
Saat memasuki Mall,beberapa mata melihat ke arah mereka berdua.Begitu cocok dan serasi,yang satu tampan dan begitu cool dan yang satunya cantik dan manis.Mereka berdua berjalan beriringan.
"Kamu ga malu yah keluar sama aku?" tanya Rain berjalan di samping Rey
Rey menggelengkan kepalanya "kenapa?" tanya Rey
"Yah kamu kan Bos" jawab Rain terus mengikuti langkah Rey
"Itu kalau di kantor,kalau di luar aku orang biasa" jawabnya lalu tersenyum manis
"Kamu mau ke mana sekarang" ujar Rey
"Kita nonton yuk" ajak Rain menarik tangan Rey menuju ke XXZ
"Kamu mau nonton apa?" tanya Rain melirik pada Rey menunjuk pada film yang akan di tayangkan
"Apa yang kamu mau aja" jawab Rey singkat.Sejujurnya ini adalah pertama kalinya dia masuk ke bioskop kembali,terakhir kalinya saat dia duduk di bangku menengah ke dua.
Rain memutuskan menonton film horor,Rain mengantri membeli tiket sementara Rey duduk menunggu.
Di sekitar Rey terdengar bisik bisik dari para gadis "Ya ampun ganteng banget" ujar cewek 1
"Dia siapa yah,apa artis baru" ujar cewek 2 tersenyum senyum sendiri
"Ini sih gila banget,dia sama siapa yah" ujar cewek 3 mendekat ke arah Rey yang di susul oleh ke dua temannya.
"Hmm,hhmm permisi" ujar cewek 3 tersenyum manis
Rey hanya melirik nya dengan tatapan tak suka.Sementara cewek 3 tak gentar "Mau nonton apa?" tanya cewek 3
Rey hanya menjawab "Nonton bioskop" lalu memalingkan wajahnya kembali
Cewek 3 masih tersenyum "Sama siapa?kalau sendiri kita bisa bareng soalnya aku juga lagi sendirian" ujarnya
Jelas jelas Rey melihat dia bersama teman temannya sekarang kini dia mengatakan dirinya hanya sendiri,dasar perempuan.
Rain kemudian berjalan ke arah Rey,di lihatnya ada gadis lain yang berbicara dengan Rey ntah kenapa hatinya merasa sedikit tergores.
Saat melihat kedatangan Rain,Rey tersenyum senang "Udah yah" ujar Rey manis lalu memegang tangan Rain
Rain tersenyum tak kala manis menampilkan gigi kelincinya "Iya nih udah" menatap Rey
__ADS_1
Rey kemudian melangkah sambil memegang tangan Rain berjalan menuju kursi tunggu di depan teater.Sementara ke dua gadis tadi menertawai temannya karna tak berhasil merayu Rey.
Di ruangan teather 3 Kursi No.14A dan 15B mereka menunggu di sofa yang di sediakan bioskop tersebut.Rey mengeluarkan ponselnya dan terlihat masuk ke dalam game mobile legend
"What,kamu main ini!!?" tanya Rain yang tak menyangka
Rey mengangguk "Kenapa?ada yang salah" kembali bertanya pada Rain
"Nggak ada kok" Rain tersenyum miring,sungguh bayangan dari novel berbanding 180 derajat.Tak menyangka bahwa Ceo bisa tau bermain mobile legend Rain hanya menggelengkan kepalanya.
Rain memainkan ponselnya membuka laman instagram,sungguh Rey yang jarang berbicara dan cuek makin cuek dengan adanya game itu.
Rain kembali menatap wajah Rey yang terlihat serius melihat ke arah layar ponselnya,sungguh karya Tuhan yang luar biasa di ciptakan di wajah Rey.
Rey yang merasa di pandangi itu pun bersuara "Apa liat liat gitu" ujarnya
"Habisnya kamu sih,ajak keluar tapi sampai sini kamu cuman main game.Tau gitu mending kamu di rumah aja mainnya" ujar Rain mengerucutkan bibirnya
Rey menghela nafas "Dari pada di rumah main game di hari biasa mending aku kerja" ucapnya yang masih menatap ponselnya.
Suara pemberitahuan teater 3 sudah bisa di masuki,Rain memberi tiket pada petugas lalu masuk mencari nomor bangkunya sementara Rey pergi membeli pop corn dan minuman.
Rey kembali dengan seember pop corn di tangannya dan dua gelas minuman lalu duduk di samping Rain.Penonton lain pun telah masuk di bangkunya masing masing.
Masih di awal film sudah membuat bulu kuduk Rain merinding,sejujurnya Rain paling penakut mengenai film berbau horor.Bisa jadi dirinya akan terbawa mimpi di malam hari,namun karena dirinya begitu suka dengan Nagita slavina akhirnya dia rela.
Rey hanya diam tak banyak bertanya,sementara pop corn yang tadinya ada di tangan Rain kini telah berpindah ke pangkuan Rey.
