
Rey segera menarik tangan Rain keluar kamar dan segera memasukkan tubuhnya ke dalam mobil.
"Apaan sih aku juga bisa jalan sendiri ngapain coba di dorong dorong" ujar Rain kesal.Rey hanya diam dan mengendarai mobilnya.
Rain mulai berselfie di dalam mobil mencoba kamera ponsel terbarunya
"Post di feed aku ahh" ujar Rain dalam hatinya
🐰🐰
Kini komentar mulai berderet
@Nayla.122 Ke mana ae luh baru nongol d telpon kaga di jawab
@A.gell_ngga oiii maemunah
@Ana_Mentary05 Di manakah hujan berada?
@Noval199 Adekk
@Putra_bng adek w itu oiiii @Noval199
@sony723 cantik banget kk🥺
@lutfi1819 Tipe suami idaman kamu seperti apa? Aku ingin memantaskan diri
@Dr.Dina Makasih kak udah recomend skincare dari Laknat skincare wajahku jadi mulus glowing kayak seluncuran Teletubbies
@Bella_ Siapa pirst lopemu 💖
@KejuMontok Keju khas Cirebonnya kak
Rain tak membalas komentar mereka,hanya mengirim pesan melalui DM instagram pada Nayla "Masukin nomor aku yang baru ke grup +××××××××" tanpa di balas kini Rain sudah masuk ke grup chat milik mereka berempat.
"Dari mana kamu baru muncul,jelasin ke kita sedetail detailnya" >Nayla
"Iyaaa,tega yah ninggalin kita" >Angel
"Pokoknya gak mau tau harus detail,kemana kamu hampir seminggu ini" >Ana
"Guys ceritanya itu panjang banget,besok kalian masuk apa?" balas Rain
"Besok aja ceritanya" >Nayla
"Hm yah" >Ana
"☹️" >Angel
"Okey besok siang kita ketemuan di Mall Cafe xx yah aku mau cerita nih" balas Rain
Lalu mereka berhenti di depan sebuah hotel "Turun" ujar Rey bersuara
"Kok ke sini sih?" tanya Rain mulai sedikit takut
"Kita tidur di sini,aku juga mau makan di sini" ujar Rey lalu turun dari mobil.Sementara Rain masih berdiam diri di dalam mobil,Rey segera membukakan pintu mobil.
"Mau di bukain pintu juga,dasar manja" ujar Rey
"Bukan,aku gak mau di sini bisa mati aku ketahuan inikan hotel perusahaan" ujar Rain deg degan.Tanpa aba aba Rey menarik Rain turun dari mobil lalu segera masuk ke dalam lift.
"Paksa aja terus" ujar Rain menarik nafas dalam.Setelah sampai ke lantai yang dituju Rey segera melangkah mengekori dari belakang.
Rain terperanjat saat memasuki kamar Hotel yang berdinding kaca terlihat di depannya pemandangan Kota B langsung
"Wow" ujar Rain melangkah mendahului Rey.
Kemudian makanan telah tiba,seperti sudah tau mereka akan datang tuk makan.
Rain memotret Rey diam diam kemudian tersenyum senang.
Setelah itu Rain mengutak atik kembali ponselnya Rain baru ingin menyimpan kontak temannya yang berada di grup.
Saat membuka kontak hanya ada satu nama di sana "My Baby🖤"
__ADS_1
"Huekkkssss,gak cocok" ujar Rain lalu mengetikkan sesuatu "Vampire🧛🏻♂" lalu Rain tersenyum jail.
Rey merampas ponsel Rain lalu memasukkan ponsel tersebut ke saku celananya "Makan" ujar Rey
"Mentang mentang kamu yang beli Hpnya terus seenaknya mau di ambil ambil gitu Hikssss tega" ujar Rain memanyunkan bibirnya.
"Makan dulu" ujar Rey
Rain segera menyuapi makanan ke mulutnya dan makan sangat lahap.
