DENDAM SUAMIKU PADAKU

DENDAM SUAMIKU PADAKU
Masa Lalu Hana Pt. 1


__ADS_3

Hana Farasya Altar adalah anak sulung dari pasangan pengusaha kaya yang dermawan bernama Josep Altar dan Hastary Altar. Usaha keluarga Altar bergerak dibidang eksport hasil laut, seperti lobster, udang, ikan dan lain sebagainya.


Namun naas, ketika usia Hana masih 6 tahun, ia bersama keluarga besarnya menjadi korban kecelakaan kapal pesiar. Lambung kapal pesiar milik keluarga Altar sengaja dirusak oleh Ronald, sekretaris pribadi Josep Altar. Sehingga menyebabkan kapal mengalami kebocoran dan akhirnya tenggelam ditengah laut.


Ronald dengan sengaja melakukan hal keji itu agar ia dapat menguasai bisnis dan harta keluarga Altar, dan rencana yang sudah ia susun sejak lama berhasil tanpa meninggalkan jejak sedikitpun. Hal itulah yang menyebabkan para aparat kepolisian sangat sulit menemukan titik penyebab tenggelamnya kapal milik keluarga Altar.


Para polisi juga tidak dapat menemukan jasad para korban, karna laporan tenggelamnya kapal milik keluarga Altar baru terdengar sehari setelahnya. Dan sepertinya cuaca mendukung penuh rencana busuk Ronald, alam berpihak kepadanya.


Setelah laporan tenggelamnya kapal milik keluarga Altar diketahui pihak aparat kepolisian, timsar dan juga aparat penegak lainnya, terjadi hujan badai sehingga menyebabkan air laut yang pasang dan tinggi ombak yang diatas batas wajar. Hal tersebut membuat para tim gabungan penyelamat menunda proses evakuasi para korban dan bangkai kapal.


Dua hari berlalu, cuaca sedang bersahabat. Para tim gabungan segera menuju lokasi tenggelamnya kapal pesiar milik Keluarga Altar. Sayang seribu sayang, tim gabungan tidak menemukan bangkai kapal dan jasad seluruh korban. Hanya jasad nahkoda dan lima awak kapal yang ditemukan, jasad sepuluh korban lainnya termasuk jasad Hana dan kedua orangtuanya tidak ditemukan.


Baru sehari proses pencarian para korban, cuaca kembali tak bersahabat. Hujan badai kembali menerjang, bahkan kali ini tidak hanya terjadi beberapa jam, melainkan terjadi selama tiga hari berturut-turut. Hal tersebut juga menyebabkan terjadinya banjir dimana-mana.


Saat itu, Ronald benar-benar bahagia, rencananya berjalan mulus. Ronald menggelontorkan banyak uang untuk para keluarga korban yang notabennya adalah rekan bisnis keluarga Altar, sebagai bentuk bela sungkawa dan agar para keluarga mengikhlaskan para korban yang tidak ditemukan. Dana yang ia keluarkan itu hanya secuil dari harta yang Ronald dapatkan.


Setelah merasa semua masalah sudah terselesaikan, Ronald memilih kabur ke Luar Negeri dengan membawa semua harta dan aset milik keluarga Altar, tanpa diketahui orang lain.


Tercatat ada sepuluh korban tenggelamnya kapal pesiar keluarga Altar yang belum ditemukan. Diantaranya, Josep Altar, Hastary Altar beserta anak yang ada dikandungannya, Hana Farasya Altar, Milen Bestary (Adik kandung Hastary), Charlie dan Alexander (rekan bisnis Keluarga Altar), Sebastian Sagara dan sekretarisnya Amanda (rekan bisnis keluarga Sagara), dan dua pelayan keluarga Sagara.


...***...


Sehari sebelum kejadian tenggelamnya kapal,


Dikediaman keluarga Altar.


"Hana, jangan lari-lari sayang. Ayo pakai dulu jaketnya, jangan membuat bibi kesal sayang." Ujar Hastary, sambil meragukan beberapa keperluan suaminya.


"Iya bunda, ayah dimana bunda?." Hana, mulai memakai jaket yang diberikan bibi padanya.


"Ayah sedang menjemput teman - temannya, bersama paman Ronald. sebentar lagi juga tiba!" Jelas Hastary secara singkat dan kembali melanjutkan aktivitasnya.


Hari itu, adalah hari yang paling ditunggu-tunggu oleh keluarga Altar, hari yang paling bahagia tentunya. Hari itu adalah pesta persahabatan untuk para pengusaha muda tesohor se Asia yang diadakan Keluarga Altar secara privat.


Memang tak seperti pesta pada umumnya, pesta ini dibuat secara intimade oleh keluarga Altar, agar tidak ada media yang meliput, itu juga sesuai dengan permintaan para sahabatnya.


Awalnya Josep tidak mau mengajak anak dan istrinya pergi berlayar, tapi karna si sulung Hana memaksa, akhirnya Josep luluh dan dengan berat hati mengajak anak dan istrinya itu.


