
Mereka berempat tak terlalu begadang seperti yang di prediksikan,setelah bernyanyi nyanyi mereka berbaring sambil bercerita.Rain berbaring di posisi ke dua,di samping kirinya Angel sementara Kanannya Nayla lalu Ana.
Saat mendengarkan cerita teman temannya Rain tertidur perasaannya seperti di dongengkan,ponsel nya terus terusan bergetar Rain baru tersadar pukul 4 pagi lalu mengangkat telfon
"Hm,apasih" ujar Rain kesal karna tidurnya di ganggu
(...)
"Aku tidur sama temenku" ucap Rain
(...)
Rain menggeser layar ponselnya hanya membuka sebelah matanya masih belum sadar sepenuhnya "Apasih" gumam Rain
"Aku mau liat kamu tidur sama siapa,ada cowok gak" ujar Rey yang kini telfon tersebut beralih menjadi telfon video.
Rain hanya mengangkat ponselnya mengarahkan pada teman temannya.
"Itu di samping kamu kok cowok,pasti dia,,," ujar Rey berteriak.
Rain segera memutuskan panggilan tersebut dan mematikan ponselnya kemudian tidur kembali.
Mereka bangun pukul 06 pagi dan segera bersiap untuk keluar sarapan dan jalan jalan.
Mereka berempat begitu semangat 45 berselfie masing masing,minta di fotoin ganti gantian,kejar kejaran di jalan membuat mereka menjadi tontonan di Pulau P
Mereka berempat duduk di sebuah warung di atas air laut untuk sarapan,selesai sarapan mereka berjalan mencari pinggiran pantai.
Sudah satu jam mereka berjalan namun tak kunjung menemukan pantai,mereka melewati jalanan bebatuan di sebelah kirinya Gunung dan sebelah kanannya Laut yang di jejeri pohon bakau.
"Ya ampun capek banget" ujar Angel ngos ngosan
"Udah nikmatin aja kali pemandangannya" ujar Rain santai
"Tapi kita udah satu jam lebih jalannya,mana pantainya" ujar Ana
"Dari Gps yang aku liat sih kita lurus aja" ujar Nayla,mereka terus berjalan di depan mata mereka hanya terlihat jalanan yang tak berujung,serta rumah rumah warga pun sedari tadi sudah tak terlihat.
Angel terduduk di jalan " Udah udah stop kita balik yuk,aku udah mau mati" keluh Angel menyeka keringatnya
"Iiihhh dasar kamu lemah deh,tanggung tau kita udah jalan jauh gini kamu malah mau balik" ujar Rain kesal
Akhirnya setelah itu ada anak kecil menaiki sepedanya,Rain menghentikan anak kecil tersebut "Dek dek'' panggil Rain
Anak kecil tersebut berhenti "Iyaa kenapa?" tanya anak kecil itu
Nayla menyambar "Pantai masih jauh yah dek?" tanya Nayla
"Iya kak masih jauh sekali" ujar anak kecil tersebut
"Hahhhhh" teriak Ana dan Angel berbarengan
__ADS_1
"Jalannya memang beneran ini yah dek?" tanya Rain
Anak kecil itu mengangguk "Iya kak,nanti kakak jalannya lurus aja nanti ada simpang kakak belok kiri terus lurus lagi kak" ujar anak kecil tersebut,saat anak kecil ingin pergi Rain memberikan snacknya untuk anak kecil tersebut.
"Jadi gimana guys" ujar Nayla
"Aku sih masih lanjut" ujar Rain semangat
"Ya udah ayo deh tanggung" ujar Angel
"Nah gitu dong" Rain mencubit pipi Angel gemas
Mereka kembali berjalan,kini matahari telah menghantam kulit mereka berempat keringat bercucuran di mana mana.Sudah 1,5 jam mereka berjalan belum menemukan simpang yang di maksud anak kecil tersebut.
"Mana nih,anak itu nipu kita gak sih" ujar Ana kesal
"Sabar,gak mungkinlah" ujar Rain menatap Ana
Setelah 40 menit kembali Ana berteriak menunjuk ke ujung jalan "Itu guys simpangnya udah kelihatan" teriak Ana.
Mereka berempat kembali bergembira dan mulai berfoto kembali,tadinya mereka pikir perjalanan mereka akan sia sia namun setelah melihat simpang seperti ada harapan bertemu pantai yang indah.
Meskipun ujung jalan telah terlihat namun mereka baru sampai ke simpang tersebut setelah berjalan 30 menitan.
"Guys belok kiri berarti jalan ini guys" ujar Nayla melihat ke depannya.Terlihat jelas di sana jalan lurus seperti yang mereka lalui sebelumnya.
"Aku nyerah" ujar Ana berjongkok di tengah jalan
"Udah guys come on" ujar Rain menyemangati
"Udah ayok ayok biar cepat sampai" ujar Nayla berjalan lebih dulu.Kini matahari tepat di atas mengikuti langkah mereka berempat.