"Dasar aneh,tadi gak mau pas makan lupa kenyang" batin Rey tersenyum memandangi Rain
"Pemandangan di depan bukan di samping" ujar Rain yang risih di pandangi selalu
Rey segera mengahlikan pandangannya "Itu bibir kamu belepotan" ujar Rey
Rain mengelus samping bibirnya mencari "Di mananya?" tanya Rain
Rey kemudian memajukan bibirnya ke pinggir bibir Rain lalu menjilatnya "Di sini" ujar Rey tersenyum jail
Rain memukul lengan Rey "Dasar vampire mesum" ujar Rain dengan wajah memerah.
"Blushing" ujar Rey menatap wajah Rain lalu tertawa kecil melihat wajah tomat di depannya.
"Apaan sih" ucap Rain memalingkan wajahnya."Bisa gak sih bikin aku ga sport jantung" batin Rain lalu menghela nafasnya pelan.
"Foto dulu guys sebelum tidur" ujar Rain membuka kameranya lalu berselfie
__________________
Esoknya mereka berdua bangun hampir siang,Rey begadang mengerjakan laporan sementara Rain nonton Drama Korea.
Sejujurnya Rain adalah gadis yang bodoh,tanpa ada status apa apa bersama Rey tapi sudah sering tidur bersama.Bagi Rain anggap saja Rey adalah saudaranya,toh dirinya juga masih virgin.
"Rey bangun" ujar Rain menggoyongkan kaki Rey."Kamu gak kerja yah?" tanya Rain kembali,sementara Rey masih menutup matanya.Akhirnya Rain bangun terlebih dahulu segera dirinya bergegas ke kamar mandi,sementara Rey masih di tempat tidur.
"Rey" panggil Rain dari sela pintu kamar mandi
"Reyy" teriak Rain kembali
"Hm" ucap Rey tanpa menoleh masih memunggungi Rain yang berdiri di pintu kamar mandi
"Gila yah sekali tidur udah lupa cara bangun" ujar Rain menghela nafas kasar lalu melangkah keluar dari kamar mandi.
"Mamaaaaa,,,aaauuuhhhh" Rain tersandung karpet dan tersungkur di lantai.Rey langsung membuka matanya dan mendekati Rain,terlihat jelas tubuhnya hanya terbalut handuk.
Saat Rey ingin membantu Rain berdiri Rain berteriak "Jangan sentuh aku" pekik Rain
"Lagian kamu ngapain sih keluar pake handuk gini" ujar Rey sedikit gugup
"Aku lupa ambil baju tau,malah jatuh lagi.Kamu sih aku teriakin gak sadar sadar Aku kan mau suruh kamu ambilin baju" ujar Rain mendengus kasar
"Ya udah berdiri gih buruan ganti baju,kamu sengaja yah pancing pancing Aku" ujar Rey yang tak ingin aura kejantannya keluar.Meski pun terkesan dingin namun Rey pun tentunya normal
"Dasar vampire gila mesum" lalu menatap tajam Rey dan segera berdiri kemudian mengambil pakaian dan berlari masuk kamar mandi,Rain sedikit membanting pintu kamar mandi.Sementara Rey bergegas keluar dari kamar menuju ruang tamu kamarnya dirinya merasa gusar takut khilaf.
"Rey kamu gak kerja yah?" tanya Rain yang mulai terus melirik ke arah jam tangannya
"Ini kerja" ucap Rey masih fokus di laptopnya
"Maksud aku kamu gak ke kantor yah?" tanya Rain kembali
"Nanti siang" ujar Rey datar
"Udah siang" ucap Rain agar Rey sedikit peka
Rey kemudian segera menutup laptopnya dan memakai Jasnya di lemari hotel begitu lengkap pakaian Rey seakan hotel tersebut rumahnya.