Hari yang dinanti-nanti pun tiba, semua orang sudah naik keatas kapal, namun tidak untuk Ronald. Pria bertubuh tinggi itu tidak ikut berlayar, ia memilih alasan karna harus mengurus beberapa pekerjaan dikantor, dan Josep menyetujuinya. Padahal itu termasuk dalam rencana busuk Ronald, bagaimana pun ia tidak boleh ikut berlayar, bisa-bisa dia ikuy jadi korban nantinya.


Setalah menempuh waktu kurang lebih empat jam, mahkota menurunkan jangkar kapal ditengah laut yang tenang, tentunya dengan pemandangan yang sangat indah. Kapal menghadap arah matahari tenggelam, tentunya membuat suasana makin hangat dan indah.


Para penumpang kapal menghabiskan waktu saat senja tiba dengan bersenandung ria bersama, mereka bermain gitar, bernyayi dna tertawa bersama. Kehadiran Hana menjadi hiburan untuk para penumpang, tingkah Hana yang lucu membuat mereka tertawa bersama. Tak lupa para awak kapal yang bertugas, mulai menyiapkan makan malam.

__ADS_1


Tanpa seorangpun menyadari, Ronald sudah menyuruh seseorang untuk memasukan obat tidur didalam makanan yang akan disajikan untuk makan malam.


Makan malampun tiba, semua orang sudah berkumpul dimeja makan yang berukuran besar. Semua orang yang hadir sangat kagum dengan Josep Altar, laki laki yang terbilang masih muda itu menjamu para sahabatnya dengan sangat istimewa dan memuaskan, tak heran mereka sangat menghormati Keluarga Altar yang terkenal karna kedermawanannya terhadap sesama tanpa membedakan status dan lainnya.


"Untuk merayakan persahabatan kita yang sudah terjalin selama 5 tahun, mari kita bersulang dan makan sepuasnya...!". Suara Josep menggema diruang makan, sambil mengangkat Gelasnya dan kemudian bersulang dengan lainnya.


"Hana, makanlah yang Banyak. kamu harus tumbuh menjadi anak yang baik, anak yang kuat seperti ayahmu!". Sebastian, memandang Hana dengan penuh rasa senang.


Hana hanya mengangguk, mulutnya penuh dengan udang goreng yang ia kunyah.


Semua orang makan dengan lahapnya, mereka menikmati setiap menu yang dihidangkan awak kapal, semua jenis seafood tersaji dengan beraneka macam olahan, sangat menggugah selera siapa pun yang melihatnya.


Terkecuali Hastary, wanita yang beberapa bulan lagi akan menjadi Ibu dua anak itu sedang tak terlalu nafsu makan. Ia hanya makan nasi goreng seafood beberapa suap dan dilanjutkan dengan minum orange jus.


Perasaan Hastary sangat tidak tenang, seperti akan terjadi sesuatu, namun ia berusaha mengusir jauh kekhawatirannya, ia tak ingin merusak kebahagiaan suaminya.


Waktu sudah menunjukan pukul 23.00, semua penumpang sudah berada dikamar masing-masing untuk beristirahat. Ronald sengaja memberi obat tidur dengan reaksi beberapa jam setelahnya, semuanya sudah tersusun dengan sangat matang.


Namun berbeda dengan Hastary dan Josep, pasangan suami istri itu tiba-tiba mabuk laut. Mereka memuntahkan semua makanan yang sudah masuk kedalam perutnya. Hana yang melihat kedua orangtuanya mabuk jadi ikutan mabuk. Ya, ketiganya mabuk laut parah.


Tanpa disadari ketiganya, Kapal mulai menujukan ketidak beresan. Beberapa awak kapal yang bertugas panik bukan main, melihat bagian dasar kapal mulai kemasukan air, perlahan kapal mulai tenggelam.


Namun tiba-tiba semua awak kapal dan Nahkoda merasakan kantuk yang amat sangat. Mereka berusaha mengusir rasa kantuk yang mulai menyerang. Salah satu awak kapal berusaha memberi tahu Josep, tp naas, saat hendak menghampiri kamar Josep, matanya mulai memejam dan dia jatuh ke laut.


Mendengar teriakan Josep, Hana dan Hastary keluar kamar dan juga terkejut melihat kondisi kapal akan tenggelam. Josep mencoba menenangkan anak dan istrinya, ia memakai pelampung yang tertempel didinding kapal lalu kemudian memberikan pelampung lainnya kepada anak dan istrinya.


Ditengah kepanikannya, Josep berusaha menyelamatkan para sahabatnya dengan mengunjungi kamar mereka masing-masing. Belum sempat membuka kamar salah seorang sahabatnya, kapal tiba-tiba oleng dan miring.


Hastary dan Hana berusaha berpegangan pada pagar kapal, Hana tak hentinya menangis, Hastary mencoba menenangkan putrinya, namun kepanikannya membuat perutnya kram.


Dengan sekuat tenaga Josep menopang tubuhnya agar tidak jatuh, berjalan dengan posisi miring tidaklah mudah. Ia membuka sebuah pintu kamar yang ternyata adalah pintu kamar Sebastian.


