DI NIKAHI ADIK BOS

DI NIKAHI ADIK BOS
23


__ADS_3

Di saat yang bersamaan telpon masuk ke ponsel mereka berdua,Rey yang sedang bermain tersebut mengumpat kesal "Oh Shitt" lalu mereka mengangkat telefon masing masing.


"Hm halo" sapa Rain


(....)


"Kapan Bu?" tanya Rain


(....)


"Hahh malam ini" ucap Rain


(....)


"Okey Bu" lalu menutup telefon


Sementara Rey


(....)


"Hmmm"


(....)


"Okey" lalu memutuskan panggilan


*Di Meeting office Etvor Group


"Model produk baru untuk klinik kecantikan kita mengcancel secara sepihak dengan beralasan sakit" ucap Bu Zhao


"Jadi bagaimana apa kalian ada masukan untuk solusinya" ujar Bu Zee menatap para manager.


Para Manager mulai mengutarakan pendapatnya masing masing.


"Bagaimana jika yang menjadi model perwakilan dari karyawan salon kita,mereka semua pun tak kalah cantik" ujar Manager branch xxxx


"Baiklah,mengingat sebentar malam adalah acara launching untuk produk baru kita serta grand opening klinik cabang terbaru dengan waktu yang mendesak seperi ini masukan di terima" ujar Bu Zhao


Para manager mulai merekomendasikan karyawan mereka masing masing.Termasuk Bu Ingrit yang merekomendasikan di antara Nayla atau Rain.


"Yang saya mau,modelnya tidak hanya memiliki wajah yang cantik namun harus smart dan lancar berbahasa Inggris" ujar Bu Zhao


Bu Mei lalu mengangkat tangannya "Sepertinya yang cocok untuk model itu Rain Bu,karena selain wajahnya yang natural tanpa make up postur tubuhnya pun maksimal serta bahasa Inggris nya begitu baik" ujar Bu Mei lalu Bu Ingrit menambahkan.Maka di sepakatilah Rain yang akan menjadi model untuk di acara nanti.


Setelah makan Rey langsung mengantar Rain menuju ke Rumah Rain.Setelah berpisah Rain istirahat sejenak untuk nanti malam,Bu Ingrit juga sudah mengirim file untuk penjelasan Rain di acara nanti.


Setelah tidur 1 jam Rain bangun jam 5 sore lalu bergegas mandi dan bersiap.Dengan memakai riasan wajah yang ringan dan natural lalu gaya rambut twisted hair membuat wajahnya terkesan makin cantik kemudian tubuhnya di balut dengan gaun bernuansa Gold serta hils yang tak terlalu tinggi membuatnya semakin percaya diri.


Jam 7 malam Rain telah tiba di gedung tersebut,begitu ramai dari kalangan sosialita bukan hanya wanita pria pun ikut hadir.


Rain di sambut oleh Bu Ingrit,mereka berbincang di ruang tunggu beserta staf lain.


Setelah mengerti Rain tersenyum,tugasnya tak begitu sulit.Hanya berpose di atas panggung memegangi Produk terbaru lalu menjelaskan manfaat dari produk tersebut.


Setelah rangkaian acara pembuka tiba giliran Rain untuk tampil,saat naik ke atas panggung Rain mulai berpose dan tersenyum natural percaya diri berjalan mengitari panggung.Sorot kamera di mana mana mengelilingi dirinya,setelah itu Rain mulai menjelaskan produk produk dengan detail menggunakan bahasa inggris dengan lancar tanpa canggung.


__ADS_1


Bisik bisik di bawah panggung banyak yang memuji Bos nya serta Rain,mereka bertanya apakah Rain model baru atau artis baru.Mereka juga berkata jika ada acara akan mengundang Rain untuk membawa acara mereka.


Setelah semua di jelaskan dengan baik,semua yang hadir bertepuk tangan.Termasuk Bu Zhao yang tak sia sia memilih karyawannya untuk turut ikut campur di acaranya.


Setelah turun dari panggung Rain duduk di kursi depan yang tersedia,kini dirinya begitu jenuh karna tak seorang pun di kenalnya kecuali para atasan dan boss yang tak mungkin mengobrol dengan dirinya.


Rain merasa begitu gusar,namun tiba tiba seorang pemuda menghampirinya


"Hay" sapa pemuda tersebut


"Yah Hay" sapa Rain kembali dengan senyum manisnya "akhirnya ada yang ngomong juga" batin Rain dalam hati


"Kamu sendirian yah ke sini" tanya pemuda tersebut


"Iya aku sendiri" jawab Rain


"Kamu pendidikan di mana?" tanya Pemuda itu


Rain menggeleng lalu tersenyum "Aku sudah bekerja di Salon xx" jawab Rain.


Pemuda tersebut mengangguk "Oh yah siapa nama mu?" tanya nya


"Aku Rain" lalu mengulurkan tangan


"Aku Kevin,senang berkenalan denganmu" ujar Kevin



"Oh yah kamu tinggal di mana?" tanya Kevin kembali


"Oh itu hm,," Rain ragu menjawab


"Kalau nomor ponselmu apa bisa ku minta" ujar Kevin kembali


Belum sempat Rain menjawab kini dirinya sudah di panggil oleh Bu Ingrit "Permisi aku pergi dulu yah" ujar Rain tersenyum kearah Kevin.


