
Hari telah berlalu, dua bulan kemudian. Kehidupan Mario juga lainnya menikmati kebahagiaan yang indah, sedangkan Ratih lebih memilih pergi keluar negeri bersama Erik untuk mengejar hobi mereka masing-masing. Nathan dan Oliv sudah hidup bersama lalu tinggal di tempat yang lain.
Mario melamar Risha karena itu permintaan James terakhir kalinya, menjaga Risha dengan baik juga membahagiakan Risha selama ia masih hidup. Risha menerima permintaan James tersebut, dulu sebelum menikah Risha lebih memilih kurung diri di dalam kamar.
Sebulan yang lalu
Telah pulang dari pemakaman James pasa siamg dini hari, cuaca yang panas sekali. Risha masih termenung dengan kesedihannya, terus memeluk foto James yang sampai tiba di depan rumah.
"Sha, kamu makan ya. Jangan seperti ini" ucap Ratih berikan semangat pada Risha.
Tidak ada sahutan dari mulut Risha, tetap saja diam diri di dalam kamar. Nathan juga sudah berusaha selama satu minggu tidak keluar dari kamar. Tidak ada cara lain Nathan menyuruh Risha untuk keluar, jadi Nathan mencari cara agar Risha mau keluar dari kamar.
"Kalau kamu tidak mau keluar, aku akan pergi dari sini selamanya. Aku akan keluar negeri menjalankan tugas sebagai seorang Mafia lagi" ujar Nathan dari luar kamar.
Tugas menjaga keluarga sudah selesai, kembali ke tempat pelatihan mafia karena Risha juga tidak menganggap keberadaan Nathan di rumah. Bahkan sampai tidak mau makan berhari-hari, tubuh Risha sudah kurus. Makan seadanya saja, seperti kue jyga snack lainnya.
"Baiklah, kalau kamu mau aku seperti itu. Aku akan juga sama seperti James" ucap Nathan lagi mendobrak pintu kamar.
Membuka pintu...
"Tunggu, kak Nathan. Maaf Risha, maaf!" memeluk Nathan akibat tidak mau kehilangan kedua kalinya.
Mario tidak ada di rumah, dirinya kembali dimana ia mendapatkan misi untuk memberantas orang-orang jahat. Ratih juga bersiap-siap minggu depan berangkat keluar negeri dengan Erik, dirinya harus move kn dari James yang sudah tiada.
"Jangan pergi kak, tinggal disini saja. Aku sangat takut kak Nathan, aku mohon jangan pergi" ucap Risha merasa ketakutan melihat orang disisnya menghilang kemana-mana.
"Kalau begitu makan, aku tidak mau kamu menjadi seperti hanya Karena James. Aku tidak mau melihat seperti ini Risha" Nathan berikan peringatan untuk tidak membantah kemauannya.
"Mario kemana kak?. Aku tidak melihat dia dimana pun!" tanya Risha.
"Dia sudah pergi keluar negeri dengan Livy, mereka ada tugas jadi untuk sementara mereka tinggal disana" jawab Nathan agar tidak menyakiti hati adiknya sendiri.
"Hanya mereka berdua?".
"Kamu cemburu ya, ehem.. sepertinya adik aku sudah jatuh cinta" mengejek Risha membuatnya tersipu malu.
"Makanan di atas meja, tadi Oliv yang masak untuk kamu" kata Nathan.
__ADS_1
"Aku makan kak kalau begitu".
"Yasudah sana" ujar Nathan.
**
Pagi hari yang cerah membuat Mario tidak mau bangun dari tidurnya, Risha bolak-balik dari kamar hanya ingin membangunkan Mario. Namun tetap saja Mario tidak mau bangun, lanjut dengan tidurnya lagi.
"Rio... bangun!, apa tidak masuk kerja?" berusaha membangunkan Mario.
Mario sudah melamar Risha sebulan yang lalu, pada awalnya memang Risha menolak dengan lamaran tersebut pada akhirnya Risha menerima cinta Mario. Ia tidak memaksa Risha untuk mencintainya, tapi berusaha untuk melupakan cinta yang lalu dan memulai hidup yang baru.
"Selamat pagi sayang" ucap Mario tiba-tiba datang dari arah kamar.
"Sudah makan saja dulu, sudah lepaskan aku" berusaha melepas diri dari manjanya Mario.
"Aku ingin menciummu, kenapa tidak boleh!".
"Aku tidak mood untuk romantis denganmu Rio, sudah makan cepat lalu berangkat ke kantor" kata Risha.
Kehidupan yang baru semua hal yang baru, kejahatan sudah hilang dari mereka semua. Begitu juga dengan Jude-Noel, mereka berdua sudah di hukum mati karena telah melakukan pembunuhan dimana-mana.
"Sayang... masak apa?" tanya Mario.
"Bisa tidak untuk tidak memeluk aku seperti ini, aku sedang masak" ucap Risha bersikap judes.
