua, James bertanya pada Mario apa rencana ia kali ini.
"Itu tidak perlu kamu tahu, sudah aku atur semua".
"Kamu ingin membuat Risha celaka!, jawab!!!" ucap James sembari meremas baju Mario yang ingin meninju tapi di tahan oleh Kevin.
"Jaga sikap kamu James, kita perlu bukti itu semua. Kamu pikir itu sangat gampang sekali mendapatkan semua bukti itu?. Tidak bukan!!!" kata Mario dengan nada tinggi.
"Terserah kamu Rio, jika terjadi sesuatu dengan Risha. Aku akan membunuh kamu" ancaman James pada Mario menatap dengan penuh amarahan.
"Silahkan".
"Ada alasan aku melakukan ini, jadi kamu tidak perlu tahu kenapa aku melakukan sesuatu hal yang tidak kamu ketahui" ujar Mario.
"Karena aku..."
"Karena kamu jatuh cinta pada Risha juga, itu tidak akan pernah terjadi. Risha mencintaiku, jadi lepaskan Risha untukku" kata James.
Karena aku akan berkorban untuk kalian semua. Batin Mario
James pergi meninggalkan Mario dan Kevin di ruang tamu. Hatinya merasa kesal pada Mario, lalu James masuk ke dalam kamar.
Bersambung
__ADS_1