
Sudah lah jangan berbicara itu lagi..
Sayang besok pagi kita mau ke mana lagi?..
tanya Laura.
Kita pulang saja ya Dayang, Besok pagi aku ada Kelas.
Oh.. ya sudah lah kalau gitu, Laura mencoba tersenyum ke arah Kurniawan, agar menutupi rasa kecewanya, karena belum puas jalan- jalan dengan nya.
Ayo kembali ke kamar...
Iya..
Laura tersenyum tipis ke arah Kurniawan.
Mereka pun turun dari atap vila.
Selamat malam Dayang ku...
Selamat Malam Juga Sayang Ku..
Mereka pun sama- sama memasuki kamar, dan tak lama kemudian pesan masuk di Hp Laura, Pasan itu dari Fitri.
...Laura ini sudah malam kenapa kamu belum pulang juga, jangan buat aku khawatir....
Maaf fit sudah membuat mu khawatir, aku tidak pulang malam ini.
G..r.et.. g..r.et..
tadi kamu pergi dengan Kurniawan, jangan berbuat yang macam-macam Laura, kamu di mana sekarang biar ku jemput.
Tidak usah fit ini sudah malam, nanti kamu malah kenapa- kenapa di jalan, aku dan Kurniawan sekarang ada di vila di dekat jalan anggrek.
__ADS_1
G..r.et.. g..r.et..
Apa kamu di vila, Laura kamu masih kuliah, jangan gara- gara cinta kamu terbawa suasana!!.. Pokok nya aku akan ke sana sekarang, aku tidak ingin sahabat baik ku terjerumus.
Ya ampun fit kamu jangan meremehkan aku, aku tau kok mana yang benar, mana yang salah, kamu gak perlu khawatir, lagian aku di vila gak ngapa-ngapain, kamar kami berbeda.
G..r.et.. g..r.et..
Syukur lah kalau begitu, ya sudah kamu jangan berbuat yang tidak- tidak di sana.
Baik Bos...
Untung saja aku tadi sadar Kurniawan lagi minta apa, ya ampun kalau aku tadi tidak sadar berarti ciuman pertama ku di ambil sama Kurniawan, gumam Laura.
Tok..tok..tok..
Iya tunggu...
Laura membuka pintu dan ia melihat seorang pelayan memberi selimut putih.
Maaf nona mengganggu waktu nya, saya hanya ingin memberi selimut ini.
Ya sudah terimakasih..
Laura langsung menutup pintu kamar nya dan pelayan itu pergi.
Ada apa dengan pelayanan itu, kenapa dia memberikan ku selimut, padahal kan di atas tempat tidur juga ada selimut, gumam Laura.
Tak lama kemudian Laura pun tertidur pulas dan tak terasa hari sudah pagi.
H..mm...
Kenapa tidur ku pulas sekali ya, apa karena selimut yang di beri pelayan tadi malam, selimut nya sangat nyaman.
__ADS_1
Selamat pagi nona..
Ya selamat pagi..
Silahkan sarapan dulu..
Iya terimakasih.
Laura beranjak dari tempat tidur dan langsung ke kamar mandi, untuk membersihkan diri.
Laura pun menghabiskan kan makanan nya dan langsung pergi melihat Kurniawan di kamar nya.
Sayang... Tok..tok..tok.. sayang..
apa kau di dalam.
Tetapi masih tidak ada jawaban.
Sayang... tok..tok...
Laura pun membuka kamar Kurniawan dan betapa kagetnya ia tidak menemukan Kurniawan.
Loh.. di mana Kurniawan, di pergi tanpa memberitahu ku, aku merasa tidak seperti pacarnya, ya ampun kenapa aku berpikir seperti itu, tadi malam kan dia sudah bilang kalau ada kelas pagi ini, jadi gak boleh berpikir yang tidak- tidak, gumam Laura.
Tanpa pikir panjang Laura pun langsung pergi meninggal kan vila, ia pergi menaiki Ojek online.
Ya ampun apa beda nya ada pacar atau tidak, kalau seperti ini, kalau pergi di jemput pulang gak di antar, apa aku mirip seperti orang- orang memanggil setan!!.. ya ampun pikiran apa itu, aku tidak boleh Berpikir seperti itu, gumam Laura, sambil mencubit pipi nya sendiri.
Ojek yang ia pesan pun datang ia pun pergi dan tak sengaja mata Laura seperti melihat Kurniawan bersama seorang gadis di cafe.
What's... apa aku tidak salah lihat, itu kan Kurniawan, tapi kenapa dengan seorang gadis, tapi seperti nya aku pernah melihat nya tapi di mana, gumam Laura.
BERSAMBUNG
__ADS_1