DENDAM SUAMIKU PADAKU

DENDAM SUAMIKU PADAKU
Rencana Fans


__ADS_3

Sepuluh hari sudah berlalu, sejak kunjungan Hana dan Fans ke Panti asuhan. Dan sejak saat itulah Hana kembali disibukan dengan persiapan acara besar di kantornya.


Saking sibuknya, Hana sampai melalaikan jam makannya dan juga kesehatannya. Tubuhnya terlihat sedikit kurus dibanding sepuluh hari yang lalu.


Tanggung jawabnya sebagai asisten sutradara acara, membuatnya harus bekerja ekstra dalam berbagai macam persiapan. Mulai dari breafing dengan para kru yang bertugas, meeting dengan beberapa vendor, hingga survei lapangan bersama tim lainnya.


Dalam sepuluh hari itu, dirinya juga sangat kesal dengan sikap Fans yang terus saja memintanya untuk dekat dengan Hans. Hana tak habis fikir, kenapa Fans bersikeras menjodohkannya dengan Presiden Sagara Group itu.


"karna aku yakin kamu adalah orang yang tepat untuk ka Hans". Alasan itu yang selalu dipaparkan oleh Fans kepada Hana, tiap Hana bertanya apa alasannya.


Bukannya Hana menolak, dia tahu diri, siapa Hana dan siapa Hans. Hana memang sempat mengagumi sosok Hans, kecerdasannnya, ketampanannya, keahliannnya dalam dunia bisnis, juga tubuhnya yang atletis. Wanita mana yang tidak kagum dengan semua kelebihan yang dimiliki Hans itu, Hana masih normal, jadi wajar dia mengagumi hal tersebut.


Tapi Fans menyalah artikan kekaguman Hana pada kakanya. Fans beranggapan bahwa Hana diam diam menyukai Hans, dan karna itulah dirinya semakin yakin bahwa keputusannya menjodohkan Hana dan Hans adalah keputusan yang tepat, meski ditentang oleh keduanya.

__ADS_1


...**...


Jika Hana disibukan dengan persiapan acara ghatering kantornyanya, beda halnya dengan Fans. Selama sepuluh hari ini, Fans sangat disibukan dengan rasa penasarannya dengan sosok almarhum yang dimakamkan bersebalahan dengan kuburan orang tua Hana.


Tidak lupa setiap hari melalui telefon, Fans selalu mengingatkan Hana makan juga meminta Hana untuk dekat dengan Hans, meski Hana selalu menolak. Hal tersebut sengaja ia lakukan agar Hana tidak tahu rencananya.


Dian diam tanpa sepengetahuan Hana, Fans menyuruh beberapa orang untuk mencari tahu siapa sosok almarhum itu, namun tak ada informasi sedikitpun yang ja dapatkan.


Dia juga bertanya pada Pak Pras. Namun pak Pras tidak menjawab, beliau tidak tahu pasti siapa sosok yang dimaksud Fans tersebut, karna Hana juga tak pernah cerita.


Kepergiannya tidak diketahui siapapun, termasuk para suruhan Hans yang diminta mengikuti setiap aktivitas Fans. Apalagi Hana, gadis itu sangat sibuk dengan dunianya.


Beruntung setibanya di Panti, Bu Aisyah mau menjelaskan sedikit siapa sosok yang dicari informasinya oleh Fans. Awalnya bu Aisyah sempat curiga, namun Fans menceritakan semua hal yang membuatnya sangat penasaran, sehingga rasa curiga pada Fans pun hilang dari benak bu Aisyah.

__ADS_1


Bu Aisyah juga memberi tahu sebuah gambar yang kiranya dapat membantu Fans. Dulu saat dalam keadaan terpuruk, Hana sering sekali menggambar wajah kedua orang tuanya juga beberapa teman ayahnya yang menjadi korban kecelakaan perahu itu.


"ini gambarnya nak Fans, syukurlah Hana masih menyimpannya". Bu Asiyah memberikan sebuah kertas gambar kepada Fans.


Deg!!!


Refleks Fans menjatuhkan kertas gambar itu, tiba tiba jantungnya berdetak kencang, matanya terbelalak tak percaya. Dan rasa penasarannya selama ini terbayarkan. Ada perasaan lega daan bahagia yang merusak dalam benaknya.


"Bu, terimakasih banyak, tolong rahasiakan ini pada Hana, biar aku saja yang nanti menjelaskan pada Hana, saya pamit bu, saya harus segera kembali ke ibu kota". Fans mencium punggung tangan bu Aisyah dan langsung pergi.


"hati hati nak, senang bisa membantumu anak baik". gumam Bu Aisyah mengantar kepergian Fans.


......*****BERSAMBUNG***......

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YAA


SEE YOU**


__ADS_2