Di Tinggal Nikah Pacar

Di Tinggal Nikah Pacar
Marah


__ADS_3

D..r.et... d..r.et...


PESAN: Maaf kan aku Kalya, aku tidak menepati janji ku ke kamu, aku ada urusan mendadak jadi tidak sempat hubungin kamu, sekali lagi aku minta maaf, by: Kurniawan.


*Karena Laura sangat marah dengan Kurniawan, ia tidak membalas sepatah kata pun*


D..r.et.. d..r.et..


PESAN: Tolong maaf kan aku, aku paling tidak bisa kalau kamu diam seperti ini, tolong jawab Laura, Aku telfon kamu harus angkat, aku akan menjelaskan ke kamu apa yang terjadi.


D..r.et.. d..r.et...


Halo...


Dayang aku bisa jelasin semuanya, Aku tau aku salah karena tidak menepati janji, tolong dengar kan penjelasan ku.


Ya..


jawab Laura singkat.


Aku tidak bisa mengantarkan kamu pulang karena ibu dan adik ku menjemput ku, ibu ku bilang Paman ku sakit, jadi mereka menjemput ku ke kampus, karena mereka tidak bisa menelfon ku, baterai hp ku habis, jadi tolong maaf kan aku.


Ok..

__ADS_1


Ternyata ini salah paham, Untung saja aku mendengar penjelasan Kurniawan, jadi tidak ada yang perlu di khawatir kan, gumam Laura.


Hey..


Dayang apa kau mendengar kan apa yang aku katakan!!


**Iya...


Aku dengar kok, Ya sudah ternyata salah paham saja, Tapi aku tidak akan mau pergi dengan mu lagi.


Loh..


Emang nya kenapa, apa salah ku Dayang, apa kamu belum memaafkan ku?.


Aku sudah memaafkan kamu kok, Aku hanya tidak ingin, Seperti setan, Pergi di jemput, pulang tak diantar, Jawab Laura santai.


Aku akan dapat hukuman dari mu apa saja, asal kan kamu mau aku ajak pergi jalan-jalan.


Mm...


Hukuman ya, Baik lah... aku akan menghukum mu besok di kampus, jangan sampai telat, aku tunggu kamu di Taman kampus jam dua siang, Kalau kamu datang atau telat aku tidak akan mau bertemu dengan mu lagi.


**Iya iya

__ADS_1


Ya sudah aku tutup dulu ya..


T.ut...


HM...


akhirnya itu hanya salah paham, aku pikir Kurniawan benar- benar memiliki wanita lain, Untung saja aku tidak mengikuti perkataan Fitri, Kalau ku ikuti tadi... HM** Aku tidak tau apa yang terjadi dengan hubungan ku dengan Kurniawan akan menjadi seperti apa, gumam Laura.


Fitri...


Fit...


Fitri***


Fitri ada di mana ya, perasaan tadi masih duduk di dekat ku, gumam Laura.


Fit...


apa kamu di kamar mandi?..


*Masih tidak ada jawaban, Laura mencari Fitri ke seluruh kamar dan kamar teman kos-kosan nya, ia masih tidak menemukan Fitri*


Ya ampun aku ingat, Tadi aku kan berbicara dengan Fitri, dan aku menjawab nya, tapi apa dia marah, apa perkataan ku sudah sangat berlebihan?.. tidak biasa- biasa nya Fitri seperti ini, Dia pergi ke mana ya, Oiya apa ku telfon saja, gumam Laura yang sedari tadi mondar-mandir mencari Fitri.

__ADS_1


Ayo dong Fitri... angkat telpon nya, kenapa kamu seperti ini, maaf kan aku...


*Fitri tidak mengangkat telpon Laura, dan tak lupa juga Laura mengirim pesan: Maaf kan aku Fit.. aku tidak bermaksud berkata kasar dengan mu, aku hanya terbawa emosi, tolong maaf kan aku, aku tidak ingin persahabatan kita berakhir karena masalah sepele seperti ini, tolong lah fit.. pulang lah, aku berjanji, Aku tidak akan membuat mu sakit hati lagi karena perkataan ku.


__ADS_2