"Baiklah, aku akan menunggu di meja makan" ujar Mario dengan wajah sedih.
Memang sudah sah sebagai suami istri, Risha masih belum menerima kehadiran Mario di dalam hatinya. Mario cukup sabar saja dengan perlakuan Risha selama ini, mungkin suatu saat nanti Risha akan membuka pintu hati untuk Mario.
"Ini makan Rio" memberikan nasi juga lauknya.
"Terima kasih sayang" ucapnya dengan tersenyum.
"Ehm" hanya satu kata Risha menjawab perkataan Mario.
Begitulah kehidupan Mario sekarang ini menikah dengan Risha tanpa ada rasa cinta, berbeda dengan kehidupan Nathan yang di lalui dengan banyak kebahagian. Sedangkan Ratih memilih ikut dengan pria yang baru di kenalinya.
__ADS_1
Rumah Jhon
Bangun dari tidur terus mandi lalu berkemas diri untuk berangkat ke kantor, Oliv memasa masakan kesukaan Nathan yaitu steak daging sapi rasa BBQ. Itu adalah makanan favorit orang-orang paris, rasanya daging panggang yang enak juga lezat.
"Sayang... dimana cd aku?" tanya Nathan.
"Cd?. Di lemari bawah sayang, cepat berkemas lalu sarapan pagi" kata Oliv buru-buru menaruh makanan di atas meja.
"Kebiasaan kamu ya sayang kalau menaruh cd pasti di bawah, apa kamu" menggoda Oliv dengan hal yang aneh.
"Sudah. Ini masih pagi, sudah sarapan sana. Coba lihat sudah jam berapa sekarang, kamu ini!" mengoceh Oliv memasang wajah cemberut.
"Aku kan Ceo, jadi masalah terlambat aku tidak di pecat" jawab Nathan lagi.
"Terserah, cepat sarapan atau aku tidak akan masak ini lagi" mengambil tongkat kayu yang ingin memukul kepala Nathan.
Sarapan selesai, Nathan mengecup kening Oliv sebagai tanda pamit untuk pergi ke kantor. Nathan adalah suami yang baik untuk Oliv, walaupun dirinya masih seperti kekanakkan hal itu tidak membuat Nathan bosan dengan kehadiran Oliv setiap hari.
"Aku bahagia sekali sekarang, mendapatkan suami yang aku cintai dan dia juga mencintai ku" ujarnya.
"Ya ampun aku lupa, kue aku..." masuk ke dapur lagi membuka oven.
Rumah sakit jiwa
Seorang wanita di dalam kamar sedang menatap foto pria yang di cintainya, pria itu adalah Mario. Dulunya di kenal dengan James, kalau di gunakan sebagai nama Mario maka Noel akan membunuhnya. Lantas dulu Jude mau bekerja dengan James, karena yang mereka carikan adalah Mario bukan James.
"James... kamu dimana, aku menunggu kamu disini" ucap Keyza dengan menangis meringis.
Setelah menjebak Keyza di suatu kamar ruangan, Mario memberikan surat seperti surat nikah bertanda kalau dia sudah menikah dengan wanita lain. Membuat Keyza histeris karena tidak menerima kalau pria yang di cintai menikah dengan wanita lain lalu meninggalkan dirinya sendirian.
Seorang anak kecil melihat Keyza penuh dengan penderitaan, anak kecil berumur 3 tahun yang masih kecil sudah pandai keluar rumah. Dia adalah anak Noel putri yang kedua atau adiknya Keyza, saat terjadi ayahnya di bunuh pada waktu lalu ia melihat dengan mata kepala sendiri kalau Noel menyembunyikan ia di bawah tempat tidur.
Mario tidak tahu kalau Noel mempunyai putri kedua selain Keyza, karena Noel menyuruh putri keduanya untuk belajar sendiri jadi mafia. Maka sebab itulah anak kedua Noel tidak pernah keluar rumah ataupun tidak pernah menampakkan diri di dalam rumah melainkan di tempat lain.
Saat Noel di serbu oleh Mario, anak keduanya baru saja selesai pelatihan semua dari semua tugas yang di berikan oleh Noel. Dai cara menembak, dan juga cara memusnahkan musuh yang tidak kasat mata.
Seorang anak perempuan bernama Jesselin Mangalayla, berumur tiga tahun. Seorang anak kecil yang jenius, sudah pandai berlatih selama satu tahun. Mencari yang sendiri dengan cara yang tidak baik, yaitu memberantas preman di negara Paris lalu mengajak untuk bergabung masuk sebagai Mafia.
__ADS_1
"Kakak tenang saja, aku akan membuat hidup mere suatu saat nanti. Aku janji kak, aku akan menghancurkan anak mereka jika sudah tiba saatnya. Mario- Nathan, kita belum selesai. Ingat lah atas perbuatan kalian pada ayahku dan juga pada kakakku Keyza".
Bersambung