
" Saat ku mulai terbiasa tanpamu, kenapa ragamu mengusikku??? Bisakah aku berbenah sedikit lagi? tanpa menyisahkan debaran yang membuatku tak bisa bernafas ?? " Seruni Jingga ❤️
Tak terasa 3 Jam perjalanan,mereka sudah sampai di Puncak. Bus berhenti di sebuah Villa dan memiliki halaman yang sangat luas, tenda tenda pun sudah terpasang disana.
Semua turun dari Bus dengan riuh, Dara pun turun lebih dulu karena kebelet. Saat Seruni berdiri dari kursinya, tangannya dipegang oleh Eiden.
" Jingga, maafin aku, lirih Eiden
" Maaf, maaf untuk apa ya? saya gak ngerti maksud kamu apa, permisi saya mau ngambil tas", Jawab Seruni meninggalkan Eiden. Ini pertama kalinya Seruni berbicara dengan Eiden sejak kejadian di cafe beberapa bulan lalu.
Eiden terpaku menatap punggung Seruni turun dari atas bus.
Tak lama, Dia menyusul turun. Berkumpul dengan temannya yang lain.
••••
__ADS_1
"Perhatian semuanya, Kita akan istirahat sejenak, yang mau membersihkan diri di belakang sana ada kamar mandi, kalian semua masuk ke tenda masing masing, nanti Jam 7 malam kita berkumpul di aula tengah" perintah Bu Riani.
Seruni, Dara, Oki dan Mira berada dalam satu tenda.
" eh kalian tahu gak, ternyata salah satu teman angkatan kita yang menjadi donatur acara ini, tapi kayaknya gak mau diketahui identitasnya ", cerita Oki
" Iya, tadi kami sempat dengar Guru bercerita, kira kira siapa ya teman kita yang jadi donatur itu? perasaan gak ada satupun teman teman yang menonjol di sekolah ya, atau jangan jangan Si Claudy, dia kan paling kaya angkatan kita, iya gak? tambah Mira.
Seruni hanya mendengar dan menyimak teman temannya bercerita.
" Oke, baiklah kalo gitu, imbuh Oki dan Mira.
Hening sesaat......
tiba- tiba Claudy cewek songong seangkatan, tiba tiba masuk ke tenda Seruni. Dia gak Sadar kalau dalam tenda itu ada Dara.
__ADS_1
"Oh, jadi disini ya tenda si cewek misqueen, uda move on belom?? btw katanya tadi di bus duduk ya sama pangeranku yaa, awas aja ya kamu masih berani dekat sama Eiden, kamu itu gak pantas, wajarlah Eiden putusin kamu, miskin sih, Oh iya seandainya aku gak berbaik hati jadi donatur pasti kamu gak bisa nikmati pemandangan yang indah ini kan, mana sanggup kamu bayar, biaya sekolah aja susah, hahahahahaha, " ledek Claudy.
Seruni hanya diam mendengar omongan Claudy.
Sedangkan Oki dan Mira ga berkutik sama sekali.
Dara yang mendengar itu emosi, langsung bangun dan nyuruh claudy keluar dari tenda mereka.
"Ehh cewek gila, kamu tu ya, mulut berbisa kalo ngomong gak pake di saring, emang iya kamu yang jadi donatur acara ini?? Jangan ngaku ngaku deh, ingat ya, jangan sekali kali kamu hina temen aku ya, abis kamu nanti." ancam Dara ke Claudy.
Claudy yang hanya bermodal mulut berbisa saja, Dia belum bisa ngelawan Dara, dulu pernah sekali kakinya hampir dipatahin Dara makanya dia belum berani.
"Runi, gak usah dimasukin di hati ya, anggap aja burung berkicau" ucap Dara
" Gak papa kok Dar, aku uda biasa, btw bentar lagi kita ngumpul ni, yuk siap siap, Nanti telat dimarahin bu riani," kata Seruni.
__ADS_1
Seruni, Dara, Oki dan Mira bersiap siap ke aula. Sekarang sudah hampir jam 7 malam, mereka pun bergegas ke aula.