"Ayo" ujar Rey berjalan begitu cool dengan memasukkan ke dua tangannya ke dalam sakunya.Rain berjalan berjarak di belakang Rey takut orang orang tersadar atas kehadirannya.
"Sini" ujar Rey menghentikan langkahnya
"Apasih" ujar Rain was was
"Jalan di samping aku" ujar Rey menarik tangan Rain
__ADS_1
"Jangan pegang dong ya ampun bisa mati aku sumpah" ujar Rain berusaha melepaskan tangan Rain namun semakin di genggam kuat.Dirinya baru bisa bernafas lega saat sudah di dalam mobil.
"Antar aku ke Mall xx yah" ucap Rain
Rey diam dan mengemudikan mobilnya,kini mereka telah sampai di Mall xx Rain segera turun dan Rey segera melajukan mobilnya.
Saat tiba di Cafe xx Rain segera menemukan ketiga temannya.
"Guysss" teriak Rain ke arah teman temannya
"Duh Bebb kamu lama gak keliatan tapi pas muncul kayak habis telan toa mesjid tau gak" ucap Angel
"Habis aku kesel sama kalian tau gak" ujar Rain jadi cemberut
"Harusnya kita yang kesel sama kamu" ujar Ana
"Aku hilang kalian gak cari aku malam itu,kalian tinggalin aku kan" ucap Rain kesal
"Justru kamu yang tinggalin kita" ujar Nayla yang ikut kesal
"Aku hampir mati kalian gak tau" ujar Rain tak kalah
"Kita hampir belumut nungguin kamu tau gak,kalau bukan ada cowok brengsek itu yang kasi tau kalau kamu udah pergi kita gak tau" ujar Nayla kembali
"What" pekik Rain "Kayaknya ada yang gak beres deh" ujar Rain menatap ke tiga temannya.
"Maksud kamu?" ujar Angel.Lalu Rain menjelaskan kisah tragis yang di alaminya,ketiga temannya juga bercerita guna mencocokkan ke janggalan mereka.
"Jadi yang tolongin kamu siapa beb?" tanya Angel prihatin
"Yah diri aku sendirilah" ucap Rain berbohong
"Syukur deh kamu selamat" ujar Ana lalu mereka berempat berpelukan
"Udah udah gak usah drama lagi,aku mau minum haus" ujar Rain meminum minumannya
Pesan masuk dari ponsel Rain kemudian Rain segera membaca pesan tersebut
Vampire🧛🏻♂ :
"Sebelum malam kamu harus balik"
Rain hanya meRead tak membalasnya.
"Ciee cieee yang libur auto Hp baru nih" ujar Ana meledek
"Apaan sih" ucap Rain
"Sini aku mau pinjem bentar" ujar Angel
"Kamu jual ginjal yah Rain" ucap Nayla kemudian tertawa lalu mereka mengetes kamera Rain
"Besok aku udah masuk kerja guys" ujar Rain tersenyum senang
"Itu dia yang mau kita ceritain bebb kita bertiga udah gak kerja lagi" ujar Nayla dengan mimik ekspresi sedih
"Prank" ujar Rain santai
"Serius" ujar Angel menatap Rain
"Sumpah" ujar Rain masih tak yakin
"Mati kalau perlu" ujar Ana
"Kok bisa gitu?" tanya Rain mulai serius
"Yah karna katanya kita bertiga dapat complain parah secara tiba tiba dari customer habis itu kita di keluarin sepihak" terang Nayla
"Gak bisa gitu dong,kalian punya hak kalian itu ada ikatan kontrak" ujar Rain menjadi kesal
"Tapi perusahaan bayar sisa kontrak kita yang tinggal beberapa bulan lagi" ujar Ana
__ADS_1
"Bisa bisanya yah mereka seenaknya gitu" ujar Rain tak terima
"udahlah beb kita udah mutusin buat kerja di tempat lain,toh berkas kita juga di balikin kok" ujar Nayla