Sudah dua jam mereka berjalan,persediaan minuman pun sudah habis.Sejujurnya Rain ingin menyerah dan sudah terlalu lelah namun dirinya masih terlihat kuat.
Kini mereka sudah tiba di jembatan panjang,di kiri dan kanan mereka ada beberapa rumah di atas air namun sepertinya itu rumah lama dan jelas terlihat kosong.
"Fotoin aku di sini beb" ujar Angel semangat saat melihat sebuah rumah yang cantik di atas laut tersebut
"Gak lucu Gel" ujar Nayla merasa seram
"Udah sini aku yang fotoin" ujar Rain tersenyum lalu mengambil beberapa gambar Angel dengan berbagai gaya.Setelah itu mereka kembali berjalan,sekitar 80 menit akhirnya mereka telah sampai ke sebuah cafe yang satu satunya berada di Pulau P setelah berjalan +-5 jam dari Pagi hingga siang.
Di depan Cafe tersebut sudah terdapat pantai dengan air yang jernih seperti kaca serta pasir putih yang bersih.
"Wow amazing" teriak Rain menyaksikan keindahan Tuhan yang tak bisa di dustakan
"Gak sia sia guys" ujar Nayla dengan mata berbinar
"Ga nyangka ada tempat yang kayak gini yah" ujar Ana
__ADS_1
"Pokoknya aku mau nyemplung ke air" ujar Angel
"Wait wait,kita harus makan dulu guys" ujar Rain berjalan menuju kursi cafe dan memanggil seorang penjaga cafe tersebut "Mbak udah buka yah?" tanya Rain melirik ke dalam Cafe
"Belum sih,tapi kalau mau pesan boleh cuma belum semua menu ready" ujar pelayan tersebut
"Aku mau minuman dingin apa aja terserah deh mbak" ujar Rain yang ternyata haus sedari tadi
"Boleh,mau berapa?" tanya pelayan tersebut
"4 yah mbak tapi di beda bedain rasanya,kalau ada ice cream boleh juga" ujar Rain tak sabar.Pelayan itu pun pergi menyiapkan minuman,sementara menunggu minuman datang mereka berfoto bersama
Setelah berfoto foto mereka pun minum lalu mulai memesan makanan,setelah beres mengisi perut dan kerongkongan mereka berlari kepinggiran pantai.Di seberang lautan yang masih terlihat ada pulau yang memiliki resort yang sangat mewah,kata pelayan Cafe tadi Resort tersebut milik seseorang dari Negara S dan resort tersebut tak bisa asal di kunjungi.Bahkan jika ingin ke sana harus membawa Visa serta Pasport seperti ingin keluar negeri.
Mereka baru akan kembali ke Penginapan setelah pukul 4 sore lebih,sebenarnya mereka ingin menikmati Sunset hanya saja perjalanan mereka balik ke penginapan bisa sampai malam jika berjalan kaki,belum lagi mereka malam ini harus kembali ke Kota B
"Duh gimana nih guys masa kita baliknya jalan kaki lagi" ujar Angel kembali mengeluh
"Ya udah sih sabar aja,tadikan kata mbak tadi kita cuma perlu jalan lurus aja terusin jalan ini bukan putar balik lagi" ujar Rain yang terus berjalan
"Kaki aku mau patah nih" ujar Nayla
Rain melirik Nayla "Kamu juga mau ikutan ngeluh" ujar Rain membulatkan kedua matanya
"Udah udah ayo jalan guys,lagian salah kita berempat kok main lupa waktu" ujar Ana menenangkan
Sudah 30 menit mereka berjalan akhirnya mereka melihat beberapa orang menggunakan motor.
"Pak pak bisa sewa motornya nggak" ujar Ana
"Bisa,mau berapa motor dek" ujar seorang pria bisa di bilang om om
"Mau 2 motor pak" ujar Angel
"Bisa gak pak kalau motornya kita yang bawa masing masing jadi bapak boncengan sama temen bapak ikutin kita buat sampai penginapan" ujar Rain hati hati.
Setelah berunding akhirnya mereka menyetujui,jadilah Rain berboncengan Nayla Angel dan Ana menuju ke penginapan.Hanya 40 menit mereka telah sampai ke penginapan.
"Hahh cepet banget sih aku malah masih mau keliling naik motor" ujar Angel manyun
"Dasar yah kamu,lama sampai ngeluh cepat sampai juga ngeluh'' ujar Rain kesal dan masuk terlebih dahulu ke penginapan,sementara mereka bertiga pergi membeli minuman dingin karna masih merasa haus.
Saat Angel,Nayla dan Ana ingin balik ke penginapan mereka di ganggu oleh pemuda di Pulau,jalan mereka di halangi oleh beberapa orang pemuda
__ADS_1