
"Langkah demi Langkah, kucoba lalui dengan Senyuman, Mungkin aku akan terjatuh lagi ke titik terendah tapi aku harus kuat demi menata puing puing hatiku yang retak", Seruni Jingga ❤️
Pagi masih remaja, mentari pun masih malu malu muncul dari peraduannya, seorang gadis berseragam putih abu sudah berada di taman sekolah, Banyak orang lalu lalang dihadapannya, tapi entah kenapa dia tak menyadarinya, terbawa dalam lamunan yang panjang. Dia Gadis berambut panjang, kulit sawo matang, hidung mancung, bibir mungil bagaikan barbie. Dialah Seruni Jingga, Kelas XII, ini tahun terakhirnya di SMA.
Sejak sebulan yang lalu, gadis yang dikenal periang, humble, dan berteman dengan siapa saja berubah drastis menjadi pendiam dan susah ditebak. Setelah diputuskan sepihak oleh orang yang sangat dicintainya, Eiden.
"Seruni....
"Seruni....bengong aja , gak nyadar ya aku dari tadi disini, lagi mikirin apa sih? seru Dara
"Oh, kamu Dar, maaf aku ga liat."
"Kamu mikirin apa sih, masih mikirin Dia? he! Sudalah Runi... Dia gak pantas dipikirin, biarin aja, Kamu harus buktiin sama dia kalo kamu itu kuat tanpa dia ! kata Dara sambil memegang bahu Seruni, sahabatnya.
__ADS_1
"Aku uda berusaha Dar , tapi tetap aja ga bisa, sakit rasanya Dar", Jawab Seruni menunduk.
" Aku ngerti Runi, tapi kita ini masih muda, masih panjang perjalanan yang akan kita lalui, masa depan kita menunggu kita disana, mana Runi yang dulu kukenal, sudah ya, Kita harus fokus, kamu harus semangat, gak boleh gini ah, Runi yang kukenal itu pantang kayak gini gini." Jelas Dara
Jam 07.30 Bel tiba-tiba bel tanda masuk berbunyi, Dua Sahabat itu, yang masih dalam percakapan di taman sekolah, akhirnya bergegas memasuki ruang kelas.
Dalam Ruang Kelas, Teriak riuh Siswa Siswi masih terdengar, tiba - tiba menjadi senyap saat Guru memasuki ruangan kelas. Bu Riani mengumumkan acara perpisahan yang diadakan setelah Ujian dipercepat. Mereka akan mengadakan study tour.
Selepas pulang sekolah, Seruni dan Dara berjalan ke halte, sambil bercerita.
" Iya Dar, aku juga dengar, tapi kayaknya aku gak bisa ikut Dara, kamu tahu kan Bapak sama Ibu gak bisa ditinggal apalagi aku harus bantu Ibu di warungnya." lirih Seruni.
" Runi, ini acara perpisahan kita loh, diwajibkan semua siswa harus ikut, gak boleh tidak run. Nanti deh aku coba ngomong sama Bapak Ibu kamu ya" pinta Dara.
__ADS_1
"Terserah kamu saja, tapi jangan maksa ya Dar ! seru Seruni.
Ya, begitulah persahabatan Seruni dan Dara, selalu ada jika teman dalam masalah, selalu ngasih solusi jika salah satunya punya masalah.
Tak lama mereka di halte, Bus yang ditunggu pun datang, Seruni menaiki bus dan pulang sedangkan Dara Menunggu jemputannya datang.
Dara selalu menemani Seruni sampai di halte, kadang Dara menawarkan Seruni pulang bareng, tapi Seruni selalu menolaknya dengan alasan gak mau merepotkan Dara.
Jadi jika Jemputan Dara datang duluan dari bus Seruni, Dara tidak pernah mau pulang, Dia selalu menemani Seruni sampai busnya datang.
Dara memang sahabat Seruni yang sangat baik.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Maaf ya, baru belajar nulis jadi banyak typo dan mungkinn bahasanya kurang nyambung 🤭