
Rain mengangguk kemudian melangkah pergi,apa tantenya yang mencarinya karena di Kota B ini hanya Tantenya satu satunya keluarganya.
Saat di Baseman Rain mencari seseorang yang mencarinya namun tak terlihat ada siapa siapa.Tiba tiba Rey muncul dari belakang berdehem,lagi lagi Rain terkejut memegangi dadanya.
"Kamu ngapain tiba tiba di sini?" ujar Rain terheran
"Justru kamu yang aku tanya ngapain ke Hotel?" tanya Rey berjalan menatap serius pada Rain
"A,,aku" ujar Rain ujar Rain terbata bingung ingin menjelaskan
"Kenapa? Kamu memang gak punya malu" ujar Rey penuh penekanan
"Kamu yang gila,kenapa emangnya? Aku juga udah tidur sama kamu jadi malu aku udah habis" ujar Rain pelan namun penuh penekanan
"Itu karena kamu yang bodoh,kamu gampang di manfaatin" ujar Rey tersenyum miring
"Terus aku harus gimana!??" teriak Rain "Temanku bisa berhenti kerja kalau aku gak ke sana" ujar Rain lalu tertunduk
Rey mendecih "Jadi kamu percaya?" menatap lurus pada Rain
"Tidak tapi setidaknya aku berusaha" ujar Rain menatap mata Rey
"Lagian kamu lucu tau gak dia itu keluarga kamu sendiri,secara ga langsung kamu ngejudge dia kalau dia itu ga baik" ujar Rain
"Justru karna itu aku lebih tau dia dari pada kamu" ujar Rey dengan wajah merah padam
"Bisa tidak kamu itu gak bikin aku khawatir apa susahnya sih,bagaimana kalau di hotel itu terjadi sesuatu sama kamu.Kamu juga gak usah sok baiklah" bentak Rey
"Bisa gak kamu gak usah ikut campur urusan aku juga" ujar Rain menatap sedih
"Kalau begitu besok keluar dari sini,buat surat pengunduran dirimu malam ini" ujar Rey datar
Degg !! Rain terdiam
"Kenapa,kamu gak bisa!??Kamu mau kerja" ujar Rey menatap mata Rain
"Kalau emang kamu gak bisa,mulai sekarang kamu harus suka sama aku dengan perasaan" ujar Rey mulai melembut.
Rain menatap sendu pada Rey
"Karna aku udah suka sama kamu,mulai sekarang aku bakalan ikut campur urusan kamu,urusan pribadi kamu semuanya.Dan lagi Aku benci penolakan" ujar Rey
Rain menatap lurus "Udah stop,aku gak denger semuanya" ujar Rain
"Kamu denger semuanya" tegas Rey
"Aku mau pergi" ujar Rain berbalik
"Jawab dulu pertanyaan aku,kamu mau tetap kerja atau tidak?" ujar Rey menarik tangan Rain
Tiba tiba Bu Naura datang selaku Manager Quality Control yang bertugas berkeliling cabang dan melihat Rey dan Rain di Baseman,langkahnya terhenti lalu menatap
"Aku ada urusan" ujar Rey datar.Bu Naura langsung tertunduk lalu melangkah masuk,kini giliran ponsel Rain yang berdering terlihat panggilan dari Kevin.Rey langsung merampas ponsel Rain dan memantikan panggilan
"Sini Hp ku" ujar Rain kesal
"Jawab dulu pertanyaan aku" ujar Rey
__ADS_1
"Kita ini beda Rey,kamu sama aku itu gak bisa di sandingkan" ujar Rain menunduk
"Aku mau jawaban yang lain" ujar Rey datar
"Sini Hp aku" ujar Rain berusaha merampas ponselnya dari tangan Rey,namun genggaman Rey begitu kuat memegang ponsel tersebut
"Jawab pertanyaanku" bentak Rey
"Aku gak ngerti maksud kamu" ucap Rain dengan suara agak meninggi
"Mulai sekarang kamu harus suka sama aku,karna aku udah suka sama kamu.Kamu yang gak ngertinya di mana?" ujar Rey dengan nada serius
"Udah sini Hp aku" ujar Rain acuh
"Jawab dulu" teriak Rey
"Sini nggak" ujar Rain menarik tangan Rey
"Aku bisa gila tau gak karna kamu" ujar Rey tertawa gusar lalu menarik Rain kedalam pelukannya
Rain menjadi melemah "Kamu bener aku memang bodoh" ucap Rain diam membiarkan Rey memeluknya
"Kamu gak perlu jawab apa pun,asalkan kamu jangan pernah bilang kalau kamu gak bisa suka sama aku please" ujar Rey memeluk erat tubuh Rain.
Rain terdiam mendengar penuturan Rey "Aku bingung Rey" ucap Rain dalam hatinya.
Setelah Rey pergi,Rain segera masuk ke dalam ruangan sementara Bu Naura telah menunggu "Apa maksudnya tadi itu?Bisa bisanya yah kamu bikin Tuan Muda cari kamu dan berurusan sama kamu" ujar Bu Naura dengan wajah yang begitu marah.
"Asal kamu tau yah,kamu itu gak pantas sama sekali ngomong sama atasan.Jangan mentang mentang Boss Kakak Tuan Muda udah puji kamu terus kamu jadi lupa diri" ujar Bu Naura menunjuk pada Rain.
"Aku minta maaf Bu" ujar Rain menatap Bu Naura kemudian melangkah pergi.Beruntung saja yang mengetahui hal tersebut hanya Bu Naura,jika tidak maka Rain bisa di interogasi setiap harinya karena bisa bertemu dengan Rey.
