
Di sore harinya Rain baru terbangun di saat dirinya merasa lapar,Rain kemudian bergegas mandi sebelum keluar mencari makan.
Setelah selesai mandi Rain kemudian mengenakan baju kaos putih serta celana jeans pendek dan membiarkan rambutnya terurai lepas
Setelah badannya terasa begitu segar Rain melangkah kan kakinya keluar rumah dan membuka pintu.Rain sangat terkejut saat di depan rumahnya berdiri seorang Pria yang tersenyum ke arahnya.
"Maaf,Cari siapa yah?" tanya Rain heran
Lelaki tersebut tersenyum ramah dan manis dengan lesung pipi di kedua bagian wajahnya "Hay kenalkan Aku Satya,aku tetangga di sebelahmu" kemudian mengulurkan tangannya pada Rain
Rain membalas uluran tangannya "Oh iya namaku Rain" tersenyum tak kalah manisnya
"Ini untukmu,aku sengaja membeli lebih karena aku tau akan ada seseorang yang akan pindah di sini" sambil memberikan satu plastik ke tangan Rain
Rain tersenyum "Terimakasih banyak atas pehatiannya" ujar Rain
"Yah santai saja denganku" ujar Satya
"Mari silahkan masuk,kita makan bersama" ujar Rain mempersilahkan satya masuk
"Baiklah jika boleh" Satya melangkah masuk ke dalam
Rain pun mengeluarkan plastik makanan tersebut dan menaruhnya di piring.Beruntung saja di dapurnya terbilang lengkap ada kulkas dan peralatan dapur lainnya.
Satya duduk di atas sofa kemudian memulai percakapan "Oh yah Rain kamu baru tiba di Kota B ini yah?" tanya Satya
"Tidak,aku sudah satu tahun lebih di sini.Cuman baru pindah dari rumah tanteku lalu sewa di sini" jawab Rain
__ADS_1
Satya yang tak ingin bertanya hal yang dalam pun hanya melihat Rain.
"Ayo silahkan di makan" ujar Rain mempersilakan
Mereka berdua pun makan dengan tenang.
"Tau aja sih nih orang kalau aku lagi lapar" ujar Rain dalam hatinya
"Oh yah Rain umur mu berapa?" tanya Satya tiba tiba
"20 tahun" jawab Rain sambil mengunyah makanannya
"Oh,ternyata aku masih setahun lebih tua darimu" ucap Satya tertawa kecil
"Iyaa,ngomong ngomong aku panggilnya apa yah!" pikir Rain "Di kota B ini jika Pria harusnya Abang tapi kamu gak cocok di panggil abang abang,panggil Kakak juga mukanya kayak kita seumuran" gumam Rain melirik ke arah Satya.
Satya makin tertawa "Kamu panggil aku apa aja terserah,panggil nama aja gak apa apa biar makin akrab" ujar Satya yang sudah berbicara lebih santai
"Oh yah kamu kerja apa masih sekolah?" tanya Rain mulai akrab
"Aku kerja di perusahaan Etvor Group" jawab Satya
"Ohhh" Rain hanya mengangguk pelan
Satya kembali tertawa "Kamu itu lucu tau" ujar Satya
"Hmm,masa iya" ujar Rain menyertikan alisnya sok berpikir
"Yahh iyaa emang.Kamu kerja di mana?" tanya Satya
"Aku kerja di Salon xx" ujar Rain
__ADS_1
"Bukankan itu Salon naungan Etvor Group juga" tanya Satya kembali
"Yah begitulah" jawab Rain singkat kemudian meminum minuman yang di beli Satya
"Berarti kita masih satu perusahaan dong" ujar Satya yang ikut meminum minumannya
"Iyaaa gitu deh.Kamu di devisi apa?" tanya Rain
"Aku di bagian Accounting di kantor" jawab Satya
Setelah mereka berdua mengobrol,Satya pun pamit untuk kembali ke sebelah untuk beristirahat.
"Makasih yah Satya udah bawain aku makanan,Oh yah lain kali aku harus traktir balik" ujar Rain yang mengantar Satya hingga depan pintu
Satya hanya mengangguk mengiyakan kemudian masuk ke pintu miliknya.
Tak terasa hari sudah hampir gelap,Rain memutuskan tuk menonton Tv setelah perutnya kenyang.
"Nanti malam kayaknya Aku harus pergi beli bahan makanan deh sama cemilan" ujar Rain lalu memperhatikan Tv di depannya.
Di jam 07 malam Rain pun bersiap tuk pergi ke salah satu swalayan yang dekat dari rumahnya dengan berjalan kaki.Rain menggunakan salah satu jaket kesayangannya,baginya dirinya akan terlindungi saat mengenakan jaket tersebut.
Setibanya di supermarket Rain mengambil Ayam,Sosis,Bakso,Telur,Mie Instan,Bumbu dapur,Sayur sayuran kemudian mengambil cemilan yang paling wajib untuk dirinya.Setelah semua di rasa cukup Rain pun membayar ke kasir kemudian kembali pulang ke rumahnya dengan menaiki Gojek karna tak sanggup untuk mengangkat barang belanjaannya.
Setibanya di rumah,Rain segera menyusun barang barang yang telah di belinya tuk di isi ke dalam kulkas.Kemudian Rain mempersiapkan bahan bahan tuk di masaknya makan malam,sekalian untuk di bagikan pada Satya juga.
Rain memasak kwetiau goreng,meskipun mie nya di beli instan namun Rain mengolah bumbunya sendiri "Udah lama juga nih gak masak,gak ada ruginya sih tinggal sendiri.Setidaknya aku bisa mandiri kok.Yah lumayan bisa belajar masak agar bisa mengurus jodohku nanti" ujar Rain dalam hatinya kemudian tertawa.
Setelah makanannya siap Rain pun keluar ingin memanggil Satya ke sebelah rumahnya,namun belum sampai di pintu suara ketukan sudah terdengar.
__ADS_1