Kevin menarik tangan Rain "Nanti mau ku antar pulang?" tanya Kevin.Rain tak menjawab hanya melepaskan tangan Kevin lalu menuju ke Bu Ingrit.


"Kamu kalau mau pulang gak apa apa dek.Acaranya udah mau selesai kok kasian kamu kalau harus pulang sampai acaranya betul betul selesai" ujar Bu Ingrit


"Iya Bu syukurlah kalau udah bisa pulang" ujar Rain tersenyum senang


"Besok kamu masuk siang aja dek,kasian kamu pasti capek" ujar Bu Ingrit.Rain pun mengiyakan lalu pamit untuk pulang.


Saat baru keluar dari gedung,Yohan sudah menghampiri Rain "Nona Tuan sudah menunggu anda" ujar Yohan mengarah ke mobil Rey


"Buat apa??" tanya Rain


"Jika Nona ingin segera tahu masuklah ke dalam mobil" ujar Yohan kembali.


"Panggil Rain,jangan Nona nona aku geli dengernya.Aku bukan si vampire itu mau di panggil resmi" ujar Rain melirik Yohan


"Maaf Nona tapi tidak bisa" ujar Yohan.


Rey pun keluar dari mobilnya karna melihat mereka berdua seperti hanya mengobrol"Han apa kau akan ku tinggalkan di sini bersamanya??!!" panggil Rey sedikit berteriak.


Rain pun melirik pada Rey,kemudian Yohan kembali mengajak tuk masuk ke mobil.

__ADS_1


"Tak apa,aku bisa pulang sendiri" ucap Rain membesarkan suaranya menolak.Rey pun segera melangkah dan memasukkan tubuh Rain paksa ke dalam mobil di ikuti oleh Yohan yang ikut masuk mengemudikan mobil.


"Apa apan sih kamu" ujar Rain memukul lengan Rey


"Kamu sengaja kan mau tunggu di depan biar di antar Kevin.dasar perempuan" tersenyum licik


"Apa apan sih Rey" lalu memukul kembali lengan Rey


"Dari mana lagi si vampire ini bisa tau kalau aku tadi ngobrol sama Kevin" ucap Rain dalam hatinya dengan melirik ke jendela mobil


"Diam berarti iya" ujar Rey datar


Rain memukul kembali lengan Rey "Iisss,nggak mana ada" tegas Rain.


"Lagian kamu kenapa bisa tau aku ngobrol sama Kevin?" ujar Rain menatap Rey


"Aku bilang aku tau semuanya" ujar Rey terlihat sorot mata tak suka di wajahnya


"Aku gak suka kalau ada orang lain dekat sama kamu,boleh kamu mau ngapain terserah tapi jangan ada lakilaki lain Aku benci itu" ucap Rey penuh penekanan.


"Terserah,aku mau pulang" ujar Rain tanpa menatap lalu diam.Yohan melajukan mobilnya menuju ke arah rumah Rain.


Setelah sampai Rain bergegas turun tanpa sepata kata pun,bahkan tanpa menatap Rey sama sekali.Mobil Rey segera melaju meninggalkan halaman rumah Rain.


Di depan pintu Satya telah berdiri "Hey apa kabar" sapanya sembari tersenyum



"Aku baik" jawab Rain tersenyum


"Mmm,kamu dari mana aja baru keliatan" ujar Satya yang sebenarnya ragu ingin bertanya


"Aku habis menginap ke rumah teman,barusan juga habis ada acara" jawab Rain yang berdiri di depan Satya


"Oh gitu,kamu udah makan belum" ujar Satya


"Tadi udah kok" jawab Rain singkat "Ya udah aku masuk dulu yah mau istirhat permisi" ujar Rain berlalu meninggalkan Satya masuk ke rumahnya.


Sebenarnya Rain pun heran dengan perasaan nya yang selalu cuek sekarang malah memikirkan Rey "Aku kenapa sih" ujar Rain kesal sendiri


Ponselnya tiba tiba berdering dari nomor yang tak di kenal,Rain malas tuk mengangkatnya namun ponselnya terus terusan bergetar akhirnya Rain menyerah


"Halo,siapa?" tanya Rain dengan nada malas


(....)


"Oh,ada apa?" tanya Rain


(......)


"Kamu dapat nomorku dari mana?"


(.....)


"Yah aku udah di rumah,aku mau istirahat duluan yah" lalu Rain memutuskan panggilan tersebut.


"Gara gara dia Rey jadi marah sama Aku" ujar Rain kembali kesal "Berani banget sih Kevin telfon aku,sumpah yah yang kasih nomor aku sama dia ku Doain,,," Rain menghentikan perkataannya.

__ADS_1


"Udahlah bagus kali kalau Rey udah berenti gangguin Aku" ucap Rain lalu menuju ke kamar mandi membersihkan wajah lalu mengganti pakaian kemudian berbaring di kasurnya.


Malam ini Rain Insomnia,bukan karena memikirkan Rey melainkan memikirkan hantu yang di tontonnya tadi siang.Rain baru tertidur pukul 6 Pagi,saat dirinya menutup mata hantu tersebut terus muncul di bayangannya.Rain bersumpah akan menonton film horor terakhir kalinya tadi.


__ADS_2