Rain mulai berteriak ngeri saat hantu mulai muncul di layar,sementara Rey menutup matanya dan menyandarkan kepalanya di kursi.
Rain menepuk pundak Rey "Kamu ke sini mau datang tidur yah" ujar Rain kesal
"Ssstttt,,,,nonton aja yang tenang Aku mau istirahat dulu" ujar Rey yang masih memejamkan matanya.
"Takut bilang bos" ujar Rain menatap Rey lalu kembali fokus menonton.
Rain terus berteriak ngeri saat hantu mulai bergentayangan,Rain sampai menaikkan kedua kakinya ke atas kursi takut ada hantu anak kecil itu muncul di bawah menarik kakinya.Sesekali Rain bahkan menutup mata dengan kedua tangannya,jantungnya berdebar kencang.
Mereka berdua jauh dari kata romantis,bahkan sepasang teman jika menonton horor bersama dan salah satunya ketakutan akan menenangkan temannya.Sementara Rey ke sini hanya datang untuk tidur.
Film telah habis,Rey yang telah membuka mata saat di menit -20 itu hanya tertawa melihat tingkah Rain yang sedari tadi ketakutan.Bahkan Pop corn dan minuman tersebut sudah tak di sentuhnya lagi,wajah Rain begitu pucat.
__ADS_1
Rey memegangi tangan Rain keluar dari bioskop,terasa tangannya begitu dingin.
"Udah terlambat lepas" ujar Rain menepis tangan Rey saat di luar bioskop.Rey tertawa pelan melihat tingkah Rain.
"Jadi mau ke mana lagi?" tanya Rey
"Kita keluar Mall,makan ayo aku lapar" ujar Rain berjalan menuju keluar Mall
Saat di luar Mall Rain ingin makan ice cream "Tunggu aku mau beli ice cream di sana dulu" ujar Rain menunjuk salah satu restoran
"Ya udah kamu tunggu di sini,aku ke sana yang pergi beli" ujar Rey.Rain menganggukkan kepalanya mengiyakan,Rey pun berlalu pergi.
"Sweet nya" ujar Rain tersenyum manis lalu menunggu di bangku taman.
Rey pun kembali membawa Ice cream dengan gelas size xl rasa cokelat strawberry,Rain tersenyum senang.
"Kamu kok bisa tau aku mau rasa ini,perasaan Aku tadi belum bilang mau yang ini" ujar Rain mengambil ice cream di tangan Rey
"Makasih banyak yah" ucap Rain tersenyum sedari tadi.Hatinya terasa berbunga,maklumlah jomblo nya udah kelamaan di kasi ice cream sama cowok hatinya ikutan meleleh.
Sementara Rey hanya diam tersenyum,mereka pun melangkah menuju ke parkiran mobil.Di dalam mobil Rain menikmati ice cream di tangannya,tak menawari untuk Rey.Baginya salah Rey sendiri hanya membeli satu ice cream,berarti tandanya Rey tidak mau pastinya.
Rey melajukan mobilnya ke sebuah Cafe bernuansa outdoor,sebelum turun dari mobil Rey menahan Rain lalu menatapnya.
"A,,apaa sih Rey" ujar Rain menjadi gugup.
Rey kemudian mendekatkan bibirnya ke bibir mungil Rain,lalu menjilat ujung bibir Rain lalu berkata "Manis tapi belepotan" kemudian tersenyum.
Blush !! wajah Rain memerah tomat mengingat perlakuan Rey barusan.Jantungnya serasa ingin berhenti tuk berdetak saja.
Rey kemudian turun dari mobilnya,saat menutup pintu mobil Rain tersadar dan ikut turun dari mobil dengan wajah cemberut "Ibaratnya itu habis di bawa terbang tinggi terus di hempaskan langsung,mirisnya nasib aku" gumam Rain sedih.
Setelah mereka duduk pelayan pun menghampiri,Rain memesan chicken wings sementara Rey memesan chicken quesadila dan beberapa cemilan lain dan dua gelas minuman.
Setelah selesai memesan Rain bertanya pada pelayan "Mbak toiletnya di mana yah?" tanya Rain.Pelayan pun menjelaskan lalu Rain beranjak dari tempat duduknya tanpa pamit pada Rey.Rey memandangi Rain yang berjalan menuju ke arah toilet
Setelah Rain kembali makanan pun telah tersaji di atas meja,mereka berdua pun makan dengan tenang.
__ADS_1
Setelah selesai memakan makanan berat Rain pun masih setia mengunyah makanan ringan yang di pesan sebelumnya,sementara Rey sudah beralih ke game online miliknya.
Di saat yang bersamaan telpon masuk ke ponsel mereka berdua,Rey yang sedang bermain tersebut mengumpat kesal "Oh Shitt" lalu mereka mengangkat telefon masing masing.