______________________
Hari yang di nanti telah tiba,Rain,Ana,Nayla,Angel di berikan Off yang bersamaan.Mereka menyeberang ke pulau P dengan menaiki sebuah kapal yang melintas ke pulau tersebut,mereka berangkat saat pulang kerja di sore hari.Sebenarnya Angel dan Ana seharusnya Off di hari Senin namun mereka tetap masuk agar di gantikan dengan hari yang lain.
Mereka tiba di Pulau P dari Kota B setelah menempuh perjalanan 1,5 jam.Saat itu ombak sedikit kencang sehingga membuat mereka berteriak di atas kapal.
"Akhirnya sampai juga" ujar Nayla lega saat turun dari kapal.
Rain menghirup nafas dalam dalam "Ya ampun akhirnya bisa ke sini juga" ujar Rain tersenyum senang.
Mereka berempat kemudian berjalan kaki mencari tempat menginap,Pulau P adalah pulau lumayan besar namun penduduk masih sedikit karna baru di kembangkan dan hanya dihuni oleh para nelayan.Di Pulau P ini terdapat Pantai yang begitu indah serta makanan seafood yang berjejer di sepanjang pinggiran laut.Di Pulau P juga tak banyak kendaraan,bisa di bilang Motor tak sampai 10 dan mobil sama sekali tak ada.Udara di Pulau P pun masih begitu asri karena banyak pepohonan.
Di Pulau P hanya ada satu satunya penginapan,butuh waktu 10 menit untuk berjalan kaki dari pelabuhan.Saat berjalan para gadis itu di siuli oleh pemuda yang tinggal di pulau tersebut.
"Bebb mereka godain Aku" ujar Angel.Ana,Nayla serta Rain terbahak bahak mendegar Angel yang begitu keGRan.
Mereka berempat tiba di penginapan lalu memesan kamar,awalnya kamar mereka di lantai 2 namun saat melihat kondisi kamar tersebut Rain menolak karena hanya ada kipas angin dan ingin pindah di lantai 1 di ruangan AC.Bangunan penginapan tersebut sudah terlihat Tua,di dalam kamar begitu sederhana di hiasi barang barang lama.
"Setahu aku ini sih dulu bekas panti jompo" ujar Nayla.Sementara Rain yang mendengar hal tersebut menjadi merinding sendiri namun pura pura tak memperhatikan.
Mereka berganti pakaian dan sedikit bersolek lalu keluar mencari makan di street food pinggiran laut.Mereka berempat berjalan kaki saling bersenda gurau ceria.
__ADS_1
"Pokoknya aku Happy banget malam ini" ujar Ana tersenyum
"Aku juga sama,akhirnya kita tinggalin Kota berisik itu" ujar Rain berdiri menatap lautan di depannya
"Pokoknya fix kita harus balik lagi ke sini" ujar Nayla
"Pokoknya aku harus ketemu jodoh di sini" ujar Angel
Huuuu !!! Teriak mereka bertiga ke arah Angel
Mereka berempat berfoto dengan berbagai gaya lalu memesan makanan sebanyak mungkin.
"Udah pokoknya awas aja kalian diet" gumam Rain menatap ke tiga temannya
"Aku gak bisa bebb" ujar Nayla
"Aku gak mau tau kalian harus makan malam ini" ujar Nayla
"Kamu sih enak makan sekarung juga gak gendut gendut,aku yah baru bayangin makanan aja auto naik sekilo" gumam Ana
"Aku ke sini cuma mau foto" ujar Angel
"Iihhh kalian yah sumpah gak tau seneng seneng" ujar Rain mengerucutkan bibirnya.
Nayla yang melihat ekspresi Rain langsung memotret kemudian membuat status bercaption "How My Face☹️"
*Di tempat lain Yohan dan Rey
"Liat nih Bro" ujar Yohan yang berada di apartemen Rey membalikkan ponselnya memperlihatkan foto Rain
"Cantik" ujar Rey
"Bucin" ejek Yohan
"Jomblo" ujar Rey tersenyum sinis
Setelah makan banyak dan Rain menjadi korban yang memakan paling banyak,akhirnya Rain di traktir oleh teman temannya dan uangnya selamat.Mereka berempat baru kembali ke penginapan jam 11.30 malam,sebelum ke penginapan Rain mampir ke warung untuk membeli snack dan minuman stok begadang.
Mereka tidur di satu kamar,Rain sengaja memilih kamar yang 2 Bed namun Rain minta Bed tersebut di satukan,adilah mereka tidur berempat.Ponsel Rain terus berdering Rey sedari tadi menelfon,membuat Rain yang ingin bersantai pun menjadi risih.
"Hm apa" ujar Rain menjawab telfon
(...)
"Gak liat aku sibuk" ujar Rain
(...)
"Iya iya aku balas chat nya tadi aku di jalan" ujar Rain lalu mematikan telfonnya.
"Siapa beb?" tanya Nayla kepo
"Temenku" jawab Rain tersenyum simpul "Mana mungkin aku jujur guys,bisa bisa kalian kejang kejang kalau tau aku di telfon sama Tuan Muda yang kalian bangga banggakan ini" ucap Rain dalam hatinya.
Di dalam kamarnya Rey begitu cemberut menunggu Rain membalas pesannya sementara Rain sejujurnya risih,dirinya ingin bersantai namun takut Rey menelfon terus terusan akhirnya mau tak mau membalas pesan Rey.
__ADS_1
Mereka berempat tak terlalu begadang seperti yang di prediksikan,setelah bernyanyi nyanyi mereka berbaring sambil bercerita.Rain berbaring di posisi ke dua,di samping kirinya Angel sementara Kanannya Nayla lalu Ana.