Sebastian terjatuh didekat pintu, ia berada dalam pengaruh obat tidur. Josep yang melihatnya berusaha membangunkan temannya itu, tapi tak ada respon sedikitpun dari Sebastian.


Karna tak mau kehilangan kesempatan, akhirnya Josep menarik Sebastian dengan sekuat tenaga, namun kondisi kapal yang makin miring membuatnya terjatuh kelaur bersama Sebastian.


Hastary yang melihat suaminya terjatuh berteriak histeris, tangan kanannya memegang erat tangan Hana, sedangkan tangan kirinya berusaha menopang tubuhnya. Tangis Hana pecah, ia menangis, berteriak ketakutan.


Selang beberapa detik, Josep muncul kepermukaan dengan tangan kanan tetap memegang erat tubuh Sebastian. Josep melihat papan kayu dan meraihnya. Ia meletakan Sebastian diatas papan kayu dan mencoba berenang menuju pinggir kapal.


Badan Kapal semakin tenggelam, kemiringannya hampir 90°. Pegangan Hastary lepas, wanita hamil itu jatuh menghantam keras kelaut. Hastary pingsan, karna benturan yang cukup keras membuat ia berdarah. Ya area pangkal paha mengeluarkan darah. Tapi karna kondisi malah hari, darah yang keluar tak terlihat.


Hana bergelantung diatas kapal, ia menangis ketakutan, berteriak memanggil ayah dan bundanya.

__ADS_1


"Hana!, bertahanlah sayang, ada ayah, jangan takut, pegangan yang kuat, Ayah selamatkan bunda dulu, kamu tetap pegangan kuatbya sayang!". Teriak Josep meyakinkan putrinya, ia berenang mendekati tubuh istrinya yang mengambang, Samar samar ia melihat darah keluar dari tubuh istrinya.


Tanpa banyak berfikir, Josep membawa tubuh istrinya keatas papan kayu Disamping tubuh Sebastian.


"Hana, loncat sayang!, ayah akan menangkapmu!" Josep, menghampiri kapal.


Hana hanya menangis, tangan kecilnya sudah berkeringat, setengah tenaganya terkuras karna rasa takut yang amat sangat.


"Hana sayang, jangan takut, anggap saja Hana sedang loncat dari papan loncat di kolam renang sayang, Hana sudah sering kan melakukan hal itu. Ayo sini loncat sayang, ayah akan menangkapmu!"


Hana masih saja menangis, tangisnya bertambah kencang tatkala melihat bundanya terbaring tak berdaya diatas papan kayu.


Sejenak Josep melihat kearah Istrinya, Hancur gantinya melihat istrinya dalam keadaan seperti itu, namun dia tidak boleh egois, ia harus menahan rasa takutnya, ia harus bisa menyelamatkan mereka.


***Prakkkkk!!!!


(suara ledakan dari salat lampu***)


Lampu kapal padam, gelap, semua menjadi gelap.


"Aaaayahhhhhhhhh....!" Teriak Hana makin ketakutan


Josep mencoba membuka matanya lebar-lebar, ia tak dapat melihat karna gelap, hanya ada sinar bulan yang menerangi penglihatannya. Batinnya terus berdoa kepada Tuhan meminta pertolongan.


"Hana, Hana dengar ayah?, kita tidak ada waktu lagi sayang, Hana tahu, kenapa ayah selalu bersemangat saat Hana ingin berenang, karna ayah ingat, Hana pernah bilang ingin sekuat aquaman, makanya ayah mati matian mengajarkan Hana berbagai macam gaya berenang beserta tehnik lompat dan lainnya. Karna ayah tahu, Hana bisa! Hana mampu melakukannya. Buktinya Hana bisa memenangkan lomba renang kan, itu sudah membuktikan bahwa Hana itu anak yang berani dan kuat!" Josep mengambil nafas, kembali meyakinkan putri sulungnya itu.


"Hana, jika Hana terus menangis, Hana tidak bisa menyelesaikan sebuah masalah, tenaga Hana akan terkuras sayang, sekarang Hana tarik nafas dan loncat yaa, ayah janji tidak akan sakit sayang!"


Hana mendengar semua penuturan ayahnya menjadi sedikit tenang, tangganya terhenti. ia memandang kebawah, ke arah suara ayahnya berasal.


"Ayah, Hana akan loncat, tapi maukah ayah berjanji pada Hana!"


"tentu sayang, apa? "


"ayah akan menjaga bunda dan aku kan sampai esok?"


"tentu sayang, ayah janji, ayo sekarang loncat, ayah hitung ya, satu dua tiga, loncat!"


Byurrrr.....


......Bersambung......


**Jangan Lupa like dan votenya,

__ADS_1


maaf ya kalau kepanjangan, masa lalu Hana memang tragis, tp kalian harus tahu terlebih dahulu, karna akan ada kaitannya dengan kisah² selanjutnya ❤🙏**


__ADS_2